Langgam.id– Koperasi Desa/Kelurahan atau Kopdes Merah Putih di Nagari Sianok yang viral di sosial media menjadi sorotan publik lantaran berada di tepi bentaran sungai.
Kodim 0304/Agam mengklaim lokasi kopdes tersebut di kawasan yang aman dari ancaman banjir maupun longsor.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Dwi Santoso, mengatakan kawasan itu aman dari banjir dan longsor. Menurutnya, saat banjir yang melanda sejumlah wilayah sebelumnya, lokasi pembangunan Kopdes tidak terdampak.
“Aman. Kemarin tidak terkena banjir,” kata
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Dwi Santoso, saat dikonfirmasi Langgam.id, Senin (6/7/2026).
Selain berada di lokasi yang dinilai aman, Dwi menyebut konstruksi bangunan Kopdes juga dibuat lebih tinggi sebagai langkah antisipasi banjir.
Ia mengatakan penentuan lokasi pembangunan telah melalui usulan pemerintah nagari dan Kerapatan Adat Nagari (KAN), bukan ditentukan oleh Kodim.
“Kami tidak menentukan lokasi dan tidak memaksakan harus dibangun di titik tertentu,” katanya.
Ia menjelaskan, bangunan koperasi berada sedikit di bawah jalan utama yang menghubungkan Bukittinggi dengan Lubuk Basung.
Karena posisi bangunan berada di lereng, video yang beredar di media sosial diambil dari seberang sungai sehingga menimbulkan kesan lokasi terpencil.
“Kalau dilihat dari jalan utama, aksesnya dekat. Bahkan sekitar 50 meter dari lokasi juga sudah ada rumah makan. Jadi bukan seperti yang dibayangkan banyak orang,” ungkapnya.






