<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Zulfirman Syah Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/zulfirman-syah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/zulfirman-syah/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Mar 2019 18:05:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Zulfirman Syah Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/zulfirman-syah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Selandia Baru Beri Visa Khusus untuk Zulfirman Syah</title>
		<link>https://langgam.id/selandia-baru-beri-visa-khusus-untuk-zulfirman-syah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2019 02:55:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4669</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Zulfirman Syah, Warga Negara Indonesia korban luka penembakan teroris di Mesjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru, mendapatkan visa khusus berupa tambahan izin tinggal selama satu tahun dari pemerintah Selandia Baru. Visa khusus tersebut juga diberikan kepada seluruh korban serangan. Selain itu, pemerintah Selandia Baru menjamin semua biaya pengobatan Zul dan korban lainnya sampai pulih. Hal tersebut disampaikan Kakak Zul, Yuli Erma dalam jumpa pers di Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Barat, Kamis, (28/3/2019). &#8220;Sekarang Zul diperpanjang visanya dan dijadikan tamu istimewa di negara Selandia Baru. Jadi yang awal visanya satu tahun ditambah lagi satu tahun sebagai bonus dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selandia-baru-beri-visa-khusus-untuk-zulfirman-syah/">Selandia Baru Beri Visa Khusus untuk Zulfirman Syah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Zulfirman Syah, Warga Negara Indonesia korban luka penembakan teroris di Mesjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru, mendapatkan visa khusus berupa tambahan izin tinggal selama satu tahun dari pemerintah Selandia Baru.</p>
<p>Visa khusus tersebut juga diberikan kepada seluruh korban serangan. Selain itu, pemerintah Selandia Baru menjamin semua biaya pengobatan Zul dan korban lainnya sampai pulih.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kakak Zul, Yuli Erma dalam jumpa pers di Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Barat, Kamis, (28/3/2019).</p>
<p>&#8220;Sekarang Zul diperpanjang visanya dan dijadikan tamu istimewa di negara Selandia Baru. Jadi yang awal visanya satu tahun ditambah lagi satu tahun sebagai bonus dan dijamin keamanan Zul disana sampai pulih,&#8221; katanya.</p>
<p>Yuli mengatakan saat bertemu di Christchurch Public Hospital, adiknya tidak menganggap insiden penembakan sebagai musibah, tetapi sebuah ujian yang banyak membawa hikmah.</p>
<p>&#8220;Waktu bertemu, rasa haru sangat terasa saat itu. saya memeluk dan mencium keningnya sambil menangis. Namun dia cepat menyuruh kami berhenti menangis. Dia bilang dia kuat, ini adalah ujian dari Allah supaya orang tahu Islam itu kuat. Muslim itu cinta damai&#8221;, kata Yuli.</p>
<p>Diceritakan Yuli, Zul merasa mendapat nikmat karena bisa dipertemukan dengan saudara-saudaranya di Selandia Baru. Selain saudara, ia juga dipertemukan dengan Dubes RI Tantowi Yahya dan pejabat lainnya serta warga negara Indonesia lainnya. Ia juga dikunjungi langsung oleh Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.</p>
<p>&#8220;Hampir setiap hari selalu ada warga negara Indonesia di sana yang datang menjenguk Zul ke rumah sakit,&#8221; kata Yuli.</p>
<p>Yuli juga menyampaikan terimakasih kepada ACT dan pemerintah yang telah membantu dari keberangkatan hingga kembali ke Padang.</p>
<p>Sucita Pri Ramadinda, Tim Global Humanity Respon (GHR) ACT yang ikut menemani perjalanan keluarga ke Selandia Baru, mengatakan ACT telah maksimal dalam mendampingi dan mensupport segala kebutuhan mulai dari Padang ke Selandia Baru dan kembali Padang.</p>
<p>&#8220;Kita membantu pengurusan visa, paspor dan lainnya sampai menemani selama lebih kurang seminggu di sana. Kita juga berkunjung ke mesjid An-Nur, kita juga memberikan bantuan kepada pengurus mesjid,&#8221; kata Suci.</p>
<p>Menurut Suci, Selandia Baru merupakan negara yang sangat menghargai dan toleransi kepada muslim. Hanya saja dirusak oleh seseorang yang juga bukan warga negara tersebut. (Rahmadi/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selandia-baru-beri-visa-khusus-untuk-zulfirman-syah/">Selandia Baru Beri Visa Khusus untuk Zulfirman Syah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4669</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Semakin Baik, Zulfirman Syah Boleh Keluar Rumah Sakit</title>
		<link>https://langgam.id/kondisi-semakin-baik-zulfirman-syah-boleh-keluar-rumah-sakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2019 10:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4654</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Zufirman Syah, korban aksi teror di Masjid Linwood, Kota Chirstchurch, Selandia Baru asal Kota Padang, Sumatera Barat diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Christchurch Public Hospital besok, Jumat (29/03/2019). Informasi dari kakak kandung korban, Yulierma (51), kondisi Zulfirman sudah semakin membaik hingga saat ini. &#8220;Kami bahagia, ada kabar yang bisa kami bawa pulang untuk Ayah dan Ibu. Kondisi Zul sudah 80 persen pulih,&#8221; ujar Erma saat jumpa pers di kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar sepulang dari Selandia Baru, Kamis (28/03/2019). Dikatakan Erma, Zulfirman Syah sudah boleh keluar dari rumah sakit, besok. &#8220;Awalnya, direncanakan Senin (25/03/2019). Namun tidak jadi,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kondisi-semakin-baik-zulfirman-syah-boleh-keluar-rumah-sakit/">Kondisi Semakin Baik, Zulfirman Syah Boleh Keluar Rumah Sakit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Zufirman Syah, korban aksi teror di Masjid Linwood, Kota Chirstchurch, Selandia Baru asal Kota Padang, Sumatera Barat diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Christchurch Public Hospital besok, Jumat (29/03/2019).</p>
<p>Informasi dari kakak kandung korban, Yulierma (51), kondisi Zulfirman sudah semakin membaik hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Kami bahagia, ada kabar yang bisa kami bawa pulang untuk Ayah dan Ibu. Kondisi Zul sudah 80 persen pulih,&#8221; ujar Erma saat jumpa pers di kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar sepulang dari Selandia Baru, Kamis (28/03/2019).</p>
<p>Dikatakan Erma, Zulfirman Syah sudah boleh keluar dari rumah sakit, besok. &#8220;Awalnya, direncanakan Senin (25/03/2019). Namun tidak jadi, akhirnya Jumat (29/03/2019) Zul keluar dari rumah sakit,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Zul belum boleh keluar rumah sakit karena petugas di rumah sakit menilai kondisi Zulfirman belum memadai untuk berobat jalan. &#8220;Ada aturannya, rumah sakit harus memastikan kondisi Zul terlebih dahulu. Baru diperbolehkan keluar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ketika berada di Selandia Baru, Erma juga menyarankan Zulfirman untuk pulang ke Padang. &#8220;Zul menolak, menurut Zul dia mendapatkan perawatan yang baik dari pemerintah Selandia Baru dan dijamin biaya perawatan sampai sembuh,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Selain itu, Handra Yaspita yang juga kakak kandung Zulfirman mengatakan, adiknya butuh waktu lama agar bisa sembuh seperti sediakala.</p>
<p>&#8220;Saya mohon doa semoga semua kembali seperti sediakala, semoga Allah masih mengizinkan kami kembali bertemu,&#8221; ujarnya. (Rahmadi/FZ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kondisi-semakin-baik-zulfirman-syah-boleh-keluar-rumah-sakit/">Kondisi Semakin Baik, Zulfirman Syah Boleh Keluar Rumah Sakit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Terkini Korban Teroris di Selandia Baru Asal Padang</title>
		<link>https://langgam.id/kondisi-terkini-korban-teroris-di-selandia-baru-asal-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 14:25:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4572</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Zulfirman Syah, korban teroris di Masjid An Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di daerah itu, saat ini sudah bisa berjalan sendiri. Informasi dari Yulierma (51), kakak kandung korban, kondisi adiknya sudah sembuh 80 persen. “Zul sudah semakin membaik, kesembuhannya sudah 80 persen,” ujar Yulierma kepada Langgam.id via WhatApp, Selasa (26/03/2019). Dikatakan Erma, hingga saat ini, Zulfirman masih menjalani perawatan. “Memang, kondisinya sudah membaik. Tapi, Zul masih menjalani perawatan, belum boleh keluar rumah sakit,” jelasnya. Empat orang kelurga Zulfirman Syah yang ditemani tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pusat sampai di Selandia</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kondisi-terkini-korban-teroris-di-selandia-baru-asal-padang/">Kondisi Terkini Korban Teroris di Selandia Baru Asal Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> – Zulfirman Syah, korban teroris di Masjid An Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di daerah itu, saat ini sudah bisa berjalan sendiri.</p>
<p>Informasi dari Yulierma (51), kakak kandung korban, kondisi adiknya sudah sembuh 80 persen. “Zul sudah semakin membaik, kesembuhannya sudah 80 persen,” ujar Yulierma kepada Langgam.id via WhatApp, Selasa (26/03/2019).</p>
<p>Dikatakan Erma, hingga saat ini, Zulfirman masih menjalani perawatan. “Memang, kondisinya sudah membaik. Tapi, Zul masih menjalani perawatan, belum boleh keluar rumah sakit,” jelasnya.</p>
<p>Empat orang kelurga Zulfirman Syah yang ditemani tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pusat sampai di Selandia Baru, Sabtu (23/03/2019) sekira pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://langgam.id/besok-keluarga-zulfirman-syah-pulang-ke-padang/">Besok Keluarga Zulfirman Syah Pulang ke Padang</a></p>
<p>Mereka langsung menuju rumah sakit dengan jarak tempuh sekira 45 menit dari bandara.</p>
<p>Yulierma mengaku tidak sabar ingin bertemu dengan adik dan keponakannya, Averro’es Omar Syah. “Ketika sampai di sana, kita tidak sabar ingin bertemu Zul, ingin memastikan bagaimana keadananya,” ungkap Erma.</p>
<p>Selain itu, Reporter ACT News, Shulhan Saymsur Rijal yang turut serta mengantar keluraga Zulfirman ke Selandia Baru menyebutkan, sempat ada kesaslahpahaman dengan petugas rumah sakit ketika kelurga meminta izin untuk melihat Zulfirman.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kisah-zulfirman-syah-melukis-sejak-kecil-hingga-hijrah-ke-selandia-baru/">Kisah Zulfirman Syah, Melukis Sejak Kecil Hingga Hijrah ke Selandia Baru </a></p>
<p>Namun, katanya, hanya keluarga yang diperbolehkan masuk. “Hanya keluarga yang boleh masuk, sempat ada suara tangisan dari dalam ruangan Zul. Kita hanya menunggu di luar, penggunaan kamera juga tidak dibolehkan di sana, alasan privasi,” ujar Shulhan dikutip dari <a href="https://act.id/news/detail/tiba-di-christchurch-keluarga-zulfirmansyah-bergegas-ke-rumah-sakit">act.id</a>.</p>
<p>Tidak hanya itu, N. Imam Akbar, Senior Vice President ACT Pusat menyebutkan, sudah terasa lega ketika Zulfirman dapat bertemu keluarga.</p>
<p>“Kami bersykur, akhirnya Zul bisa bertemu langsung dengan keluarga. Kelurga juga tidak akan berlama-lama di Selandia Baru, mengingat juga ada pekerjaan yang ditinggalkan di Indonesia,” ucapnya. (Rahmadi/FZ)</p>
<p>Berita terkait:</p>
<p><a href="https://langgam.id/setelah-keluar-rs-keluarga-ingin-zulfirman-syah-pulang-kampung/">Setelah Keluar RS, Keluarga Ingin Zulfirman Syah Pulang Kampung</a></p>
<p><a href="https://langgam.id/korban-teroris-di-selandia-baru-kondisi-zulfirman-syah-sudah-mulai-membaik/">Korban Teroris di Selandia Baru, Kondisi Zulfirman Syah Sudah Mulai Membaik</a></p>
<p><a href="https://langgam.id/keluarga-kami-datang-untuk-mengobat-kerinduan-zulfirman/">Keluarga: Kami Datang untuk Mengobat Kerinduan Zulfirman</a></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kondisi-terkini-korban-teroris-di-selandia-baru-asal-padang/">Kondisi Terkini Korban Teroris di Selandia Baru Asal Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4572</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Besok Keluarga Zulfirman Syah Pulang ke Padang</title>
		<link>https://langgam.id/besok-keluarga-zulfirman-syah-pulang-ke-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 10:41:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4547</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Setelah berangkat ke Selandia Baru, Kamis (21/03/2019) lalu, besok, Rabu (27/03/2019) empat orang keluarga Zulfirman Syah, korban penembakan brutal di Kota Christchurch memutuskan kembali ke Padang. Yulierma (51) kakak kandung Zulfirman Syah menyebutkan, kondisi adiknya sudah semakin baik, sudah bisa berjalan sendiri. &#8220;Sebelumnya Zul cuma terbaring saja, sekarang sudah bisa jalan. Rencana, besok keluaraga akan kembali ke Padang,&#8221; ujarnya ketika dihubungi Langgam.id via WhatApp, Selasa (26/03/2019). Dikatakan Erma, keluarga Zul sampai di Seladia Baru, Sabtu (23/03/2019) sekira pukul 14.00 WIB waktu setempat. Menurut Erma, meski kondisi Zul sudah membaik, namun belum diperbolehkan keluar dari rumah sakit. &#8220;Zul masih</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/besok-keluarga-zulfirman-syah-pulang-ke-padang/">Besok Keluarga Zulfirman Syah Pulang ke Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Setelah berangkat ke Selandia Baru, Kamis (21/03/2019) lalu, besok, Rabu (27/03/2019) empat orang keluarga Zulfirman Syah, korban penembakan brutal di Kota Christchurch memutuskan kembali ke Padang.</p>
<p>Yulierma (51) kakak kandung Zulfirman Syah menyebutkan, kondisi adiknya sudah semakin baik, sudah bisa berjalan sendiri. &#8220;Sebelumnya Zul cuma terbaring saja, sekarang sudah bisa jalan. Rencana, besok keluaraga akan kembali ke Padang,&#8221; ujarnya ketika dihubungi Langgam.id via WhatApp, Selasa (26/03/2019).</p>
<p>Dikatakan Erma, keluarga Zul sampai di Seladia Baru, Sabtu (23/03/2019) sekira pukul 14.00 WIB waktu setempat.</p>
<p>Menurut Erma, meski kondisi Zul sudah membaik, namun belum diperbolehkan keluar dari rumah sakit. &#8220;Zul masih harus menjalani perawatan di sini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan anak Zulfirman Syah, Averro&#8217;es Omar Syah kondisinya juga sudah semakin membaik. &#8220;Omar sudah bisa bermain, sudah semakin pulih. Cuma, masih tetap harus mejalani terapi,&#8221; jelas Erma.</p>
<p>Terkait keinginan keluarga membawa Zul pulang ke Padang, masih belum bisa dipastikan. &#8220;Saat ini, Zul belum bisa memutuskan, apakah akan kembali ke Padang atau tidak, yang penting, Zul pulih 100 persen terlebih dahulu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Keberadaan keluarga di Selandia Baru, kata Erma tidak sampai menunggu keadaan Zul pulih total. &#8220;Nanti, istrinya saja yang akan menemani di sini. Hingga saat ini, kondisi Zul sudah 80 persen pulih,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, N. Imam Akbar, Senior Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pusat menyebutkan, sampai di Selandia Baru, keluarga langsung menuju rumah sakit. &#8220;Kami bersyukur, Zul sudah bertemu dengan keluarganya. Keluarga juga tidak akan lama-lama di sini, mengingat mereka juga bekerja di Indonesia,&#8221; ujarnya melalu rilis yang diterbitkan di <a href="https://act.id/news/detail/tiba-di-christchurch-keluarga-zulfirmansyah-bergegas-ke-rumah-sakit">act.id</a>. (Rahmadi/FZ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/besok-keluarga-zulfirman-syah-pulang-ke-padang/">Besok Keluarga Zulfirman Syah Pulang ke Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4547</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, Keluarga Zulfirman Syah Berangkat ke Selandia Baru</title>
		<link>https://langgam.id/hari-ini-keluarga-zulfirman-syah-berangkat-ke-selandia-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2019 06:05:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4268</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Keluarga Zulfirman Syah, korban aksi teroris di Selandia Baru berangkat hari ini ke Selandia Baru, Kamis (21/03/2019). Dana Kurnia, Marketing Komunikasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan, keluarga Zulfirman akan berangkat ke Selandia Baru hari ini. “Jadwal pesawat dari Padang, pukul 12.50 WIB,” ujarnya ketika dihubungi Langgam.id via Telepon, Kamis (21/03/2019). Pengurusan visa, kata Dana, baru selesai tadi pagi. “Iya, tadi pagi visanya baru selesai, sekira pukul 09.00 WIB. Keluarga langsung berangkat,” ungkap Dana. Nanti, keluarga akan transit di Jakarta. “Siang ini dari Padang, kalau dari Jakarta ke Selandia Baru, pesawat mereka pukul 22.00 WIB,” jelasnya. Kedatangan keluaraga ke</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-ini-keluarga-zulfirman-syah-berangkat-ke-selandia-baru/">Hari Ini, Keluarga Zulfirman Syah Berangkat ke Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Keluarga Zulfirman Syah, korban aksi teroris di Selandia Baru berangkat hari ini ke Selandia Baru, Kamis (21/03/2019).</p>
<p>Dana Kurnia, Marketing Komunikasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan, keluarga Zulfirman akan berangkat ke Selandia Baru hari ini. “Jadwal pesawat dari Padang, pukul 12.50 WIB,” ujarnya ketika dihubungi Langgam.id via Telepon, Kamis (21/03/2019).</p>
<p>Pengurusan visa, kata Dana, baru selesai tadi pagi. “Iya, tadi pagi visanya baru selesai, sekira pukul 09.00 WIB. Keluarga langsung berangkat,” ungkap Dana.</p>
<p>Nanti, keluarga akan transit di Jakarta. “Siang ini dari Padang, kalau dari Jakarta ke Selandia Baru, pesawat mereka pukul 22.00 WIB,” jelasnya.</p>
<p>Kedatangan keluaraga ke Selandia Baru, selain melihat langsung keadaan Zulfirman, juga mengobat kerinduan Zul terhadap keluarga.</p>
<p>Yuli Erma (51) kakak kandung Zulfirman Syah menyebutkan, kita datang untuk mengobat rindu Zul untuk bertemu keluarga. “Kami datang memberikan support, memberikan dukungan untuk Zul. Biar rindu ingin bertemu keluarganya itu terobati,” ujar Erma kepada Langgam.id, Selasa (19/03/2019) kemarin.</p>
<p>Empat orang keluarga, hari ini bertolak ke Selandia Baru, yaitu Yuli Erma, Handra Yaspita (43) dan istrinya, Armida (40) serta Alhamdi (48).</p>
<p>“Kami kakak beradik yang akan berangkat, tambah istri Handra. Itu kesepakatan keluarga,” kata Erma. (*/FZ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-ini-keluarga-zulfirman-syah-berangkat-ke-selandia-baru/">Hari Ini, Keluarga Zulfirman Syah Berangkat ke Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4268</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setelah Keluar RS, Keluarga Ingin Zulfirman Syah Pulang Kampung</title>
		<link>https://langgam.id/setelah-keluar-rs-keluarga-ingin-zulfirman-syah-pulang-kampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2019 05:54:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Keluarga Zulfriman Syah, korban aksi teroris di Selandia Baru asal Padang, Sumatra Barat ingin korban dan anaknya pulang kampung setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Yuli Erma (51) kakak kandung Zulfirman Syah menyebutkan, keinginan keluarga Zul pulang kampung dulu. “Keluarga inginnya Zul pulang dulu, biar orang tua merasa tenang dan lihat bagaimana sebenarnya kondisi Zul,” ujarnya kepada Langgam.id. Direncanakan, keluarga Zulfirman akan berangkat ke Selandia Baru. “Setelah pengurusan visa selesai, kita langsung berangkat ke sana,” jelasnya. Terkait kunjungan ke Selandia Baru, keluarga menargetkan selama dua minggu. “Rencananya, paling lama itu dua minggu, mengingat kita kerja juga,” ungkap Erma.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/setelah-keluar-rs-keluarga-ingin-zulfirman-syah-pulang-kampung/">Setelah Keluar RS, Keluarga Ingin Zulfirman Syah Pulang Kampung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Keluarga Zulfriman Syah, korban aksi teroris di Selandia Baru asal Padang, Sumatra Barat ingin korban dan anaknya pulang kampung setelah menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p>Yuli Erma (51) kakak kandung Zulfirman Syah menyebutkan, keinginan keluarga Zul pulang kampung dulu. “Keluarga inginnya Zul pulang dulu, biar orang tua merasa tenang dan lihat bagaimana sebenarnya kondisi Zul,” ujarnya kepada Langgam.id.</p>
<p>Direncanakan, keluarga Zulfirman akan berangkat ke Selandia Baru. “Setelah pengurusan visa selesai, kita langsung berangkat ke sana,” jelasnya.</p>
<p>Terkait kunjungan ke Selandia Baru, keluarga menargetkan selama dua minggu. “Rencananya, paling lama itu dua minggu, mengingat kita kerja juga,” ungkap Erma.</p>
<p>Keinginan membawa Zul pulang, keluarga berencana seperti itu, kata Erma. “Nanti, setelah sampai di sana, kita bicarakan dengan istri Zul. Apakah nanti akan dibawa pulang atau istrinya yang akan merawat di sana,” ucapnya.</p>
<p>Sebenarnya, kata Erma, kalau soal perawatan, tentu istri Zul lebih cekatan. “Iya, Alta Marie tentunya lebih baguslah perawatannya dari kita ya. Tapi, memang ada keinginan keluarga agar Zul pulang terlebih dahulu,” ujarnya.</p>
<p>Rencananya, empat orang keluarga Zulfirman akan berangkat ke Selandia Baru, Rabu (20/03/2019). Namun, terkendala visa yang belum selesai, ada kemunugkinan hari ini, Kamis (21/03/2019) mereka akan berangkat.</p>
<p>Dana Kurnia, Marketing Komunikasi ACT Sumbar mengatakan, keberangkatan keluarga Zulfirman ke Selandia Baru sesegera mungkin. “Visa sedang kita urus, persyaratannya Sabtu (16/03/2019) sudah kita masukan. Terget kita, Kamis (21/03/2019) itu keluarga sudah berangkat,” ujarnya.</p>
<p>Keluarga Zulfirman, kata Dana, akan didampingin tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pusat. “Nanti, ada empat orang dari ACT Pusat yang akan mendampingi,” jelasnya. (*/FZ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/setelah-keluar-rs-keluarga-ingin-zulfirman-syah-pulang-kampung/">Setelah Keluar RS, Keluarga Ingin Zulfirman Syah Pulang Kampung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4265</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Zulfirman Syah, Melukis Sejak Kecil Hingga Hijrah ke Selandia Baru</title>
		<link>https://langgam.id/kisah-zulfirman-syah-melukis-sejak-kecil-hingga-hijrah-ke-selandia-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2019 16:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfirman Syah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4174</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Zulfirman Syah, korban penembakan teroris di Mesjid Linwood, Kota Christchurch, Selandia Baru sudah hampir pulih. Keluarga sedang bersiap mengunjunginya di sana. Sambil menunggu penyelesaian segala proses administrasi jelang berangkat, cerita tentang Zul mengalir dari keluarga. Yuli Erma, salah satu kakak Zul, menceritakannya saat ditemui di rumahnya di Jalan Tanjung Indah, Kelurahan Kampung Lapai, Nanggalo Padang, Selasa, (19/3/2019). Zulfirman Syah, lahir di Padang pada 15 November 1978. Sejak kecil, menurut Yuli, Zul sudah memperlihatkan minat dan bakat besar pada dunia lukis. &#8220;Waktu masih di taman kanak-kanak, setiap pulang dijemput oleh ayahnya dan di bawa ke sekolah tempat ayahnya mengajar.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kisah-zulfirman-syah-melukis-sejak-kecil-hingga-hijrah-ke-selandia-baru/">Kisah Zulfirman Syah, Melukis Sejak Kecil Hingga Hijrah ke Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Zulfirman Syah, korban penembakan teroris di Mesjid Linwood, Kota Christchurch, Selandia Baru sudah hampir pulih. Keluarga sedang bersiap mengunjunginya di sana.</p>
<p>Sambil menunggu penyelesaian segala proses administrasi jelang berangkat, cerita tentang Zul mengalir dari keluarga. Yuli Erma, salah satu kakak Zul, menceritakannya saat ditemui di rumahnya di Jalan Tanjung Indah, Kelurahan Kampung Lapai, Nanggalo Padang, Selasa, (19/3/2019).</p>
<p>Zulfirman Syah, lahir di Padang pada 15 November 1978. Sejak kecil, menurut Yuli, Zul sudah memperlihatkan minat dan bakat besar pada dunia lukis.</p>
<p>&#8220;Waktu masih di taman kanak-kanak, setiap pulang dijemput oleh ayahnya dan di bawa ke sekolah tempat ayahnya mengajar. Di sana Zul selalu melukis dengan kertas yang diberi ayahnya sambil menunggu ayahnya mengajar sebelum pulang ke rumah. Agar tidak mencoret-coret dinding, ayahnya memberi kertas,&#8221; katanya.</p>
<p>Melukis, juga membuat imajinasi dunia anak-anak mengalir lancar.&#8221;Pernah suatu hari dia melukis, lalu ayahnya mengajak pulang, saat itu dia menggambar mobil. Lalu Zul bilang ayo pulang pakai mobil yah,&#8221; kata Yuli.</p>
<p>DarI TK Aisyah, Ulak Karang, Zul kemudian masuk SD Negeri 06 Lapai. Lalu melanjutkan lagi ke SMP Negeri 12 Padang.</p>
<p>Setelah tamat SMP, Zul ditawari keluarga untuk melanjutkan ke SMA. Namun ia tidak mau. Ia memilih SMSR (sekarang SMKN 7 Padang) karena ingin melanjutkan hobi melukisnya.</p>
<p>Izin keluarga membuat ia nyaman sekolah di SMSR Padang dan meraih prestasi saat tamat. &#8220;IKIP Padang (sekarang UNP) menerimanya tanpa tes, tapi dia tidak mau jadi guru katanya.&#8221;</p>
<p>Zul memilih melanjutkan kuliah ke Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dengan beasiswa karena memiliki nilai paling tinggi saat lulus SMSR. &#8220;Kami izinkan saja. Silakan karena itu pilihan hidupnya,&#8221; kata Yuli.</p>
<p>Zul terus menetap di Jogja setelah tamat kuliah. Ia melukis dan aktif di komunitas seni di Jogja. Di kota gudeg juga, Zul bertemu Alta Marie, warga Amerika yang kemudian jadi isterinya.</p>
<p>Pada 2018, Zul memberi kabar ke Padang. Menurut Yuli, Zul dan istrinya memberi tahu akan hijrah ke Selandia Baru karena istrinya mendapatkan tawaran jadi dosen bahasa Inggris disana.</p>
<p>&#8220;Waktu dia mau berangkat ke Selandia Baru dia minta izin dan minta didoakan agar sukses. Saya bilang semoga sukses dan jangan lupa keluarga,&#8221; kata Yuli.</p>
<p>Menurut Yuli, Zul orang yang baik dan peduli kepada keluarga. &#8220;Dia kalau ada uang tidak pelit, niatnya juga mau memperbaiki rumah, kalau pulang dia ajak ayahnya pergi jalan jalan dan makan di luar,&#8221; katanya.</p>
<p>Yuli berharap setelah dikunjungi nanti Zul dapat kembali pulang ke Padang. Keluarga ingin ia dilanjutkan dirawat di Padang. Namun itu semua tergantung kesepakatan dengan istrinya.</p>
<p>Karena bergaul dan berkomunitas banyak kawan yang berasal dari Pesisir Selatan, beberapa media sempat memberitakan, Zul juga berasal dari Pesisir Selatan. &#8220;Oh bukan. Sejak lahir dan sampai tamat SMSR, Zul di Padang, kok,&#8221; katanya. (Rahmadi/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kisah-zulfirman-syah-melukis-sejak-kecil-hingga-hijrah-ke-selandia-baru/">Kisah Zulfirman Syah, Melukis Sejak Kecil Hingga Hijrah ke Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4174</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/68 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-08 05:34:00 by W3 Total Cache
-->