Wako Resmikan Jembatan Gantung Baru di Payakumbuh, Hubungkan 2 Kelurahan

Wako Resmikan Jembatan Gantung Baru di Payakumbuh, Hubungkan 2 Kelurahan

Penjabat Wali Kota Rida Ananda meresmikan jembatan gantung baru di Payakumbuh, Selasa (3/1/2023). (Foto: Dok. Pemko Payakumbuh)

Langgam.id – Penjabat Wali Kota Rida Ananda meresmikan jembatan gantung baru di Payakumbuh, Selasa (3/1/2023). Membentang di atas Batang Lamposi, jembatan ini menghubungkan dan mendekatkan akses dua kelurahan.

Situs resmi Pemko Payakumbuh merilis, Jembatan Gantung Ompang Tanah Sirah yang diresmikan itu dibangun dengan APBD Kota Payakumbuh tahun 2022 dengan anggaran senilai Rp1,032 miliar.

Jembatan ini mulai dikerjakan oleh CV. Pengayoman Paskeh 4 Agustus 2022 dan selesai pada Desember yang lalu.

Selesainya jembatan sepanjang 41 meter dan lebar 1,8 meter ini memperdekat jarak antara Kelurahan Taratak Padang Kampuang dan Ompang Tanah Sirah.

Kepala Dinas PUPR Muslim mengatakan, pembangunan jembatan ini berawal dari permintaan tokoh masyarakat setempat yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan itu.

Sebelum ada jembaan gantung ini, warga menggunakan jembatan yang terbuat dari bambu yang sering hanyut saat air sungai membesar. Tanpa jembatan, akses warga kedua kelurahan akan lebih jauh, karena harus melalui jalan memutar.

“Keberadaan jembatan ini sangat strategis untuk akses pertanian, perdagangan, dan usaha warga. Di samping itu juga menjadi penghubung jembatan hati antara warga Payonibuang dan Talowi yang berdekatan tapi dibatasi sungai, akan dekat lagi hubungan silaturahminya,” ujarnya.

Syahrel, tokoh masyarakat setempat dalam sambutannya mengapresiasi Pemko Payakumbuh yang mewujudkan jembatan yang diidamkan masyarakat selama belasan tahun. Tanpa jembatan, warga setempat harus menempuh jarak kurang lebih 3 Km.

“Dengan diresmikan hari ini, pak wali menggunting pita, maka kami bersama warga ikut merayakan kebahagiaan ini dengan gelar syukuran makan bersama,” ujarnya.

Penjabat Wali Kota Rida Ananda berharap jembatan untuk kebutuhan masyarakat ini, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Bagi pemda keberhasilan pembangunan adalah menciptakan akses transportasi yang mudah. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan bersama dinilai ibadah oleh Allah SWT. Akses pertanian diperlancar, petanipun sejahtera,” katanya.

Usai meresmikan Jembatan Gantung Ompang Tanah Sirah, Wako dan rombongan juga menggunting pita peresmian Jembatan Punai di Parik Muko Aie. (*/SS)

Baca Juga

Jalur Lembah Anai akhirnya bisa dilewati oleh kendaraan roda empat (minibus) mulai Selasa (16/12/2025). Hal itu diketahui dari postingan
Bangun Sistem, Bukan Sekadar Infrastruktur: Solusi Jangka Panjang Kemacetan Padang-Bukittinggi
Kronologi Pejalan Kaki Ditabrak Motor hingga Meninggal di Payakumbuh
Kronologi Pejalan Kaki Ditabrak Motor hingga Meninggal di Payakumbuh
Jalan Putus, Harapan Jangan Terputus
Jalan Putus, Harapan Jangan Terputus
Penjelasan TNI AU Soal Dua Pesawat Tempur Terbang di Langit Limapuluh Kota dan Payakumbuh
Penjelasan TNI AU Soal Dua Pesawat Tempur Terbang di Langit Limapuluh Kota dan Payakumbuh
Hari itu, Kamis, 17 Desember 1970. Jalan Soetan Oesman, Payakumbuh, di samping rumah makan Asia Baru, tidak sesempit sekarang. Jalan yang
55 Tahun Kota Payakumbuh, Apa Kabar Bukapalipatar dan Aset Limapuluh Kota?
6 Pelajar Payakumbuh Diterima di SMA Taruna Nusantara
6 Pelajar Payakumbuh Diterima di SMA Taruna Nusantara