Warga Sumbar Positif Terinfeksi Covid-19 Bertambah 5, Total 81 Orang

Kasus Covid-19 Corona

Ilustrasi Peta kasus virus corona (Covid-19) di Sumbar (Langgam.id/pi'i)

Langgam.id – Kasus positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) di Sumatra Barat (Sumbar) terus bertambah. Hari ini, Rabu (22/4/2020) sebanyak 5 warga Sumbar dinyatakan positif Covid-19. Sehingga total warga yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona hingga pukul 15.00 WIB sebanyak 81 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar, hari ini sebanyak 5 orang positif, hal itu didapat dari hasil pemeriksaan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang.

“Telah terjadi penambahan masyarakat positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 5 orang, dari sebelumnya 76 menjadi 81 orang,” ujar Jasman, Rabu (22/4/2020).

Rincian penambahan 5 warga Sumbar yang positif Covid-19, kata Jasman, yaitu 1 orang dari Kabupaten Solok, 3 dari Pesisir Selatan dan 1 orang berasal dari Kabupaten Padang Pariaman.

Warga Kabuoaten Solok yang dinyatakan positif Covid-19 berjenis kelamin perempuan dengan umur 35 tahun. Diduga, ia terpapar corona dari orangtuanya, yang sebelumnya juga telah terinfeksi. Saat ini, ia menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Kemudian, tiga orang dari Pesisir Selatan, diketahui mereka satu tempat kerja di Kecamatan Koto XI Tarusan. Mereka terdiri dari 2 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Diduga terinfeksi karena kontak dengan pasien sebelumnya yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

“2 perempuan itu masing-masing berumur 46 dan 35 tahun. Sementara yang laki-laki berumur 58 tahun. Saat ini mereka diisolasi di Rusunawa Painan,” jelasnya.

Lalu, warga Kabupaten Padang Pariaman yaitu seorang laki-laki berumur 66 tahun. Ia diduga terpapar saat pulang dari Pasar Lubuk Buaya Padang. Saat ini ia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Unand Padang.

Data dari situs resmi Sumbar Tanggap Corona (https://corona.sumbarprov.go.id/), tercatat sebanyak 81 warga Sumbar dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, dengan rincian, sebanyak 20 orang dirawat di rumah sakit, 36 isolasi mandiri, 4 orang diisolasi di Bapelkes, 8 meninggal dunia dan 13 orang dinyatakan sembuh.

Lalu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 277 orang, dengan ricnian, sebanyak 56 orang dirawat di rumah sakit, 17 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dan 204 orang sudah dinyatakan sehat dan sudah dibolehkan pulang ke rumah.

Kemudian, jumlah  Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 7.102 orang, dengan rincian sebanyak 564 orang masih dalam tahap pemantauan dan 6.538 orang sudah selesai di pantau. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak