Terdampak PPKM Darurat, 2.600 Paket Beras Dibagikan ke Warga Padang 

Langgam.id-Wako bagikan beras

Wali Kota Padang Hendri Septa bagikan beras kepada salah satu warga. [foto: Pemko Padang]

Langgam.id – Sebanyak 2.600 paket beras dibagikan kepada masyarakat Kota Padang. Bantuan dengan total sebanyak 26 ton beras tersebut berasal dari dari lembaga sosial (charity).

Diantaranya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar, dan lainnya.

Bantuan beras bagi masyarakat ini dibagikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa didampingi Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf M Ghoffar Ngismangil dan Kajari Padang Ranu Subroto.

Wako Hendri Septa mengatakan, bahwa bantuan ini sebenarnya sudah mulai dibagikan sejak Kamis (15/7/2021).

Kemudian pada Jumat malam (16/7/2021) dilanjutkan  dengan bersama-sama turun ke jalan menyerahkannya bagi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan sejenisnya.

Hendri menambahkan, selain menyerahkan bantuan, ia juga ingin memastikan kondisi masyarakat termasuk para pelaku usaha saat ini.

Baca juga: Gubernur Sumbar Sebut Belum Ada Keputusan PPKM Darurat Diperpanjang

“Setelah kita tanya kepada para PKL, jawaban mereka cukup menyedihkan. Untuk itu kita sangat berharap semoga PPKM ini tidak diperpanjang dan wabah covid-19 ini dapat tertangani secara baik,” ujar Hendri seperti dirilis Pemko Padang, Sabtu (17/7/2021).

Hendri menjelaskan, bahwa bantuan beras yang diterima Pemko Padang sebanyak 26 ton tersebut dipaketkan menjadi 10 kg per paketnya. Jadi ada 2.600 paket yang dibagikan se-Kota Padang.

“Insya Allah bantuan ini kita serahkan kepada warga yang paling terdampak diantaranya PKL, pedagang asongan, warga kurang mampu dan sejenisnya. Semoga upaya ini dapat meringankan beban bagi warga Kota Padang,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Kota Padang menerapkan PPKM Darurat guna mengendalikan pandemi covid-19 mulai 12 Juli sampai dengan 20 Juli 2021

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre