Wako Pariaman dan 2 Kepala Daerah di Sumbar Kolaborasi Bangun Palapa

Langgam.id - Tiga kepala daerah di Sumbar sepakat untuk mewujudkan Padang, Lubuk Alung dan Pariaman (Palapa) menjadi wilayah Metropolitan.

Penandatanganan kerjasama untuk menajdikan Palapa kawasan Metropolitan. [Foto: Dok. Media Center Kominfo Kota Pariaman]

Langgam.id – Tiga kepala daerah di Sumatra Barat (Sumbar) sepakat untuk mewujudkan Padang, Lubuk Alung dan Pariaman (Palapa) menjadi wilayah Metropolitan.

Bahkan, untuk mewujudkan rencana itu, ketiga kepala daerah di kawasan itu juga telah menandatangani kerjasama dalam rangka Strategi dan Kerjasama untuk Percepatan Kawasan Metropolitan Palapa.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengatakan, mwujudkan Palapa jadi wilayah Metropolitan menggunakan prinsip kolaborasi, yaitu berkolaborasi untuk membangun suatu daerah yang mempunyai wilayah satu hamparan atau daerah yang mempunyai satu kawasan, untuk meningkatkan pembangunan ekonomi daerah.

“Secara geografis ketiga daerah ini berdekatan serta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah. Dari segi infrastruktur, ketiga daerah ini sudah memiliki Bandara Internasional (BIM) di Padang Pariaman, Pelabuhan Laut berstandar internasional (Teluk Bayur) di Kota Padang, dan kawasan wisata laut dan pantai di Kota Pariaman,” ujar Genius Umar melalui keterangan resminya, Selasa (2/9/2022).

Jika ketiga daerah itu digabungkan menjadi kawasan metropolitan, kata Genius Umar, maka skala ekonominya akan lebih besar dan itu akan lebih efisien dan lebih menguntungkan.

“Dengan pengembangan kawasan metropolitan Palapa ini, infrastruktur bisa kita standarkan, seperti infrastruktur air bersih, sampah, sanitasi, transportasi jalan, perhubungan, semuanya harus standar,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Hendri Septa menyebutkan, program Metropolitan Palapa sudah ada dalam kegiatan Pemerintah Pusat yang tertulis dala PP Nomor: 13 Tahun 2017 tentang RT RW Nasional, dan sudah mendapatkan support dari pusat untuk kolaborasi terwujudnya Metropolitan Palapa.

“Jadi, pertemuan ini merupakan penguatan pondasi bagi kami yang ada di tiga daerah ini, untuk lebih kuat lagi memulai program metropolitan Palapa dengan keyakinan penuh, agar kedepannya program seperti ini juga bisa ditiru oleh kota-kota lainnya di Sumatra Barat, demi kemaslahatan masyarakat kami yang ada di Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Pariaman,” ujarnya.

Baca juga: Wako Hendri Septa Minta Masukan Bobby Nasution Soal Penataan Heritage

Tidak hanya itu, Pemko Padang, Pariaman dan Pemkab Padang Pariaman juga telah sepakat untuk merealisasikan rencana tersebut dalam rentang waktu dua atau tiga pekan ke depan.

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tag:

Baca Juga

Potensi Remitansi Perantau Sumbar Capai Rp20 Triliun per Tahun, Mahyeldi: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Potensi Remitansi Perantau Sumbar Capai Rp20 Triliun per Tahun, Mahyeldi: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Gubernur Mahyeldi Akui Pengelolaan Aset Sumbar Belum Optimal, Siapkan Langkah Pembenahan
Gubernur Mahyeldi Akui Pengelolaan Aset Sumbar Belum Optimal, Siapkan Langkah Pembenahan
Pertarungan Realita dan Otorisasi Keotentikan Objek Nyata Tersembunyi
Pertarungan Realita dan Otorisasi Keotentikan Objek Nyata Tersembunyi
Langgam.id - Klasemen sementara untuk putaran pertama Liga 2 musim 2022, Semen Padang FC masih bertahan di posisi ketiga.
Para Pemain dari Timur Kembali Merapat, Semen Padang FC Ulang Formula Lama
Profil Irvan Mofu, Striker Baru Semen Padang FC untuk Liga 2
Profil Irvan Mofu, Striker Baru Semen Padang FC untuk Liga 2
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Soal Usulan Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Sekda: Belum Ada Pembahasan!