Warung Kelambu dan Penjual Petasan di Tanah Datar Jadi Target Razia Selama Ramadan

perantau mudik, rapid tanah datar

Bupati Tanah Datar Eka Putra. (Dok. Pemkab Tanah Datar)

Langgam.id – Aparat gabungan di Kebupaten Tanah Datar akan menggencarkan razia selama Ramadan. Razia itu menyasar warung kelambu dan penjual petasan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan razia itu dilakukan agar Ramadhan agar tetap tenang dan kondusif. Dia meminta aparat untuk memastikan tidak ada warung kelambu yang beroperasi baik di pasar-pasar maupun di permukiman.

“Terus lakukan razia secara rutin, agar kita bisa memastikan masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dalam suasana yang kondusif,” kata Eka saat apel gabungan, Selasa (13/4/2021).

Dia juga meminta aparat menertibkan para pedagang petasan serta melakukan pengawasan dan pengamanan kawasan pasar pabukoan. “Berikan edukasi, sosialisasi dan penerapan disiplin masyarakat tentang prokes yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Dia menyebut, aparat gabungan juga dapat melaksanakan patroli di tempat-tempat umum dan rumah ibadah pada malam hari. Selama razia. kata Eka, petugas tidak boleh bertindak arogan.

“Dalam melaksanakan tugas jangan arogan, jangan emosional namun utamakan upaya persuasif dan tetap saling berkerjasama saat menjalankan tugas,” kata dia. (*ABW)

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak