Tersangka Sodomi Pelajar di Padang Ditangkap Polisi

Curi buah coklat | Pengedar Sabu di Pasaman Barat, kurir, satu paket ganja

Ilustrasi - Penangkapan. (Foto: KlausHausmann/pixabay.com)

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang meringkus pelaku sodomi terhadap seorang pelajar di Kota Padang. Tersangka berinisial Ya (39) diketahui melakukan aksi bejatnya pada Januari 2020. Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, tersangka ditangkap di kediamannya kawasan Gadut, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Sejak laporan korban masuk pada Mei 2020, tersangka berupaya kabur. “Sekitar pukul 12.00 WIB tersangka diketahui berada di kediamannya, sehingga kami melakukan penangkapan. Tersangka dapat diamankan tanpa perlawanan,” kata Rico dalam keterangan tertulisnya kepada langgam.id, Rabu (4/11/2020) malam.

Rico menyebutkan, kasus ini berawal saat korban dan 2 orang temannya pergi menangkap ikan di sekitar aliran sungai yang berada dekat kediaman tersangka pada Januari 2020. “Tiba-tiba tersangka memanggil korban dan mengajak makan mie rebus di rumah tersangka ini. Selanjutnya, tersangka malah membawa korban ke dalam kamar rumahnya,” ujarnya.

Tersangka yang telah berniat untuk melakukan tindakan asusila, memaksa korban untuk menonton film orang dewasa. Pada saat itulah, tersangka melakukan pelecehan kepada korban.

Menurut Rico, korban yang tidak terima dengan perbuatan tersangka akhirnya menceritakan kepada orang tuanya. Kemudian pihak keluarga melaporkan tindakan tersangka ke pihak kepolisian.

“Kami lakukan penyelidikan selanjutnya perkara ini telah ditingkatkan ke penyidikan, sehingga kami tetapkan sebagai tersangka. Dalam perkara ini, sebelumnya saat akan dilakukan penangkapan tersangka menghilang dari tempat tinggalnya. Dan hari ini dapat kami amankan,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 76D juncto pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi undang-undang, subsider pasal 292 KUHPidana. (Irwanda/SS)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam