Tak Hanya Ejekan, Satpam Aniaya 2 Warga di Padang Juga Soal Larangan Berenang di dalam Kompleks

SATPAM BUNUH WARGA

Olah TKP terkait kasus penganiayaan terhadap 2 warga oleh seorang satpam di Padang yang berujung korban meninggal dunia (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Seorang satpam di Perumahan Green Mutiara, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menganiaya 2 orang warga yang berujung korban meninggal dunia.

.

.

Peristiwa itu terjadi bukan hanya karena persoalan ejekan, namun juga karena larangan untuk tidak berenang di kolam renang yang berada di dalam kompleks terhadap 2 korban.

Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Edriyan Wiguna menyebutkan, selain masalah ejekan, perkelahian antara satpam dan 2 orang korban itu juga terkait larangan agar korban tidak berenang di kolam renang yang berada di dalam kompleks.

“Selain sering mengejek, korban juga pernah ditegur oleh tersangka untuk tidak berenang di kolam renang perumahan. Sakit hati, kemudian korban mengajak tersangka berkelahi, maka terjadilah pembunuhan,” ujar Edriyan kepada awak media, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Sering Diejek, Satpam Perumahan di Padang Aniaya 2 Orang hingga Meninggal

Diketahui sebelumnya, seorang satpam terpaksa harus diamankan pihak kepolisian, lantaran telah melakukan tindakan penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

Satpam berinisial AI (44) itu, saat ini telah diamankan di Polsek Lubuk Kilangan ini, melakukan tindakan pembunuhan terhadap dua orang warga berinisial AJ (35) dan A (44).

.

.

.

Kedua korban merupakan masyarakat yang bermukim di sekitar perumahan. Karena sakit hari, maka terjadi aksi penganiyaan hingga berujung pembunuhan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (8/9/2020).

Edriyan menyebutkan, saat perkelahian tersangka menusuk kedua korban hingga meninggal dunia. Korban mengalami luka tusuk di bagian dada dan punggung. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!