Viral Foto-foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik, Polisi Klaim Sudah Mengingatkan

Tangkapan layar video rombongan Arteria Dahlan saat berfoto-foto di pendakian ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)

Tangkapan layar video rombongan Arteria Dahlan saat berfoto-foto di pendakian ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)

Langgam.id – Polisi mengklaim sudah mengingatkan rombongan Arteria Dahlan agar tidak berhenti dan foto-foto di tikungan pendakian esktrem Panorama Satu Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Aksi tersebut dinilai sangat berbahaya karena dilakukan saat aktivitas lalu lintas berjalan normal.

“Iya bahaya, seharusnya yang dikawal paham karena info dari anggota polres, sudah diingatkan,” ujar Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Andis Anshori, Minggu (12/4/2026).

Andis menyebutkan, personel yang melakukan patroli dan pengawalan (patwal) rombongan Arteria Dahlan merupakan personel Satlantas Polres Solok Kota.

“Kalau lebih jelasnya bisa ditanya ke Kasat Lantas Polres Solok Kota,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Akbar Tanjung, membenarkan pengawalan dilakukan oleh personelnya. Namun sebelumnya, anggota sudah mengingatkan rombongan bahwa tindakan seperti itu berbahaya.

“Anggota sudah mengingatkan. Itu kejadian pada tanggal 6 April 2026,” kata Akbar.

Ia mengungkapkan pengawalan rombongan Arteria Dahlan dilakukan untuk menuju Kota Solok.

“Agenda kunjunga kerja, informasinya peresmian,” jelasnya.

Sebelimnya diberitakan, video rombongan Arteria Dahlan berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik bikin heboh dan viral di media sosial (medsos).

Dalam rekaman video, terlihat sejumlah kendaraan yang berada dalam pengawalan polisi berhenti di badan jalan persis di tikungan yang dikenal dengan sebutan tanjakan viral Sitinjau Lauik.

Lalu, para penumpang kendaraan rombongan ini turun untuk berfoto.
Aksi tersebut berdampak pada arus lalu lintas di lokasi yang dikenal memiliki medan berbahaya. Sejumlah kendaraan besar, termasuk truk, terpaksa menghentikan laju dan mengantre untuk melewati jalur tersebut.

Kondisi ini memicu kritik karena dinilai mengganggu keselamatan dan kelancaran pengguna jalan lain.

Salah satu akun yang mengunggah ulang kejadian itu menilai tindakan rombongan tersebut tidak masuk akal dan memprihatinkan, karena berhenti di tikungan curam hanya untuk berfoto.

“Kejadian yang tidak masuk akal sekaligus memprihatinkan. Di tikungan terjal dan curam, mereka berhenti hanya untuk berfoto, sementara pengguna jalan yang lain terpaksa menunggu. Sangat membahayakan mereka sendiri & pengguna jalan yang lain. Mirisnya ini dikawal oleh polantas pula. Terpantau salah satunya dengan mobil dengan Nopol BA,” tulis akun Threads @joezenzie disertai video aksi rombongan tersebut. (ICA)

Baca Juga

Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta
Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Dosen Fakultas Syariah UIN IB Padang Aidil Aulya (ist)
Padang Darurat Air dan Alasan Usang yang Berulang!
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Polres Padang Panjang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan kerugian laptop dan handphone dari sebuah
Polisi Ringkus Ibu dan Anak Terlibat Pencurian Emas di Padang
Tagihan 6.606 Pelanggan PDAM di Payakumbuh Digratiskan
Daftar Kawasan Terdampak Air PDAM Mati di Padang Barat hingga Kuranji