Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil

Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.

Sejumlah bahan pokok di Pasar Raya Padang. [foto: Iqbal]

Langgam.id – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, mengalami fluktuasi pada awal pekan, Selasa (16/6/2026). Kenaikan harga tercatat pada komoditas bawang putih, sementara harga telur ayam ras justru mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan hasil himpunan, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada bawang putih yang kini dijual Rp36 ribu per kilogram di tingkat pengecer.

Pemilik toko sembako di Pasar Raya Ilma Mutia, mengatakan kenaikan harga bawang putih telah berlangsung sekitar 10 hari terakhir.

“Kalau bawang putih sekarang di tingkat pengecer Rp36 ribu per kilogram. Sebelumnya sekitar Rp30 ribu sampai Rp32 ribu per kilogram,” ujarnya.

Sementara itu, harga cabai merah terpantau masih stabil di angka Rp45 ribu per kilogram. Harga tersebut berlaku  untuk cabai yang berasal dari daerah maupun yang didatangkan dari Pulau Jawa.

Komoditas bawang merah juga belum menunjukkan perubahan harga yang signifikan. Untuk kualitas terbaik, bawang merah dijual Rp40 ribu per kilogram, sedangkan kualitas sedang berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.

Di sisi lain, harga telur ayam ras justru mengalami penurunan. Saat ini satu ikat telur dijual Rp50 ribu, turun dari sebelumnya Rp55 ribu per ikat.

“Telur malah turun. Sebelumnya Rp55 ribu per ikat, sekarang Rp50 ribu. Penurunan ini sudah berlangsung sekitar satu bulan,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Ujang, menduga kenaikan harga bawang putih dipengaruhi oleh meningkatnya biaya distribusi dan transportasi dari daerah pemasok menuju Pasar Raya Padang.

Menurutnya, kondisi tersebut turut berdampak pada daya beli masyarakat yang cenderung menurun dalam beberapa waktu terakhir.

“Kalau dilihat dari kunjungan pembeli, ada penurunan sekitar 25 persen. Mungkin karena faktor biaya dan kondisi pasar,” tuturnya. (fix)

Baca Juga

Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol
Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 
Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 
angka kecelakaan Sumbar | 1 Calon Periwira Polisi di Sumbar Positif Covid-19
Polwan Polda Sumbar Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mengaku Diancam dan Didesak Damai
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Jawaban Gubernur Atas Gugatan Warga Soal Bencana Sumbar, Bantah Lalai Kelola Lingkungan