Langgam.id– Dua warga meninggal dan satu lainnya kritis diduga akibat keracunan gas genset di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (23/5/2026). Peristiwa itu terjadi saat mati lampu massal pada Jumat malam.
Kapolsek X Koto, Iptu Martheriko mengatakan, peristiwa berawal saat sejumlah anak muda setempat meminta izin kepada pengurus Masjid Nurul Huda, Jorong Tanjung untuk menyalakan genset agar bisa mengisi baterai handphone.
“Pas lampu mati, anak-anak ini berkumpul dan bermain. Karena baterai handphone habis, mereka minta tolong hidupkan genset,” katanya saat dikonfirmasi Langgam.id Sabtu (23/05/2026).
Hasil olah TKP sementara, kata Martheriko, terdapat anak lima anak muda yang kemudian mencas handphone di ruangan kamar di belakang masjid tersebut. Tiga orang di antaranya tertidur di dalam ruangan, sedangkan dua lainnya pulang.
“Diduga pintu ruangan tempat genset menyala itu tertutup saat para korban tertidur,” kata Martheriko.
Tiga orang tersebut ditemukan warga dalam kondisi kritis pada Sabtu pagi. Satu korban ditemukan meninggal di lokasi, sementara dua orang lainnya dalam keadaan krisis.
“Dua orang yang krisis ini dibawa ke rumah sakit. Satunya meninggal dan satu lagi masih perawatan. Total ada dua yang meninggal,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun langgam.id, dua korban meninggal Gibran Arrasyid (15) dan Haykal Aryakamil (15). (FIX)
“Kondisi korban saat ditemukan ada busa di bagian bibir. Dua meninggal dunia dan satu masih dirawat,” katanya.






