Wagub Sumbar Sebut Ganti Rugi Lahan Tol Cair Pekan Ini

Tol padang-pekanbaru, tol padang-sicincin, tol trans sumatra

Ilustrasi jalan tol [canva]

Langgam.id-Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menyatakan ganti rugi lahan milik masyarakat yang terdampak proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru di Kabupaten Padang Pariaman segera dibayarkan dalam minggu ini.

“Lahannya siap dibayarkan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Beberapa hari lalu kami sudah melaporkan kalau secara prinsip masyarakat mendukung pembangunan jalan tol,” kata Audy di Padang, Senin (13/9/2021).

Dia mengatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan Direktur Pengadaan Pembiayaan Lahan LMAN. Saat itu juga sudah disebutkan kalau secara prinsip masyarakat Sumbar dukung jalan tol.

Audy mengatakan, pembayaran ganti rugi lahan tersebut bukan dari pemerintah provinsi tapi dari pusat dalam hal ini LMAN.

“Pemprov komitmen menyelesaikan permasalahan yang ada di lapangan, ada 19 sampai 20 persen yang siap dibayarkan tapi belum dibayarkan. Kemaren ada sekitar Rp 11 milyar itu sudah kita terima suratnya dan mungkin minggu ini dibayar. Itu tahap pertama, nanti ada lagi 19 persen,” terangnya.

“Kalau itu terbayar yang itu, maka yang lain mengikuti dokumennya, verifikasi, apresial tanah sekitar 19 persen yang sudah jelas. Memang pembangunan sebelumnya sempat ditangguhkan karena masyarakat belum menerima bayaran. Kita inginkan akhir tahun ini selesai,” sambung wagub.

Baca juga: Ganti Rugi Lahan Segera Dibayar, Wagub Pastikan Proyek Tol Padang-Pekanbaru Tetap Lanjut

Sebelumnya, Pemprov Sumbar memastikan pengerjaan proyek jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin tetap dilanjutkan.

Audy menyebut pemerintah telah mendapatkan anggaran untuk Uang Ganti Kerugian (UGK) lahan masyarakat yang terpakai untuk pembangunan jalan lintas provinsi itu. Jumlah anggaran untuk UGK ini mencapai Rp11.479.879.100.

Anggaran itu, akan dibayarkan untuk mengganti rugi 18 bjek pengadaan tanah yang terdiri dari 9 bidang tanah dan sembilan 9 non bidang tanah.

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan