Teater Gumala Pariaman dan Balai Bukittinggi Meriahkan Hari Pertama GKB Sumbar

gkb sumbar

Proses latihan Teater Balai untuk tampil di Gelar Karya Budaya. Mereka akan pentas di Gedung Teater ISI Padangpanjang pada Pukul 16.00 WIB. Balai akan membawakan naskah Ibu Suri karya Wisran Hadi. [dok. LBK]

Langgam.id – Teater Gumala Pariaman dan teater Balai Bukittinggi akan memeriahkan Gelar Karya Budaya (GKB) Sumatra Barat (Sumbar) hari pertama, Minggu (7/11/2021). Kedua pementasan akan digelar di Gedung Teater Jurusan Teater ISI Padangpanjang.

Pertunjukan teater Gumala akan dimulai pukul 14.00 WIB, sedangkan teater Balai pada pukul 16.00 WIB. Kedua pertunjukan bisa disaksikan di youtube Lembaga Bumi Kebudayaan

“Sebenarnya kami ingin tampil di komunitas (Bukittinggi). Sayang, izin untuk mengadakan keramaian masih sulit,” ujar Yulia Astuti, sutradara dari Teater Balai.

Pertunjukan ini akan membawakan naskah Wisran Hadi. Teater Gumala akan membawakan naskah Penjual Bendera sedangkan Teater Balai akan membawakan Roh/Ibu Suri.

Baca juga: Gelar Karya Budaya Sumbar Hadirkan 8 Pertunjukan Teater dan Lomba Esai Nasional

Kedua pementasan ini juga menjadi yang terbaik di Alek Teater V yang diadakan Taman Budaya Sumbar pada bulan September lalu.

“Pementasan mereka berenergi, bentuk pertunjukan menarik serta enak ditonton,” ujar Zelfeni Wimra, juri Alek saat itu.

Diketahui, GKB Sumbar kali ini akan menampilkan delapan pertunjukan. Selain itu juga diadakan Lomba Esai Pertunjukan Tingkat nasional dengan menjadikan pertunjukan ini sebagai bahan tulisan.

“Ini untuk melengkapi ekosistem pertunjukan yang selama ini agak terlupakan. Jadi, nonton pertunjukannya, ikuti lomba esainya, ya” ujar juri lomba esai Ivan Adilla.

Baca Juga

Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran