Warning Kepala OPD, Bupati Pessel: Jangan Ada Program Naik di Jalan

Warning Kepala OPD, Bupati Pessel: Jangan Ada Program Naik di Jalan

Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar dan Wabup Rudi Hariansyah usai pelantikan di Gubernuran, Jumat (26/2/2021). (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Rusma Yul Anwar mengingatkan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bisa memastikan semua perencanaan pembangunan yang sudah ditetapkan pada 2022 nanti tidak ditolak oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan Yusma usai tuntasnya pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat nagari, kecamatan, hingga di tingkat kabupaten.

Ia menambahkan, perlunya kepala OPD diingatkan agar kepentingan dan kebutuhan masyarakat yang direncanakan secara berjenjang yang sudah terakomodir dalam dokumen perencanaan pembangunan, tidak menimbulkan persoalan.

“Sebab bila masih ditemui ada masyarakat yang menolak proyek atau kegiatan yang dilaksanakan di lingkungannya, itu merupakan pertanda bahwa kegiatan tersebut bukan didasarkan kepada usulan,” ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Rusma mengungkapkan bahwa proses musyawarah pembangunan yang partisipatif yaitu memberikan keleluasaan kepada masyarakat dari tingkat bawah untuk mengusulkan kebutuhannya.

Ia berharap agar apa yang diusulkan masyarakat benar-benar tercapai dan terakomodir melalui pendanaan.

Oleh karena itu, ia mengharapkan masyarakat dan semua pihak terkait lainnya, dapat mengawal aspirasi yang sudah disampaikan dan sudah menjadi skala prioritas. Tujuannya agar tidak ada program atau kegiatan yang mendadak muncul di jalan.

“Jangan sampai ada program atau kegiatan yang tiba-tiba muncul tanpa ada usulan sebelumnya atau istilah program naik di jalan,” tegas Rusma.

Bila hal itu terjadi kata Rusma, maka kegiatan tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan secara keuangan dan bisa menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nantinya. (*/yki)

 

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Kembangkan Pertanian Padi, Pemkab Pessel Tawarkan Kerja Sama dengan Hunan Xindaxian
Kembangkan Pertanian Padi, Pemkab Pessel Tawarkan Kerja Sama dengan Hunan Xindaxian
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi