Tingkatkan PAD, Pemko Payakumbuh Terapkan 3 Transaksi e-Retribusi

Langgam.id-e-retribusi dan Bank Nagari

Penandatanganan MoU pengembangan digitalisasi ekonomi daerah antara Pemko Payakumbuh dan Bank Nagar. [foto: Pemko Payakumbuh]

Langgam.id – Pemko Payakumbuh melaunching perjanjian kerja sama (PKS) e-retribusi tempat rekreasi dan olahraga di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, e-retribusi pasar di Dinas Koperasi dan UKM, dan e-retribusi KIR di Dinas Perhubungan.

Launching itu dilakukan di kantor pusat Bank Nagari di Padang, Senin (6/9/2021). Pada kesempatan itu, Wali Kota Riza Falepi menandatangani MoU Pengembangan Digitalisasi Ekonomi Daerah antara Pemko Payakumbuh dengan Bank Nagari.

Riza Falepi mengatakan, bahwa Pemko Payakumbuh butuh sebuah kejelasan adanya transparansi. Ini harus dibenahi dan digunakan secara bersama-sama untuk membangun cinta dan citra di mata masyarakat.

Ia menambahkan, dengan adanya e-retribusi ini, bisa dipantau secara realtime keuangan pemerintah daerah.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bank Nagari sudah membantu Kota Payakumbuh dalam pengembangan digital sehingga mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan adanya tranparansi keuangan kami,” ujarnya.

Baca juga: Pemko Payakumbuh Terima 4.928 Dosis Vaksin Covid-19 Moderna

Riza menjelaskan, digitalisasi ekonomi ini akan berimbas kepada meningatkan pendapatan asli daerah (PAD), mempercepat laporan keuangan daerah.

Kemudian untuk melaksanakan fungsi pengawasan, serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi anggaran daerah.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Nagari Sumbar Muhamad Irsyad mengatakan, di era pandemi, peningkatan elektronifikasi sangat signifikan.

Dengan diterapkannya transaksi digital ini ungkapnya, diharapkan Kota Payakumbuh lebih baik dari kota/kabupaten lain dalam pengelolaan keuangan.

“Payakumbuh memiliki potensi ekonomi di bidang kuliner Payakumbuh yang terbilang hidup 24 jam dan potensi-potensi lainnya,” bebernya.

OJK Dorong Peningkatan Digitalisasi

Kepala OJK Provinsi Sumbar Yusri mengatakan, perhatian OJK sangat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. OJK selalu mendorong peningkatan digitalisasi di tiap-tiap daerah.

“Bank Nagari sudah maju lagi selangkah, dengan revolusi pelayanan dengan menerapkan berbagai aplikasi. OJK mengapresiasi perkembangan perbankan di Sumatra Barat,” tuturnya.

Kepala BI Perwakilan Sumbar Wahyu Purnama A menyebutkan, perkembangan digital sangat bermanfaat pada saat pandemi ini. Sebab mobilitas orang dan kegiatan terhambat, sehingga membuat orang bertransaksi via digital.

Ia berharap Bank Nagari terus berinovasi dalam percepatan transaksi digital, sehingga menjadi salah satu bank terbaik di Indonesia.

“Sebab dampak MoU  ini bagi pemerintah daerah adalah meningkatkan PAD, transparansi, dan akuntabilitas,” ujarnya.

 

Baca Juga

Bank Nagari Salurkan Rp209 Miliar Kredit Sindikasi untuk Pembiayaan Flyover Sitinjau Lauik
Bank Nagari Salurkan Rp209 Miliar Kredit Sindikasi untuk Pembiayaan Flyover Sitinjau Lauik
Bank Nagari Salurkan KUR Bunga 0 Persen Rp700 Miliar hingga Mei 2026
Bank Nagari Salurkan KUR Bunga 0 Persen Rp700 Miliar hingga Mei 2026
Aset Bank Nagari Tembus Rp34,21 Triliun hingga April 2026
Aset Bank Nagari Tembus Rp34,21 Triliun hingga April 2026
Bank Nagari Setor Dividen Rp326,61 Miliar kepada Pemegang Saham
Bank Nagari Setor Dividen Rp326,61 Miliar kepada Pemegang Saham
Sampai April 2026: Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp145,49 Miliar
Sampai April 2026: Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp145,49 Miliar
Bank Nagari Pertimbangkan Ajukan Keberatan atas Putusan KI Sumbar
Bank Nagari Pertimbangkan Ajukan Keberatan atas Putusan KI Sumbar