Langgam.id – Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, menjadi 334 orang.
Data tersebut merupakan hasil pendataan tim gabungan pemerintah kecamatan yang turun ke sejumlah sekolah untuk mengetahui jumlah warga yang terdampak.
Camat Palupuah Nong Rianto mengatakan, pendataan dilakukan setelah pihaknya menginstruksikan jajarannya turun ke lapangan.
“Kami sesuai instruksi pimpinan sudah meminta jajaran untuk turun ke lapangan mendata jumlah korban,” katanya Rabu (2/89/2026).
Berdasarkan pendataan hingga Rabu (2/9/2026), sebanyak 334 orang tercatat terdampak dugaan keracunan tersebut.
Rinciannya, sebanyak 273 orang merupakan siswa SD se-Kecamatan Palupuah dan 19 orang guru SD.
Selanjutnya, sebanyak 40 siswa SMPN 1 Palupuah dan dua orang guru SMPN 1 Palupuah juga masuk dalam pendataan.
“Total sementara kami himpun, ada 334 orang yang terdampak keracunan,” jelasnya.
Rianto mengungkapkan, gejala yang dialami oleh korban beragam. Mulai dari pusing, demam, mual dan diare.
“Kami belum bisa memastikan penyebab kepastian keracunan diduga konsumsi MBG. Namun dari data 334 orang itu memang keracunan sejak Selasa (1/9/2026),” tuturnya.
Sebelumnya, Nagari Koto Tarantang terdapat jumlah korban terdampak menyasar kepada siswa, anak bayi dan ibu hamil. Sehinga mereka tersebut dibawa ke Puskesmas Palupuh, dan ada juga ke Rumah sakit di Bukittinggi. (WAN)






