Unand Rencanakan Buka Prodi Baru di Kampus Dharmasraya

Unand Rencanakan Buka Prodi Baru di Kampus Dharmasraya

Rektor Unand Yuliandri berencana membuka prodi baru di Dharmasraya. (Foto: unand.ac.id)

Langgam.id – Keberadaan kampus III Universitas Andalas yang berada di Kabupaten Dharmasraya sudah menunjukkan peningkatan terutama dalam minat mahasiswa baru yang ingin melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi.

Saat ini, di kampus III Dharmasraya baru membuka satu Program Studi (Prodi) yakni Agroekoteknologi Fakultas Pertanian dengan daya tampung mahasiswa barunya sekitar 85 orang.

Melihat, perkembangan dan minat mahasiswa serta adanya program strategis yang akan dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Dharmasraya yang menuntut peningkatan sumber daya manusia, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH mengupayakan membuka Prodi baru di kampus III.

“Prodi ekonomi akan menjadi prioritas untuk prodi baru yang akan dibuka di kampus III Dharmasraya,” ucap Rektor saat penandatanganan MoU dengan Pemda  Dharmasraya dan juga penyerahan hibah tanah dari Bapak Munir ke Universitas Andalas pada Rabu (23/9/2020) lalu di Aula kampus III.

Kalau perlu untuk pengembangan prodi yang lain terutama bidang hukum juga akan diupayakan karena menurutnya, dengan perkembangan teknologi sekarang pembelajaran tidak hanya berjalan secara fisik (tatap muka) tetapi juga bisa dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Saat ini, jumlah mahasiswa Universitas Andalas hampir 30.000 orang untuk semua kampus termasuk Dharmasraya. Untuk kampus III Dharmasraya total mahasiswanya sekitar 380 orang, maka dari itu, Rektor juga berupaya untuk meningkatkan kondisi sarana dan dukungan lain secara terecana dan sistematik.

Sekarang sudah terbentuk tim pengembangan kampus II (Payakumbuh) dan III di bawah koordinasi bidang IV sehingga nanti pengembangan bisa direncanakan dengan baik.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menilai penambahan prodi di kampus III menjadi sangat penting sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar berbagai program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan dengan cepat.

Dengan bertambahnya pembangunan-pembangunan serta mengikuti arahan Presiden  menjadikan sumber daya manusia unggul sebagai prioritas utama.

Maka dengan potensi-potensi yang ada saat ini, Bupati berharap kerjasama dari pihak kampus dan Pemda bisa berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Pemda Dharmasraya pada Oktober 2019 lalu, telah menghibahkan aset tetap senilai Rp 9,48 milyar kepada Kampus III Universitas Andalas yang terdiri dari tanah, peralatan mesin, bangunan gedung, jaringan irigasi dan jalan.

Hal tersebut menandakan Pemda Dharmasraya beserta segenap masyarakat sangat peduli kepada dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi di wilayah Dharmasraya.

“Harapan kami, kiranya aset-aset yang telah dihibahkan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara untuk menunjang kegiatan operasional pendidikan di Kampus III Universitas Andalas,” ujarnya. (rls/HFS)

Baca Juga

Didampingi UNAND, Anyaman Mansiang Taratak Raih Sertifikat Indikasi Geografis
Didampingi UNAND, Anyaman Mansiang Taratak Raih Sertifikat Indikasi Geografis
UNAND resmi ditetapkan sebagai perguruan tinggi Klaster Mandiri, yaitu klaster tertinggi dalam penilaian kinerja penelitian dan
Kepala BRIN Bakal Orasi Ilmiah di Dies Natalis ke-70 UNAND
71 Tahun FK UNAND, Sekretariat Alumni Jadi Rumah Bersama Perkuat Kolaborasi
71 Tahun FK UNAND, Sekretariat Alumni Jadi Rumah Bersama Perkuat Kolaborasi
Mahasiswa Unand berbagi makanan ke ojol dan warga Padang usai lulus ujian tesis. (Dok. Istimewa)
Mahasiswa Unand Rayakan Kelulusan Tesis dengan Bagi-bagi Makanan ke Ojol dan Warga Padang, Viral di TikTok
Ceramah di UNAND, Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda Kuasai Geopolitik dan Perkuat Nasionalisme
Ceramah di UNAND, Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda Kuasai Geopolitik dan Perkuat Nasionalisme
Transisi Energi Tak Cukup dengan Teknologi, DEN-UNAND Dorong Kearifan Lokal Jadi Pijakan
Transisi Energi Tak Cukup dengan Teknologi, DEN-UNAND Dorong Kearifan Lokal Jadi Pijakan