Wujudkan Target 2022, Kepala Dinas di Pessel Teken Perjanjian Kinerja

Wujudkan Target 2022, Kepala Dinas di Pessel Teken Perjanjian Kinerja

Bupati Rusma Yul Anwar menyaksikan kepala dinas teken perjanjian kinerja. [Humas]

Berita Pesisir Selatan – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wujudkan Target 2022, Kepala Dinas di Pessel Teken Perjanjian Kinerja.

Langgam.id – Kepala dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pesisir Selatan (Pessel) menandatangani perjanjian kinerja dengan Bupati Rusma Yul Anwar, Senin (14/2/2022). Komitmen pejabat penting demi mewujudkan target program kerja di tahun 2022.

Penandatanganan perjanjian itu dilaksanakan saat apel pagi di halaman kantor bupati setempat. Disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Pesisir Selatan Mawardi Roska, staf ahli bupati, asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkungan Setdakab dan pejabat eselon II lainnya.

Rusma Yul Anwar meminta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pesisir Selatan untuk berkomitmen meningkatkan kualitas kinerja. Langkah awal melihat komitmen kepala dinas dengan penandatanganan perjanjian kinerja.

Menurutnya, penandatanganan perjanjian kinerja dengan kepala dinas sangat penting. Kepala dinas harus mampu mewujudkan target-target pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan di 2022.

“Perjanjian kinerja yang ditandatangani kepala perangkat daerah ini tidak hanya bersifat administratif. Atau sekadar tanda tangan semata,” kata Rusma Yul Anwar.

Namun, lanjutnya, perjanjian kinerja diharapkan mengarah pada sistem manajerial yang memiliki efek ke bawah. Perjanjian kinerja harus dapat dipertanggungjawabkan.

Perjanjian kinerja yang ditandatangani menerakan beberapa unsur detail dan jelas. Kinerja kepala dinas akan terukur, dapat dicapai, tepat sasaran dan berjangka waktu.

Perjanjian disusun berdasarkan indikator dan sesuai dokumen pelaksanaan anggaran. Sehingga, lanjut Bupati, kinerja seseorang dapat diukur berdasarkan dokumen tersebut.

“Sehebat-hebatnya bekerja, tapi pertanggungjawabannya tidak sesuai dokumen, kinerjanya tidak dihitung,” katanya dikutip Langgam.id dari situs resmi Pemda Pesisir Selatan.

Perjanjian kinerja yang diteken didasarkan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Peraturan Menteri tersebut mewajibkan kepala daerah dan kepala perangkat daerah menyusun perjanjian kinerja setelah menerima dokumen pelaksanaan anggaran.

Baca juga: Badan Kepegawaian: Pesisir Selatan Usulkan 227 Formasi PPPK 2022

Sebagai bentuk komitmen, penerima amanat dan pemberi amanat harus melaksanakan kinerja berdasarkan tugas, fungsi, wewenang dan sumber daya. “Semua harus paham segala konsekuensinya,” tutur Bupati.

Dapatkan update berita Pesisir Selatan – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat pengawasan terhadap travel umrah yang belum mengantongi izin operasional.
Kemenhaj Sumbar Akan Tindak Tegas Travel Umrah Tak Berizin
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
5 Anggota DPR RI Asal Sumbar Belum Lapor LHKPN 2025, dari Andre Rosiade hingga Rahmat Saleh
5 Anggota DPR RI Asal Sumbar Belum Lapor LHKPN 2025, dari Andre Rosiade hingga Rahmat Saleh
LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI
LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI