Uji Swab PDP Wafat yang Dimakamkan Tak Sesuai Protokol Covid-19 di Padang Positif

18 Warga Sumbar Sembuh dari Corona, mutasi lokal

Ilustrasi (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Hasil uji swab seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona (Covid-19) dinyatakan meningal dunia, Jumat (24/4/2020) kemarin positif terinfeksi Covid-19, hasil itu keluar hari ini, Senin (27/4/2020). Namun, saat pemakaman, tidak sesuai dengan protokol penanganan Covid-19, karena ditolak keluarga.

Pasien berusia 59 tahun itu meninggal dunia di Rumah Sakit Hermina Padang.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mencatat pasien tersebut berdomisili di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara. Sebelumnya, pria itu berstatus PDP Covid-19.

“Namun karena pihak keluarga mendesak untuk dibawa pulang. (Padahal) kami sedang tracking kontak dengan pasien ini, saat meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferrymulyani Hamid saat dihubungi Langgam.id, Senin (27/4/2020) sore.

Menurut Ferrymulyani, pihaknya telah mendata sebanyak 14 orang yang sempat ikut melangsungkan proses pemakaman pasien. Keseluruhan yang pernah kontak ini akan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung (spesimen).

“14 orang yang sempat melangsungkan pemakaman pasien dilakukan pemeriksaan swab spesimen. Mereka semuanya ini yang menyelenggarakan pemakaman pasien, tapi kalau yang melayat, tidak ada,” jelasnya.

Dijelaskan Ferrymulayani, awalnya pihak rumah sakit telah berusaha untuk proses pemakaman pasien dilakukan sesuai protap Covid-19. Namun, karena pihak keluarga bersikeras dan memaksa membawa jenazah ke rumah duka.

“Pasien ini baru masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), lalu dinyatakan meninggal dunia. Terkait dugaan terpapar Covid-19 dari mana, kami sedang periksa dan saat ini sedang ditelusuri oleh rekan-rekan tim,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Senin (27/4/2020), penambahan kasus positif di kota Padang mencapai 14 kasus. Dua di antaranya dinyatakan meninggal yaitu di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara dan Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur.

Dengan penambahan 14 kasus ini, maka total keseluruhan di Kota Padang sebanyak 78 kasus dengan rincian meninggal dunia 11 orang dan sembuh 14 orang, negatif 21 orang. Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) terhitung 112 orang. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre