Viral Videonya Dimarahi Pedagang, Ini Respons Wako Mahyeldi

Mahyeldi Ansharullah

Walkot Padang Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Irwanda-Langgam.id)

Langgam.id – Sebuah video Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah cekcok dengan pedagang kaki lima di lokasi pedestrian Pantai Padang tersebar dan menjadi viral. Disinyalir, politisi PKS ini menegur pedagang yang berjualan mengunakan fasilitas umum.

Dari video berdurasi 5 menit 11 detik itu, tampak Mahyeldi sedang bersepeda di Pantai Padang. Kemudian, ia berhenti dan menegur pedagang yang berjualan.

Namun pedagang yang mayoritas ibu-ibu itu tidak terima dan mendebat Mahyeldi. Bahkan Mahyeldi mendapat kata-kata bernada kasar dari pedagang.

“Kami bukan binatang, kami ini manusia, Pak,” kata salah seorang ibu di dalam video.

Dalam video tersebut, orang nomor satu di Kota Padang itu terlihat tanpa pengawalan. Meskipun demikian, Mahyeldi berupaya tenang.

Baca juga: Wali Kota Ajak FIB Unand Bangun Kampung Sastra di Padang

Bahkan, salah seorang pedagang lainnya yang tampak marah, sempat melemparkan dagangannya persis di depan Mahyeldi. Namun Mahyeldi kembali mencoba tenang dan hanya melihat amarah para pedagang itu.

“Bapak turun (dari sepeda) langsung marah. Kami kan sudah memohon, kami rakyat kecil, bagaimana bapak tidak menghargai orang kecil,” gerutu ibu tersebut.

“Bapak sebagai wali kota masak langsung marah kepada masyarakat begitu. Bapak sebagai wali kota patut bapak berbicara keras seperti itu?,” sambung laki-laki yang merekam dan kemudian seorang ajudan melindungi Mahyeldi.

Menanggapi video yang viral itu, Mahyeldi mengakui peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2020) sore. Ia pun menyikapi dengan santai saat ditanya wartawan terkait persoalan dengan pedagang di dalam video.

“Saya kira itu suatu hal yang… ya kami Pemerintah Kota Padang tetap memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Mahyeldi usai paripurna istimewa HUT Kota Padang ke-351 di Gedung DPRD Padang, Jumat (7/8/2020).

Mahyeldi mengungkapkan, bagaimana pun respon masyarakat terhadap upaya perbaikan yang dilakukan, pihaknya tetap akan memberikan yang terbaik. Kasus ini juga tidak dilanjutkan hingga ke ranah hukum.

“Saya selaku wali kota tetap memberikan yang terbaik untuk warga Padang,” tegasnya. (Irwanda/ABW).

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Anggaran Penanganan Banjir Padang Capai Rp1,5 Triliun, Mayoritas Tahap Tender
Anggaran Penanganan Banjir Padang Capai Rp1,5 Triliun, Mayoritas Tahap Tender