Wali Kota Padang Minta Warga Gunting Masker Setelah Digunakan

Soal Bantuan untuk Warga Terpapar Corona, Wali Kota Padang: Sudah Diserahkan, duta genre padang

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengimbau agar masker yang telah digunakan agar dirusak atau digunting, sebagai upaya agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Menurut Mahyeldi, sesuai aturan, masker hanya boleh dipakai dalam rentang waktu enam jam, dan tidak boleh digunakan dalam waktu lama dan berulang-ulang.

“Kita juga anjurkan terhadap masyarakat yang maskernya sudah dipakai, maka silahkan digunting,” ujarnya di Padang, Selasa (3/2/2020).

Hal itu, kata Mahyeldi, sebagai upaya pencegahan pihak tertentu memanfaatkan keadaan masyarakat menghadapi virus corona. Bisa saja masker yang telah dipakai, lalu dibuang dan dikumpulkan, kemudian dicuci agar dijual kembali.

“Tentu hal itu membahayakan, jadi masker yang dipakai silakan digunting, sehingga tidak ada peluang oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkannya,” ungkap politisi PKS itu.

Dia berharap, adanya kebijakan dari pemerintah pusat untuk memberikan masker kepada masyarakat. Kalau perlu, dibagikan secara gratis demi melindungi masyarakat dari bahaya virus corona.

Mahyeldi juga mengimbau, agar masyarakat menjaga kesehatan dan kebersihan. Masyarakat perlu menjaga kebersihan makanan, cuci tangan, istirahat cukup dan menerapkan pola hidup sehat.

“Sehingga warga kita mampu memiliki ketahanan tubuh yang siap menghadapi ancaman virus corona ini,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Pemko Padang, juga berencana akan membatasi warganya untuk melakukan kunjungan luar negeri, dan akan disampaikan melalui surat edaran.

Upaya itu, kata Mahyeldi, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Sehingga kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan keamanan bagi warga dapat dirasakan. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre