Tengah Malam, BKSDA Evakuasi Buaya yang Muncul di Aliran Sungai di Padang

Langgam.id – Balai Konservasi Sumbar Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) akhirnya berhasil mengevakuasi seekor buaya yang muncul di aliran sungai di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Buaya berhasil dievakuasi pada tengah malam sekitar pukul 00.10 WIB, Selasa (17/5/2022). Buaya dievakuasi petugas BKSDA dibantu oleh puluhan masyarakat setelah muncul sejak Senin (16/5/2022) pagi di bawah jembatan dekat Masjid Raya Sungai Sapih.

Petugas sejak kemunculan buaya telah berusaha menangkap, namun hewan buas itu kabur beberapa kali. Meski demikian, hewan itu tidak jauh dari lokasi. Hingga tengah malam penangkapan dibantu puluhan warga dan ditonton oleh ratusan warga lainnya.

Evakuasi berhasil dilakukan setelah sekitar 18 sejak kemunculannya. Saat berhasil tertangkap juga diiringi oleh tepuk tangan ratusan warga. Buaya itu kemudian diikat dengan tali dan dibawa oleh petugas BKSDA.

Sebelumnya, buaya berukuran sekitar 1 meter lebih itu menampakkan diri di pinggir sungai di dekat jembatan di depan Masjid Raya Sungai Sapih. Buaya yang diam itu tampak jelas dilihat dari atas jembatan. Puluhan masyarakat datang ke jembatan untuk melihat buaya.

Selain itu, sejumlah pengendara juga berhenti di lokasi untuk menyaksikan buaya. Mereka ada yang memoto dan mengambil video buaya tersebut. Di sekitar lokasi tidak ada tanda peringatan ada buaya di lokasi. Polisi juga datang ke lokasi untuk memastikan keamanan sekitar.

Sebelumnya Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono mengatakan pihaknya telah menurunkan tim WRU ke lokasi untuk mengamankan buaya. Petugas telah datang sejak siang.

“Tim sudah datang sejak siang, Tim BKSDA dan komunitas reptil masih dilokasi hingga malam, prosesnya terus berlanjut,” katanya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik