Upacara HUT RI, Unand Berikan Tanda Kehormatan Satyalancana Kepada 111 Dosen dan Pegawai

Upacara HUT RI, Unand Berikan Tanda Kehormatan Satyalancana Kepada 111 Dosen dan Pegawai

Rektor Unand Prof. Dr. Yuliandri secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada pegawai. (Foto: Humas Unand)

Langgam.id – Universitas Andalas juga memberikan tanda kehormatan Satyalancana satya kepada 111 pegawai negeri sipil yang terdiri dari Satyalancana Karya Satya XXX tahun sebanyak 27 orang, Satyalancana Karya Satya XX tahun sebanyak 27 orang, dan Satyalancana Karya Satya X tahun sebanyak 57 orang.

Penganugerahan itu diserahkan Rektor Unand Prof. Dr. Yuliandri yang dilakukan secara simbolis kepada Arpentius, ST, MM (Satyalancana Karya Satya XXX tahun) Pembina Tk1/Arsiparis Ahli Madya, Prof. Dr. Ratni Prima Lita, MM (Satyalancana Karya Satya XX tahun) Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Ahmad Dahlan, SH (Satyalancana Karya Satya X tahun) Penata Muda 3b Bendahara Pembantu, dalam rangkaian upacara HUT RI ke 78 di Kampus Unand, Limau Manis, Kamis (17/8/2023).

Di samping itu juga Penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka Lencana Melati tahun 2023 dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang diberikan kepada Dr. apt. Syofyan, M. Farm.

Adapun, Rektor menyampaikan dalam pidatonya dari para pendahulu bangsa generasi sekarang harus belajar bahwa kemerdekaan adalah salah satu hal yang mesti diperjuangkan.

“Kemerdekaan tidak dihadiahkan oleh bangsa asing, tetapi dipertaruhkan dengan segenap jiwa dan raga, perjuangan itu masih diteruskan sampai hari ini dengan Merdeka Belajar yang telah digerakkan selama empat tahun terakhir,” sebutnya.

Guru Besar Hukum Perundang-Undangan itu menyebutkan selayaknya perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan republik Indonesia, merdeka belajar juga digerakkan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan semangat gotong royong.

“Kolaborasi dalam menghadirkan transformasi telah melahirkan banyak perubahan terbesar dalam perjalanan dunia pendidikan di Indonesia,” ujar mantan Dekan FH itu.

Disampaikannya, untuk jenjang pendidikan tinggi program-program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) telah berhasil mengubah hidup lebih dari 760 ribu mahasiswa, melalui kesempatan belajar di luar kampus, baik di industri, sekolah sampai di lingkungan masyarakat, memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi generasi muda Indonesia untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Rektor Yuliandri menuturkan perjuangan dalam menggerakkan MBKM dalam empat tahun terakhir semakin menunjukkan pentingnya gotong royong untuk mewujudkan kemerdekaan dalam sistem pendidikan Indonesia. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Tandatangan Kontrak, Pengerjaan Proyek SPAM Taban III Senilai Rp239 Miliar Dimulai
Tandatangan Kontrak, Pengerjaan Proyek SPAM Taban III Senilai Rp239 Miliar Dimulai
Ekspor CPO Sumbar
Harga TBS Sawit Dharmasraya Turun Tipis, Rata-rata Kini Rp3.381 per Kg
KAI, kereta padang pariaman
Sediakan 10 Perjalanan per Hari, KA Pariaman Ekspres Jadi Alternatif Berwisata Menyusuri Pesisir Sumbar
Pelajar dari Agam dan Padang Panjang Wakili Sumbar di Paskibraka Nasional 2026
Pelajar dari Agam dan Padang Panjang Wakili Sumbar di Paskibraka Nasional 2026
Dua Orang Diduga Korupsi Proyek Dermaga di Mentawai Resmi Ditahan, Kerugian Negara 17 M
Dua Orang Diduga Korupsi Proyek Dermaga di Mentawai Resmi Ditahan, Kerugian Negara 17 M
Bek Muda Bagas Kaffa Resmi Gabung Semen Padang FC
Bek Muda Bagas Kaffa Resmi Gabung Semen Padang FC