Warga Surantih Pessel Desak Camat Beri Rekomendasi Alih Status Musala

Warga Surantih Pessel Desak Camat Beri Rekomendasi Alih Status Musala

Warga desak camat beri rekomendasi alih status Musala Nurul Ihsan [dv/Langgam.id]

Langgam.id – Jemaah Musala Nurul Ihsan di Kampung Sei Sirah, Kenagarian Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berharap pihak kecamatan segera mengeluarkan rekomendasi peralihan status rumah ibadah mereka menjadi masjid.

Pasalnya, rekomendasi tersebut mengakibatkan proses administrasi di Kementerian Agama (Kemenag) setempat dan rencana peresmian terganjal.

Ketua Musala Nurul Ihsan, Dt. Marjohan mengakui banyak masyarakat dan jemaah yang bertanya sebab upaya merubah status mushallah menjadi masjid sudah lama diperjuangkan.

”Sudah lama. Mulai dari minta persetujuan masyarakat, lewat bukti tertulis tanda tangan dapat 150 lebih, sampai rekomendasi beberapa masjid, rekomendasi KUA Sutera, Wali Nagari Surantih dan lainnya. Tinggal satu lagi, rekomendasi dari camat,” kata Dt. Marjohan, Jumat (17/9/2021).

Menurutnya, harapan jemaah untuk menjadikan musala menjadi masjid sudah dibicarakan sejak setahun lalu. Sementara pengurusan syarat-syaratnya sudah diusahakan selama empat bulan terakhir.

Sebagai bukti kesiapan, bahkan tahun 2021 ini di sana sudah dilaksanakan salat Idul Fitri dan Idul Adha. Satu-satunya administrasi yang belum mereka peroleh rekomendasi dari pihak kecamatan.

Rekomendasi ini menjadi salah satu syarat agar Kemenag Pesisir Selatan dapat mengeluarkan surat keputusan peralihan status musala menjadi masjid.

Dt. Marjohan mengaku sudah tiga kali mendatangi kecamatan untuk meminta rekomendasi namun belum dikeluarkan. Alasan camat karena ada penolakan dari beberapa warga. Penolakan ini akhirnya berujung pada mediasi di kantor wali nagari setempat beberapa hari lalu.

”Tapi hasilnya kami diminta musyawarah lagi di bawah. Bagi kami pro dan kontra biasa terjadi dalam melakukan perubahan, tinggal bagaimana pihak kecamatan menyikapinya dan mengambil keputusan,” lanjutnya.

Selaku penyampai aspirasi jemaah, dirinya berharap pihak kecamatan dapat memenuhi harapan bersama para jamaah.

“Kalau musala kami belum layak jadi masjid tentu kami tidak dapat rekomendasi dari nagari dan KUA,” katanya.

Kepala KUA Sutera, Toni Nasrianto mengakui, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi peralihan status Musala Nurul Ihsan menjadi masjid. Selain persyaratan administrasi, salah satu pertimbangan KUA mengeluarkan rekomendasi karena telah ada rekomendasi dari nagari dan sejumlah masjid di Kenagarian Surantih.

”Benar. Salah satu syaratnya rekomendasi dari camat. Seluruh persyaratan ini disampaikan pada Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan, di kabupaten nanti yang akan mengeluarkan keputusan,” kata Toni Nasrianto.

Mengingat adanya penolakan, dirinya menyarankan agar pengurus mushallah melakukan musyawarah kembali bersama pihak-pihak yang mengajukan penolakan. Hal ini sangat penting dilakukan demi kelancaran proses peralihan status musala menjadi masjid. (dv)

Baca Juga

Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal 
Lokasi bocah 10 taun hilang terseret arus muara. (Foto: Istimewa)
Pencarian Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus Muara di Pesisir Selatan
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Warga Karawang Ditemukan Meninggal di Sungai di Pessel: Kondisi Tak Utuh, Diduga Dimakan Biawak
destinasi wisata
Imbas Bencana, Sektor Pariwisata Pesisir Selatan Terpukul
Sekolah Terdampak Banjir, Ujian Semester MTsN 8 Pesisir Selatan Tetap Berjalan 
Sekolah Terdampak Banjir, Ujian Semester MTsN 8 Pesisir Selatan Tetap Berjalan