Wako Padang Panjang Resmikan Tambo Art Center, Bakal Jadi Pusat Seni di Sumbar

Tambo art center sumbar

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran meresmikan Tambo Art Center [Humas Padang Panjang]

Langgam.id – Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran meresmikan galeri seni dan budaya Tambo Art Center di Komplek PDIKM Padang Panjang, Senin (30/8/2021).

Fadly sangat mendukung hadirnya Tambo Art Center karena sejalan dengan tujuan Padang Panjang ke depannya.

“Menjadikan kota ini sebagai kota seni dan budaya termasuk dalam visi-misi kami. Kami akan mendukung hadirnya Tambo Art Center,” kata wako.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Tambo Art Center, Yon Indra mengatakan, organisasi ini digagas para pegiat seni se-Sumbar yang merupakan alumni ISI Yogyakarta.

Baca juga: Keluarga yang Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Batusangkar Minta Maaf

Dikatakannya, selama ini Tambo Art Center telah menggelar beberapa kegiatan seni, seperti pameran di Kota Padang dan Bukittinggi.

“Insyaa Allah dengan adanya sekretariat dan galeri ini, akan kami jadikan sebagai pusat kegiatan seni di Sumatra Barat,” tuturnya.

Baca Juga

Cerita Pengendara Terjebak Macet 1,5 Jam Akibat Pengaspalan Jalan di Lembah Anai
Cerita Pengendara Terjebak Macet 1,5 Jam Akibat Pengaspalan Jalan di Lembah Anai
Polisi Terapkan Buka Tutup di Jembatan Kembar Lembah Anai Siang Ini
Polisi Terapkan Buka Tutup di Jembatan Kembar Lembah Anai Siang Ini
Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Buka Tutup, Ada Pengaspalan dan Pembersihan Material Longsor 
Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Buka Tutup, Ada Pengaspalan dan Pembersihan Material Longsor 
Rutan Padang Panjang Hadirkan Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Binaan
Rutan Padang Panjang Hadirkan Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Binaan
Alphard Tabrak Microbus di Flyover Padang Panjang, Satu Penumpang Luka
Alphard Tabrak Microbus di Flyover Padang Panjang, Satu Penumpang Luka
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap