Langgam.id – Universitas Negeri Padang (UNP) mewisuda sebanyak 1.896 lulusan pada Wisuda Periode ke-143 yang digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (30 Juni-1 Juli 2026), di Auditorium UNP. Sebanyak 926 lulusan diwisuda pada hari pertama, sedangkan 970 lulusan lainnya dijadwalkan mengikuti prosesi pada hari kedua.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan gelar akademik sebagai akhir dari proses belajar. Menurutnya, lulusan UNP harus terus mengembangkan diri, menjadi inovator yang membumi, serta mampu menghadirkan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami berharap di mana pun saudara berada, orang akan melihat bahwa lulusan UNP adalah lulusan yang cerdas pikirannya, baik budi pekertinya, tangguh langkahnya, dan luas manfaatnya,” ujar Krismadinata dalam pidatonya, Selasa (30/6/2026).
Ia mengatakan, angka 1.896 lulusan bukan sekadar data administratif, melainkan mewakili ribuan perjalanan dan perjuangan yang telah dilalui para mahasiswa.
“Di balik angka ini ada 1.896 perjalanan, 1.896 ikhtiar. Ada cerita tentang jatuh dan bangkit, tentang ragu dan yakin, tentang sempit yang ditembus dengan sabar, serta lelah yang dipikul dengan doa,” katanya.
Pada prosesi wisuda hari pertama, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Muhammad Fauzan Aziman, Ph.D., turut memberikan orasi ilmiah yang berisi motivasi kepada para wisudawan.
Dari 926 lulusan yang diwisuda pada hari pertama, sebanyak 214 orang berasal dari Program Pascasarjana, 270 lulusan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 176 dari Fakultas Teknik (FT), 93 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 141 dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), serta 32 lulusan dari Sekolah Vokasi.
UNP menyebut pelaksanaan Wisuda Periode ke-143 juga menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pencetakan lulusan yang kompeten dan berkarakter.
Selain itu, wisuda ini juga mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja, serta SDG 17 melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan lulusan yang berkontribusi bagi pembangunan. (HER)





