Tangkapan Nelayan Jaring di Tiku Agam Turun Karena Peralihan Musim

gemar makan ikan

Tangkapan ikan nelayan (foto:instagram @wwrfishon)

Langgam.id – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Arman mengatakan, pasca lebaran 1442 H, sejumlah nelayan di Pantai Tiku sudah kembali melaut.

Meski sudah melaut terangnya, untuk hasil masih tidak berubah bagi nelayan bagan. Tetapi bagi nelayan jaring dan pancing, hasil tangkapannya menurun.

Ia mengungkapkan, menurunnya hasil tangkapan nelayan jaring dan pancing dipicu peralihan musim atau cuaca. Hal ini karena berdasarkan arus akan berpindah berdasarkan perjalanan bulan.

“Kendalanya cuaca dan peralihan musim. Peralihan arus dari selatan ke utara, atau sebaliknya akan berdampak bagi nelayan jaring dan pancing,” ujarnya, Jumat (21/5/2021).

Namun begitu sebut Arman, tidak semua nelayan jaring dan pancing yang mengalami penurun tangkapan. Sebab, hasil tangkapan juga dipengaruhi rezeki nelayan saat melaut.

Sementara itu ungkapnya, kondisi berbeda dialami nelayan yang menggunakan bagan. Sebab daya jelajah bagan lebih jauh dan tidak begitu dipengaruhi oleh perubahan arus.

“Bagan ini sifatnya kan mengundang ikan dengan menghidupkan lampu, jadi ikan akan datang dengan sendirinya,” ucap Arman.

Arman menambahkan, tangkapan yang menurun dan fenomena matinya ikan air tawar di Danau Maninjau tidak mempengaruhi nilai jual ikan laut. Harga ikan laut saat ini masih terpantau stabil dan tidak begitu berpengaruh. (*/yki)

 

Baca Juga

4 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Agam Ditemukan Selamat
4 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Agam Ditemukan Selamat
2 Perahu Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Agam, 4 Orang dalam Pencarian
2 Perahu Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Agam, 4 Orang dalam Pencarian
Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan