Tiket Pesawat Padang-Jakarta dan Padang-Batam Ludes Hingga 1 Mei 2023

Tiket pesawat dari Padang menuju Jakarta usai Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah hingga 1 Mei 2023 habis terjual. Tiket pesawat untuk tujuan

Lion Air merupakan salah satu maskapai yang melayani penerbangan Padang-Jakarta. [foto: Angkasa Pura 2]

Langgam.id – Tiket pesawat dari Padang menuju Jakarta usai Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah hingga 1 Mei 2023 habis terjual. Tiket pesawat untuk tujuan ini baru tersedia pada 2 Mei 2023 nanti.

Berdasarkan penelusuran Langgam.id dari aplikasi penjualan tiket online pada Sabtu (29/4/2023), tiket pesawat tujuan Padang-Jakarta untuk kelas ekonomi tidak tersedia hingga 1 Mei 2023.

“Penerbangan yang kamu cari nggak ada nih. Ayo coba ganti tanggal atau destinasi lainnya untuk menemukan perjalanan seru,” tulis aplikasi penjualan tiket online m.tiket.com.

Tiket pesawat untuk kelas ekonomi tujuan Padang-Jakarta baru tersedia pada Selasa (2/5/2023). Dilansir pada Sabtu (29/5/2023) dari m.tiket.com, tiket yang tersedia hanya ada dua penerbangan dengan menggunakan Wings Air. Itupun penerbangannya harus transit terlebih dahulu.

Sementara itu, untuk tiket pesawat untuk kelas Bisnis Padang-Jakarta hingga 2 Mei 2023, masih tersedia. Di antaranya, tiket pesawat Batik Air pada 30 April dari Rp6,5 juta hingga Rp6,8 juta. Kemudian harga tiket pesawat pada 1 Mei, Batik Air Rp6,8 juta dan Garuda Indonesia Rp7,4 juta.

Hal yang sama juga ditemukan untuk tiket pesawat tujuan Padang-Batam. Dilansir dari m.tiket.com, hingga Senin (1/5/2023), tiket pesawat kelas ekonomi juga habis.

Tiket pesawat Padang-Batam baru tersedia pada Selasa (2/5/2023) dengan 1 kursi dengan menggunakan Garuda Indonesia. Penerbangan ini pun harus transit dengan harga Rp3,6 juta.

Tiket pesawat Padang-Batam tanpa transit atau langsung baru tersedia pada Kamis (4/5/2023) dengan harga Rp1.040.870.

Baca Juga

Ilustrasi
Siswi SD Negeri 33 Rawang Padang Meninggal Dunia, Diduga Korban Perundungan
Wanita di Pasaman Dipersekusi
Polwan Polda Sumbar Diduga Alami Pelecehan Seksual, Pelaku Perwira Pangkat AKBP 
Respons Wali Kota Bukittinggi usai Dipolisikan di Polemik Lahan Universitas Fort De Kock
Respons Wali Kota Bukittinggi usai Dipolisikan di Polemik Lahan Universitas Fort De Kock
Rumah gadang agam terbakar
Pasutri Meninggal Saat Kebakaran di Padang Pariaman, Jasad Ditemukan dalam Kamar
Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov