Usai Banjir Merendam, Penghuni Panti Asuhan Putri Bungsu Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Usai Banjir Merendam, Penghuni Panti Asuhan Putri Bungsu Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Banjir masih mengenangi Panti Asuhan Putri Bungsu pada Selasa (4/8/2026). (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id – Sisa banjir masih terlihat jelas di Panti Asuhan Putri Bungsu, Jalan Parak Jambu Indah, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (4/8/2026). Meski air mulai surut, lumpur dan genangan masih menutupi sebagian halaman panti.

Berdasarkan pantauan Langgam.id sekitar pukul 13.30 WIB, halaman panti dipenuhi lumpur berwarna cokelat. Genangan air masih mengisi beberapa titik, sementara para pengurus mulai membersihkan lingkungan panti secara bertahap.

Bekas banjir juga tampak membekas di dinding sejumlah bangunan. Garis lumpur yang menempel menunjukkan ketinggian air sempat mencapai 165 meter hingga masuk ke dalam ruangan.

Di bagian tengah halaman, tumpukan kursi dan lemari dan perlengkapan panti berdiri. Sejumlah pintu bangunan dibiarkan terbuka untuk mempercepat proses pengeringan ruangan.

Kondisi tersebut berbeda jauh dengan situasi saat banjir melanda pada Senin (3/8/2026). Saat itu, hampir seluruh halaman panti berubah menjadi kubangan air berwarna cokelat keruh.

Air menutupi halaman dan menggenangi bangunan panti. Aktivitas penghuni terhenti, karena seluruh akses di dalam kompleks dipenuhi banjir.

Pantauan di lokasi juga menunjukkan aktivitas penghuni dan pengurus mulai membersihkan bangunan panti dan fasilitas yang lain. (WAN)

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Warga Dadok Tunggul Hitam dan Maransi Minta Normalisasi Sungai Pascabanjir
Warga Dadok Tunggul Hitam dan Maransi Minta Normalisasi Sungai Pascabanjir
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Bekas Lumpur di Dinding Rumah Warga Jadi Saksi Tingginya Banjir Padang
Bekas Lumpur di Dinding Rumah Warga Jadi Saksi Tingginya Banjir Padang
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Viral Banjir Rendam SMPN 41, Kepsek: Seluruh Pekarangan Dipenuhi Lumpur