Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Padang Panjang Capai 82,46 Persen

Langgam.id-Vaksinasi Padang Panjang

Pelaksanaan vaksinasi di Padang Panjang. [foto: Pemko Padang Panjang]

Langgam.id – Pemko Padang Panjang menyebut, capaian vaksinasi covid-19 di kota tersebut mencapai 82,46 persen untuk dosis pertama. Sementara itu, untuk dosis kedua sudah tercapai 48,23 persen.

“Itu data per 3 November 2021. Artinya kita masih tetap tertinggi di Sumbar,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Padang Panjang Rahmaisa, Kamis (4/11/2021).

Rahmaisa menambahkan, bahwa gebyar vaksin yang dilaksanakan di delapan lokasi di Padang Panjang kemarin (3/11/2021), ada sebanyak 1.019 masyarakat divaksin dosis pertama, kedua, dan ketiga.

Adapun rincian peserta gebyar vaksin 1.019 orang itu terangnya, sebanyak 604 orang vaksin dosis pertama, 344 orang dosis kedua, dan 71 orang dosis ketiga.

Rahmaisa mengungkapkan, semua pihak terus berupaya melaksanakan gebyar vaksin agar tercapainya target vaksinasi untuk Sumbar yang saat ini masih berada di bawah.

Baca juga: Wako Fadly Harap PPKM Level 1 Padang Panjang Bertahan hingga Helatan MTQ Nasional ke-39

Khusus Padang Panjang ungkap Rahmaisa, terus berada pada posisi pertama di Sumbar untuk capaian vaksinasi. Hal ini membawa Padang Panjang berada pada PPKM Level I.

“Kita berharap ini bisa membawa kita beraktivitas normal seperti dulu,” harapnya.

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda