Unand Pastikan Petugas Kebersihan yang Bunuh Diri Tak Ada Masalah Pekerjaan

Unand Pastikan Petugas Kebersihan yang Bunuh Diri Tak Ada Masalah Pekerjaan

Kepolisian mengevakuasi jaad M yang diduga bunuh diri di pohon karet. (Foto: Polsek Pauh)

Langgam.id –  Sekretaris Universitas Andalas (Unand), Aidinil Zetra, memastikan petugas kebersihan di lingkungan kampus yang melakukan bunuh diri tidak ada masalah pekerjaan. Hal ini diketahui setelah penelusuran internal.  

“Setelah kami telusuri, sepengetahuan kami yang bersangkutan tidak ada permasalahan selama bekerja di Unand,” kata Aidinil dihubungi Langgam.id, Jumat (29/5/2025). 

Petugas kebersihan ini berinisial M (25), asal Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Ia diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pohon karet di area kawasan Unand.  

Aidinil mengatakan, korban merupakan tenaga kerja dari perusahaan outsourcing yang ditempatkan di Unand. Sehingga statusnya bukan pegawai tetap di Unand.  

Menurutnya, sistem kontrak tenaga kerja korban diperbarui setiap tahun dan kewenangan perekrutan sepenuhnya berada di pihak perusahaan penyedia jasa tenaga kerja.

“Dia memang bekerja di Unand. Setiap staf itu berganti-ganti setiap tahun. Karena dia bukan staf Unand, melainkan staf pihak outsourcing. Jadi siapapun yang dipekerjakan di Unand adalah wewenang perusahaan,” jelasnya.  

Aidinil menambahkan setelah kejadian itu, perusahaan langsung membawa jenazahnya ke kampung halamannya.

“Jadi kemarin pihak perusahaan tersebut membawa jenazah yang bersangkutan ke kampungnya,”  ungkapnya.  

Sebelumnya, jasad korban ditemukan pada Kamis (29/5/2026) sekitar pukul 12.41 WIB. Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto mengatakan, korban sempat telpon kakaknya yang berada di Medan sebelum mengakhiri hidup.

Kepolisian tidak merinci soal pembahasan korban dengan keluarga tersebut.  

“Benar (sempat melakukan panggilan telepon ke keluarga),” kata Edi kepada wartawan. 

Ia menyebutkan, kepolisian awalnya menerima informasi penemuan mayat dari pihak keamanan kampus dan masyarakat sekitar. Sebelumnya, keluarga M di Padang telah melakukan penyisiran di area hutan perkebunan.  

“Pihak keluarga di Medan menghubungi kerabat mereka yang berada  Padang, untuk meminta bantuan pengecekan. Lalu, meminta rekan M untuk menyisir kawasan hutan perkebunan tersebut,” jelasnya.  

Saat melakukan pencarian, rekan M mendapati sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi BA 3834 NAD terparkir di pinggir jalan. Kendaraan itu merupakan milik M.  

“Setelah dilakukan pemeriksaan ke arah dalam kebun, mereka dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah dalam posisi tergantung di batang pohon karet,” kata dia. (WAN) 

Baca Juga

Sempat Telepon Kakak, Petugas Kebersihan FK Unand Diduga Bunuh Diri di Pohon Karet  
Sempat Telepon Kakak, Petugas Kebersihan FK Unand Diduga Bunuh Diri di Pohon Karet  
Direktur Pertamina NRE Berbagi Pengalaman di UNAND, Tekankan Passion dan Adaptasi di Dunia Kerja
Direktur Pertamina NRE Berbagi Pengalaman di UNAND, Tekankan Passion dan Adaptasi di Dunia Kerja
Rektor UNAND Pastikan Tak Ada Penutupan Prodi Sepi Peminat
Rektor UNAND Pastikan Tak Ada Penutupan Prodi Sepi Peminat
Perjalanan Terakhir Ibunda Thelma dari Papua ke Padang untuk Wisuda Sang Anak di UNAND
Perjalanan Terakhir Ibunda Thelma dari Papua ke Padang untuk Wisuda Sang Anak di UNAND
Wisuda 1.321 Lulusan, Rektor UNAND Tekankan Pentingnya Jadi Generasi 'Future Ready'
Wisuda 1.321 Lulusan, Rektor UNAND Tekankan Pentingnya Jadi Generasi ‘Future Ready’
Rupiah dan IHSG Melemah, Ekonom UNAND: Belum Krisis, tapi Ujian Berat Ekonomi Indonesia
Rupiah dan IHSG Melemah, Ekonom UNAND: Belum Krisis, tapi Ujian Berat Ekonomi Indonesia