Wabup Padang Pariaman Minta Jalur Kereta Naras-Sungai Limau Diaktifkan Kembali

KAI, kereta padang pariaman

Kereta api Sibinuang [dok.Humas PT KAI Divre II Sumbar]

Langgam.id – Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmah meminta jalur kereta api dari Naras ke Sungai Limau agar diaktifkan kembali.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri rapat koordinasi bersama dengan Direktorat Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Indonesia, Selasa (12/10/2021).

Memurutnya, pengaktifan kembali jalur tersebut dapat mempermudah akses transportasi masyarakat dengan menggunakan kereta api.

“Jalur kereta api dari Naras ke Sungai Limau agar dapat diaktifkan kembali, karena hal ini dapat mempermudah akses masyarakat,” katanya.

Ia menyebut, sebelumnya sudah ada rencana untuk meneruskan jalur kereta api hingga ke Sungai Limau untuk dilanjutkan. Selain itu, stasiun kereta apa juga masih ada yakni di dekat kantor Camat Sungai Limau.

Baca juga: Proyek Tol Pekanbaru-Bengkinang Sudah 74 Persen, Anggota DPR Soroti Pembebasan Lahan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Padang Pariaman Rifki Monrizal Nasrida Putra menyebut, Padang Pariaman memiliki rel kereta yang sangat panjang. Dari 17 kecamatan yang ada, 7 di antaranya dilewati oleh rel kereta api yakni dari Duku-Kayu Tanam dan Duku-Kuraitaji

“Saat ini kami masih mendata jumlah perlintasan sebidang yang ada di Kabupaten Padang Pariaman dengan mengidentifikasi pada kecamatan dan nagari untuk menentukan perlintasan sebidang yang masih dipakai dan yang sudah tidak digunakan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi mengatakan, banyaknya kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api menjadi perhatian saat ini.

Menurutnya, kecelakaan tersebut dapat ditekan dengan peningkatan pengamanan perlintasan sebidang serta dengan melakukan sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat.

“Banyaknya kejadian laka dikarenakan pelanggaran oleh pengemudi,” tuturnya.

Ia menyebut, dari Januari hingga Juli 2021 telah terjadi 24 kecelakaan di jalur kereta api dan dari Juli hingga September sudah terjadi 4 kali kecelakaan.

Baca Juga

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
BPBD Evakuasi 16 Jenazah Korban Galodo Silaing Jembatan Kembar
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Banjir dan Longsor di Sumbar, Anggota DPR RI Mulyadi Minta Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional