Tak Incar Sekolah Kedinasan, Paskibraka Padang Kezio Pilih Bercita-cita Jadi Pengusaha

Tak Incar Sekolah Kedinasan, Paskibraka Padang Kezio Pilih Bercita-cita Jadi Pengusaha

Rizqullah Kezio Syakib, Paskibraka Kota Padang. (Foto: Dok. Pribadi)

Langgam.id – Menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Padang bukanlah sesuatu yang sejak awal dicita-citakan Rizqullah Kezio Syakib.

Pelajar SMAN 1 Padang itu bahkan semula tidak memiliki gambaran untuk mengikuti seleksi, hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ketertarikannya terhadap baris-berbaris baru muncul ketika memasuki bangku SMA. Setelah beberapa kali mengikuti latihan, minat tersebut perlahan tumbuh hingga Kezio memutuskan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Kota Padang.

“Sebenarnya dari awal tidak kepikiran untuk menjadi Paskibraka. Kebetulan saja bisa ikut, bisa menyukseskan acara dan alhamdulillah terpilih menjadi pengibar,” ujar Kezio kepada Langgam.id, Selasa (18/8/2026).

Dalam seleksi tersebut, Kezio harus bersaing dengan ratusan pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MAN di Kota Padang. Ia berhasil bertahan hingga tahap akhir.

Meski belum berhasil masuk lima besar peserta putra yang mewakili Kota Padang untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Sumbar, Kezio mencatatkan hasil yang cukup membanggakan. Ia berada di peringkat ke-24 dari seluruh peserta putra yang mengikuti seleksi.

Pada akhirnya, Kezio terpilih menjadi satu dari 26 putra yang mengisi formasi Paskibraka Kota Padang 2026. Bersama 28 anggota lainnya, ia kemudian menjalani pelatihan dan karantina selama 15 hari menjelang pelaksanaan upacara.

Latihan yang dijalani secara intensif tersebut justru membuka pengalaman baru bagi Kezio. Ia mulai menyadari adanya sejumlah kemampuan dalam dirinya yang sebelumnya tidak pernah ia ketahui.

“Baru tahu saja bisa kemampuan-kemampuan diri,” katanya.

Puncak pengalaman itu terjadi pada Senin (17/8/2026). Kezio dipercaya menjadi bagian dari pasukan yang bertugas mengibarkan bendera Merah Putih dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Balai Kota Padang yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran.

Namun, pengalaman tersebut tidak serta-merta membuat Kezio mengarahkan masa depannya ke jalur yang selama ini kerap dilekatkan dengan Paskibraka.

Ada anggapan bahwa pelajar yang menjadi Paskibraka biasanya akan melanjutkan pendidikan atau karier ke institusi pemerintahan, kepolisian, maupun militer.
Bagi Kezio, anggapan tersebut tidak sepenuhnya berlaku.

“Awalnya memang tidak kepikiran masuk situ,” ujarnya.

Selepas menamatkan pendidikan di SMAN 1 Padang, Kezio mengaku masih belum menentukan secara pasti jalur pendidikan maupun profesi yang akan ditempuhnya. Pengalaman Paskibraka baginya lebih menjadi bekal untuk mengenali kemampuan diri dan membangun karakter.

Meski demikian, jika ditanya mengenai cita-cita pribadi, Kezio memiliki jawaban yang cukup berbeda. Ia ingin menjadi pengusaha.

“Cita-cita pribadi memang ingin jadi pengusaha,” tuturnya.

Ia belum mengetahui secara pasti seperti apa perjalanan setelah lulus SMA nanti. Namun, pengalaman selama menjadi Paskibraka telah memberinya satu modal penting keberanian untuk mencoba, mengenali kemampuan diri, dan menentukan masa depan berdasarkan keinginannya sendiri.

“Yang jelas dari Paskibraka ini saya mendapatkan banyak pengalaman dan baru mengetahui kemampuan-kemampuan diri yang sebelumnya tidak saya sadari,” kata Kezio. (WAN)

Baca Juga

Mengenal Kezio, Paskibraka yang Sukses Kibarkan Merah Putih di Balai Kota
Mengenal Kezio, Paskibraka yang Sukses Kibarkan Merah Putih di Balai Kota
Delvi, seorang penghuni huntara di kapalo Koto, Kota Padang. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Cerita Warga Terdampak Bencana di Huntara Padang: Bantuan Terhenti hingga Listrik Membebani
Seorang Lansia Diduga Hilang di Bukit Cubadak Padang
Seorang Lansia Diduga Hilang di Bukit Cubadak Padang
Sumatra Barat (Sumbar) kembali menambah perolehan medali emas pada hari ketiga pelaksanaan Porwil XI 2023 di Riau, Selasa (7/11/2023).
200 Atlet dari 8 Negara Ikuti Kompetisi Barongsai Internasional di Padang
Dua Hari Dicari, Pelajar SMP Tenggelam di Batang Arau Padang Belum Ditemukan
Dua Hari Dicari, Pelajar SMP Tenggelam di Batang Arau Padang Belum Ditemukan
Kondisi perlintasan rel Kereta Api di Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kota Padang. (Langgam.id/ Ghaffar Ramli)
Bahas Kerusakan Jalan Perlintasan Rel di Lubuk Buaya, Dinas PUPR Padang: Kewenangan Balai KAI!