Langgam.id – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Pauh dihentikan sementara, buntut 123 siswa MTsN 1 Kota Pariaman diduga mengalami keracunan usai menyatap Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratusan siswa ini mengalami gejala mual, muntah, dan pusing. Hingga Selasa (15/9/2026), dari 123 korban, lima siswa masih dirawat di Rumah Sakit Sadikin dan Rumah Sakit Yamin Kota Pariaman.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Rudi Repenaldi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penghentian sementara operasional dapur SPPG tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan BGN untuk penghentian sementara dapur MBG-nya,” kata Rudi Selasa (15/9/2026).
Ia mengungkapkan, penghentian sementara dapur SPPG dilakukan agar penanganan terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan dapat berjalan maksimal.
“Sebagai bentuk tindak lanjut untuk mengevaluasi dugaan penyebab gangguan kesehatan terhadap siswa,” ujarnya.
Rudi menambahkan, timnya telah mengambil sisa makanan dari ompreng siswa dan di dapur SPPG untuk dijadikan sampel dalam pemeriksaan ke BBPOM di Padang.
Lanjut Rudi, Pemerintah Kota Pariaman saat ini memprioritaskan penanganan siswa yang mengalami gejala.
“Operasional dapur SPPG Pasir Pauh akan dievaluasi sebelum kembali menjalankan distribusi makanan MBG,” tegasnya. (WAN)




