Wagub Sumbar Sebut Wakanda Taram Limapuluh Kota Sebagai Mass Tourism

Wagub Sumbar Audy Joinaldy sebut Wisata Alam Kapalo Banda (Wakanda) sebagai mass tourism atau wisata yang cenderung dikunjungi oleh

Wagub Sumbar Audy Joinaldy saat mengunjungi Wisata Alam Kapalo Banda (Wakanda). [foto: Pemprov Sumbar]

Langgam.id – Wagub Sumbar Audy Joinaldy sebut Wisata Alam Kapalo Banda (Wakanda) sebagai mass tourism atau wisata yang cenderung dikunjungi oleh wisatawan dalam jumlah banyak (rombongan).

Oleh karena itu, Audy meminta kelompok sadar wisata (pokdarwis) di destinasi tersebut untuk mendata wisatawan yang datang.

Hal tersebut disampaikan Audy Joinaldi dalam kunjungan meninjau potensi pariwisata jelang tahun kunjungan Sumbar 2023 di Kapalo Banda, Nagari Taram, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (14/1/2022).

“Kapalo Banda ini tergolong mass tourism, sehingga memiliki pasar yang lebih luas ketimbang wisata minat khusus,” ujar Audy dalam keterangan tertulis Pemprov Sumbar, Jumat (14/1/2022).

Menurut Audy, pokdarwis perlu mendata asal wisatawan sebagai insight dalam menarget calon wisatawan di pasar digital.

Ia mengharapkan ke depannya pokdarwis dapat membuat standar operasional prosedur (SOP) khusus untuk menghindari pengunjung membuang sampah sembarangan. 

“Dibuat SOP sederhana yang lucu-lucu saja, kecil tapi efektif dan berdampak mengubah perilaku masyarakat,” sarannya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Kapalo Banda Adi mengaku, pihaknya sudah menanyakan daerah asal para pengunjung. Namun sampai saat ini belum ada pencatatan khusus. 

“Biasanya ditanya, apalagi yang jauh, umumnya berasal dari Riau, Sumut, Jambi, dan Bengkulu. Belakangan juga sudah mulai banyak yang berasal dari Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung dan Yogjakarta,” jelasnya.

Adi menambahkan, bahwa ke depannya, pihaknya akan menyiapkan paket wisata baru di objek wisata tersebut. Srta pembuatan sanggar tari dan silat sebagai atraksi malam bagi wisatawan.

“Sekarang sudah terdapat 22 rumah gadang yang siap dijadikan homestay Nagari Taram,” bebernya.

Diketahui Wakanda Taram mulai dikelola oleh Pokdarwis Kapalo Banda sejak 2018 lalu.

Selain wisata alam, di destinasi ini telah dikembangkan atraksi-atraksi wisata lainnya untuk ditawarkan pada wisatawan.

Baca juga: Survei Kepatuhan Pelayanan Publik, Limapuluh Kota dan Mentawai Dapat ‘Rapor Merah’

Yaitu, Hutan Pinus Wakanda, Pemandian Tapian Putih, wisata rakit, tracking menuju air terjun, glamour camping, hingga bersepeda keliling Nagari Taram. 

Kemudian, Wakanda juga menyediakan paket-paket wisata experience memancing dan memasak ikan sendiri, hingga wisata memungut sampah. [*/Lisa]


Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Jawaban Gubernur Atas Gugatan Warga Soal Bencana Sumbar, Bantah Lalai Kelola Lingkungan
Lembaga-Lembaga Penjaga Demokrasi: Beringin Bonsai yang Sedang Memainkan Sandiwara Teater Pengawasan
Lembaga-Lembaga Penjaga Demokrasi: Beringin Bonsai yang Sedang Memainkan Sandiwara Teater Pengawasan
Massa berunjuk rasa di Kantor Kejati Sumbar, Rabu (22/7/2026) siang.
Massa Demo Kejati Sumbar, Tuntut Kajati Dicopot
Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah