<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Sijunjung Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/sijunjung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/sijunjung/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Nov 2025 08:08:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Sijunjung Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/sijunjung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Surat Terbuka untuk Uda Dony Oskaria Tentang Rencana Danantara di Bisnis Ayam</title>
		<link>https://langgam.id/surat-terbuka-untuk-uda-dony-oskaria-tentang-rencana-danantara-di-bisnis-ayam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoss Fitrayadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 07:58:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alam Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dony Oskaria]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=238303</guid>

					<description><![CDATA[<p>Uda Dony, COO Danantara, Kepala Badan Pengaturan BUMN yang saya banggakan. Kita hanya pernah sekali berada di ruang yang sama. Beberapa tahun lalu, pada acara launching sebuah aplikasi di Jakarta. Uda menjadi panelis pembicara, duduk di panggung. Sementara saya berada di bawah bersama pengunjung lain. Saya bangga melihat dari bawah. Tidak banyak orang minang hari ini berada di tingkat kepemimpinan nasional yang strategis. Dan lebih sedikit lagi yang tetap peduli pada kampung halaman. Uda salah satunya. Di Kabupaten Tanah Datar, tempat Uda berasal ada kecamatan Lintau Buo dan Lintau Buo Utara, terdapat hamparan peternakan ayam yang luas. Dari ayam pedaging</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-terbuka-untuk-uda-dony-oskaria-tentang-rencana-danantara-di-bisnis-ayam/">Surat Terbuka untuk Uda Dony Oskaria Tentang Rencana Danantara di Bisnis Ayam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>U</strong>da Dony, COO Danantara, Kepala Badan Pengaturan BUMN yang saya banggakan.</p>



<p>Kita hanya pernah sekali berada di ruang yang sama. Beberapa tahun lalu, pada acara launching sebuah aplikasi di Jakarta. Uda menjadi panelis pembicara, duduk di panggung. Sementara saya berada di bawah bersama pengunjung lain. Saya bangga melihat dari bawah.</p>



<p>Tidak banyak orang minang hari ini berada di tingkat kepemimpinan nasional yang strategis. Dan lebih sedikit lagi yang tetap peduli pada kampung halaman. Uda salah satunya.</p>



<p>Di Kabupaten Tanah Datar, tempat Uda berasal ada kecamatan Lintau Buo dan Lintau Buo Utara, terdapat hamparan peternakan ayam yang luas. Dari ayam pedaging sampai ayam petelur. Mulai dari skala ratusan ekor per keluarga sampai ratusan ribu yang bisa kita temui di Koto Panjang, Lintau Buo. Ekosistem ayam ini jauh dimulai dari mudiak (Kab 50 Kota dan Kota Payakumbuh) sampai ke hilir di nagari saya Kumanis, Kec Sumpur Kudus.</p>



<p>Saya menyebutnya koridor ayam sinamar. Karena nagari-nagari ini memang mengikuti aliran batang sinamar. Koridor ini adalah saksi bagaimana ekonomi rakyat bergerak dari satu komoditas: ayam. Tentu saja bersisian dengan pertanian dan perkebunan.</p>



<p>Di sepanjang koridor ini, usaha ayam berkembang secara alami. Bukan hasil proyek besar pemerintah, juga bukan intervensi perusahaan besar. Ia tumbuh organik, dengan irama rakyat.</p>



<p>Ekosistem ini tumbuh dari saling belajar, saling memperbaiki ketika gagal. Ada pedagang pakan, penyuplai obat dan vitamin ayam. Ada pengrajin ”lapiak talua” yang memasok dari jorong ke jorong. Ada kelompok sopir dan juragan truk colt diesel yang rutin mengumpulkan kotoran ayam dari kandang-kandang kecil. Kotoran ini nantinya akan diantar ke sentra hortikultura di Alahan Panjang, Solok.</p>



<p>Ini adalah bentuk ekonomi rakyat yang benar-benar dibangun dari bawah.</p>



<p>Keluarga saya sendiri adalah bagian dari ekosistem ini. Kami memiliki usaha ayam petelur di Kumanis. Saat ini diurus adik bungsu saya bersama suaminya. Menjalankan usaha dengan penuh perjuangan dan disiplin. Mulai dari bersih kandang, sortasi telur, kontrol pakan dan mengatur pengiriman. Dari usaha ini, dapur keluarga bisa berasap.</p>



<p>Usaha ini juga mengajarkan bagaimana hasil penjualan yang ditabung bertahun-tahun bisa lenyap dengan cepat. Pernah mereka sudah punya tabungan 300 juta menjadi hutang 100 juta dalam waktu hanya 6 bulan. Kenaikan harga pakan, terutama jagung, bertemu harga jual telur yang rendah.</p>



<p>Ini bukan pengalaman pribadi belaka, harga jagung dan harga telur menentukan napas ekonomi ribuan keluarga di koridor ini. Studi menyebutkan 70% struktur biaya peternakan ayam adalah pakan. Studi lain juga menyebutkan usaha ayam petelur skala kecil masih layak, tapi marginnya cukup tipis. Sehingga, sekecil apapun kenaikan harga pakan, terutama jagung bisa memicu kerugian yang signifikan.</p>



<p>Karena itu saya resah ketika mendengar Danantara masuk ke bisnis ayam, dalam konteks support program prioritas MBG. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, 20 triliun siap digelontorkan. Bagi saya, langkah ini berpotensi mengubah keseimbangan ekosistem yang sudah puluhan tahun tumbuh dari bawah.</p>



<p>Ketika Sovereign Wealth institution, dengan modal besar dan kapasitas raksasa. Kemudian masuk ke industri yang margin-nya tipis dan sangat terubung usaha rakyat, resiko crowding out akan tak terhindarkan. Peternak kecil tidak mungkin bersaing lagi. Korporasi besar bisa mengamankan pakan dalam volume besar, mengatur supply chain, bahkan bisa menetapkan harga dalam skala industri.</p>



<p>Saya bukan menolak modernisasi, apalagi anti investasi. Tapi bagi usaha perunggasan, pendekatannya harus berbeda. Sektor ini bukan hanya soal ayam, pakan dan telur. Tapi dia adalah denyut ekonomi yang menghidupi ribuan keluarga, sopir truk, pengrajin bahkan sampai para petani sayur.</p>



<p>Jika Danantara benar-benar ingin memperkuat ketahanan pangan nasional, sebaiknya jangan mengambil ruang usaha rakyat. Danantara bisa mengambil jalan lain dengan menjadi peternak dan pengusaha lokal sebagai objek sekaligus subjek utama bisnis ayam. Bisa dengan menstabilkan harga jagung, memastikan akses pakan yang baik, atau memperbaikin risiko harga.</p>



<p>Memperkuat struktur modal juga bisa, karena sebagian peternak lokal ini adalah debitur KUR. Biasanya mereka meminjam uang ketika melakukan peremajaan ayam sebelum berproduksi penuh.</p>



<p>Karena itu, Uda Dony. Saya ingin mengundang Uda secara terbuka untuk berkunjung ke koridor Sinamar ini. Sebagai COO Danantara dan anak nagari, kita ”mailia” dari daerah 50 Kota, Tanah Datar dan Sijunjung.</p>



<p>Kita lihat bagaimana satu kandang menopang yang lain. Bagaimana jaringan informal bekerja. Seperti apa ribuan orang menggantungkan hidup pada industri yang rapuh tapi sekaligus penuh harapan ini. Kita bisa belajar bahwa keputusan besar di Jakarta, akan terasa langsung di kandang-kandang ayam yang jauh dari sorotan ini.</p>



<p>Semoga suara kecil ini bisa sampai ke meja pengambil kebijakan. Semoga rencana Danantara di bidang perunggasan ini ke depan bisa berpihak ke peternak kecil. Pada ekonomi rakyat dan pada koridor yang selama ini bekerja agak diam: Koridor Sinamar, rumah kita bersama ini.</p>



<p>Salam.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-terbuka-untuk-uda-dony-oskaria-tentang-rencana-danantara-di-bisnis-ayam/">Surat Terbuka untuk Uda Dony Oskaria Tentang Rencana Danantara di Bisnis Ayam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238303</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kronologi Bus Family Raya Masuk Jurang di Sijunjung, 1 Balita Meninggal Dunia</title>
		<link>https://langgam.id/kronologi-bus-family-raya-masuk-jurang-di-sijunjung-1-balita-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 02:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Bus]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=238225</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bus Family Raya alami kecelakaan tunggal hingga masuk ke jurang di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar). Insiden ini terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 02.30 WIB. Kanit Gakkum Polres Sijunjung Ipda Perry Riswandi mengatakan, dalam peristiwa ini satu balita berusia 4 tahun dinyatakan meninggal dunia. Lima penumpang lainnya termasuk sopir, sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. &#8220;Balita atas nama Aninda Shaqueena Humaira dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sijunjung,&#8221; ujar Perry, Jumat (14/11/2025). Perry menjelaskan Bus Family Raya dikemudikan oleh Yusran (51), membawa 21 penumpang. Bus awalnya datang dari arah Kiliran</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-bus-family-raya-masuk-jurang-di-sijunjung-1-balita-meninggal-dunia/">Kronologi Bus Family Raya Masuk Jurang di Sijunjung, 1 Balita Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Bus Family Raya alami kecelakaan tunggal hingga masuk ke jurang di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar). Insiden ini terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.</p>



<p>Kanit Gakkum Polres Sijunjung Ipda Perry Riswandi mengatakan, dalam peristiwa ini satu balita berusia 4 tahun dinyatakan meninggal dunia.</p>



<p>Lima penumpang lainnya termasuk sopir, sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.</p>



<p>&#8220;Balita atas nama Aninda Shaqueena Humaira dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sijunjung,&#8221; ujar Perry, Jumat (14/11/2025).</p>



<p>Perry menjelaskan Bus Family Raya dikemudikan oleh Yusran (51), membawa 21 penumpang. Bus awalnya datang dari arah Kiliran Jao menuju arah Solok dengan kecepatan sedang.</p>



<p>&#8220;Lalu berhenti dikarenakan mogok di tanjakan hingga menyebabkan mobil mati total dan mundur ke arah jurang sebelah kiri,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Bus terguling ke dalam jurang. Posisi roda ke atas. Perry menyebutkan, untuk penumpang selamat sudah dipindahkan ke kendaraan lain.</p>



<p>&#8220;Sementara itu untuk kendaraan bus mengalami kerusakan dan menunggu evakuasi. Sedangkan sopir bus telah kami tetapkan tersangka dan amankan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-bus-family-raya-masuk-jurang-di-sijunjung-1-balita-meninggal-dunia/">Kronologi Bus Family Raya Masuk Jurang di Sijunjung, 1 Balita Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Dokter Berkumpul di Sijunjung</title>
		<link>https://langgam.id/ratusan-dokter-berkumpul-di-sijunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 07:09:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=236683</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ratusan dokter dari berbagai daerah di Sumatera Barat berkumpul di Nagari Sisawah, Kabupaten Sijunjung, dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang digelar untuk memperingati HUT IDI ke-75, Sabtu (19/10/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Oktober 2025 ini diikuti oleh 181 dokter yang terdiri dari anggota IDI Sumbar, perwakilan IDI kabupaten/kota, dan sejumlah perhimpunan dokter spesialis. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut hadir memberi arahan sekaligus apresiasi tinggi atas semangat para dokter yang datang jauh-jauh ke Sijunjung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Luar biasa, hari ini hadir 181 dokter di Sijunjung! Ini kegiatan yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ratusan-dokter-berkumpul-di-sijunjung/">Ratusan Dokter Berkumpul di Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ratusan dokter dari berbagai daerah di Sumatera Barat berkumpul di Nagari Sisawah, Kabupaten Sijunjung, dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang digelar untuk memperingati HUT IDI ke-75, Sabtu (19/10/2025).</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Oktober 2025 ini diikuti oleh 181 dokter yang terdiri dari anggota IDI Sumbar, perwakilan IDI kabupaten/kota, dan sejumlah perhimpunan dokter spesialis.</p>



<p>Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut hadir memberi arahan sekaligus apresiasi tinggi atas semangat para dokter yang datang jauh-jauh ke Sijunjung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.</p>



<p>“Luar biasa, hari ini hadir 181 dokter di Sijunjung! Ini kegiatan yang menarik dan bermanfaat, sekaligus memperkenalkan keindahan Nagari Sijunjung,” ujar Mahyeldi, disambut tepuk tangan para peserta.</p>



<p>Mahyeldi berharap kegiatan pengabdian seperti ini bisa dilakukan secara rutin, bahkan sampai ke tingkat kabupaten. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat, tapi juga bisa mendeteksi dini berbagai penyakit serta memperkuat pelayanan kesehatan di nagari-nagari.</p>



<p>“Kalau bisa, kegiatan seperti ini rutin diadakan. Bisa kerja sama dengan puskesmas supaya kita tahu kondisi kesehatan masyarakat secara nyata di lapangan,” katanya.</p>



<p>Tak hanya itu, Mahyeldi juga berharap kehadiran para dokter bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak di daerah.</p>



<p>“Melihat para dokter yang gagah dan ramah ini, semoga memotivasi anak-anak kita untuk belajar lebih giat agar kelak bisa jadi dokter dan membantu masyarakat,” tambahnya sambil tersenyum.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian besar IDI terhadap daerahnya. Ia juga menyinggung soal kekurangan tenaga dokter, terutama dokter spesialis, di Sijunjung.</p>



<p>“Kami sangat membutuhkan dokter, khususnya dokter spesialis, untuk dua rumah sakit di Sijunjung. Banyak dokter yang pindah, padahal kami kekurangan. Semoga IDI bisa membantu mencarikan solusi terbaik,” ujar Benny.</p>



<p>Ia menambahkan, kehadiran para dokter di daerah terpencil seperti Sisawah sangat berarti bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan pengabdian seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun,” katanya.</p>



<p>Ketua Panitia, dr. Rahmatul Hajjah, Sp.A, melaporkan bahwa selama dua hari kegiatan, ada 396 pasien yang mendapat layanan kesehatan gratis. Selain pemeriksaan umum, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan, senam paru dan senam otak, serta demo masak dari tim gizi klinik.</p>



<p>“Semua perhimpunan ikut berpartisipasi, mulai dari penyakit dalam, anak, paru, jiwa, THT, sampai edukasi bantuan hidup dasar untuk masyarakat awam,” jelasnya.</p>



<p>Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sijunjung dan masyarakat Sisawah atas sambutan hangat yang diberikan.</p>



<p>“Kami berharap kegiatan ini bukan yang terakhir. Semoga IDI Sumbar bisa kembali mengadakan acara serupa di Sijunjung dan melibatkan profesi lain seperti dokter gigi, bidan, dan ahli gizi,” tutupnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ratusan-dokter-berkumpul-di-sijunjung/">Ratusan Dokter Berkumpul di Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Calon Bupati Petahana Benny Dwifa Unggul Sementara Hitung Cepat Pilbup Sijunjung</title>
		<link>https://langgam.id/calon-bupati-petahana-benny-dwifa-unggul-sementara-hitung-cepat-pilbub-sijunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 05:25:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sijunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=216913</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, Benny Dwifa Yuswir-Iraddatillah, unggul dalam hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Sijunjung 2024. Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (27/11/2024), pasangan ini meraih 56.144 suara (54,53 persen). Sementara itu, Paslon nomor urut 02, Hendri Susanto-Mukhlis, memperoleh 46.821 suara (45,47 persen). Data yang masuk berasal dari 434 Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau 97,53 persen dari total 445 TPS di Sijunjung. Perlu diketahui, hasil hitung cepat ini belum bersifat resmi. Penetapan pemenang Pilkada akan dilakukan oleh KPU setelah rekapitulasi hasil penghitungan suara secara manual selesai. Dalam konferensi pers yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/calon-bupati-petahana-benny-dwifa-unggul-sementara-hitung-cepat-pilbub-sijunjung/">Calon Bupati Petahana Benny Dwifa Unggul Sementara Hitung Cepat Pilbup Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, Benny Dwifa Yuswir-Iraddatillah, unggul dalam hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Sijunjung 2024. Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (27/11/2024), pasangan ini meraih 56.144 suara (54,53 persen).</p>



<p>Sementara itu, Paslon nomor urut 02, Hendri Susanto-Mukhlis, memperoleh 46.821 suara (45,47 persen). Data yang masuk berasal dari 434 Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau 97,53 persen dari total 445 TPS di Sijunjung.</p>



<p>Perlu diketahui, hasil hitung cepat ini belum bersifat resmi. Penetapan pemenang Pilkada akan dilakukan oleh KPU setelah rekapitulasi hasil penghitungan suara secara manual selesai.</p>



<p>Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui akun Instagram resminya pada Rabu (27/11/2024) malam, Benny Dwifa menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Sijunjung.</p>



<p>&#8220;Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Sijunjung. Meski tingkat partisipasi pemilih tidak setinggi yang diharapkan, kami telah berupaya maksimal mengajak masyarakat ke TPS,&#8221; ujar Benny.</p>



<p>Ia juga menegaskan optimisme terhadap hasil yang diperoleh berdasarkan data saksi dan formulir C1 yang dikumpulkan timnya. &#8220;Melihat hasil hitung cepat, kami dari Paslon 01 memenangkan Pilkada Sijunjung. Kami berharap hasil ini bisa terus kita kawal hingga penetapan resmi nanti.&#8221;</p>



<p>Benny mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana kondusif pascapemilihan. &#8220;Dinamika politik itu hal biasa. Kini, persaingan sudah selesai. Tidak ada lagi perdebatan atau gesekan akibat politik,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Langgam.id mencoba merangkum hasil hitung cepat dari berbagai sumber dan kanal https://pilkada2024.kpu.go.id/ Pilkada serentak di Sumatera Barat.</p>



<p>Kabupaten Sijunjung: 434/445 TPS (97.53 %)</p>



<p>Paslon 01 Benny Dwifa Yuswir-Iraddatillah – 56.144 suara (54.53 %)<br>Paslon 02 Hendri Susanto-Mukhlis – 46.821 suara (45.47 %)</p>



<p>Perlu dicatat, hasil hitung cepat ini bukan merupakan hasil resmi. Penetapan pemenang Pilbup Sijunjung akan dilakukan oleh KPU berdasarkan rekapitulasi resmi. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/calon-bupati-petahana-benny-dwifa-unggul-sementara-hitung-cepat-pilbub-sijunjung/">Calon Bupati Petahana Benny Dwifa Unggul Sementara Hitung Cepat Pilbup Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216913</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relawan Rumah Zakat Bantu Korban Banjir Bandang di Sijunjung</title>
		<link>https://langgam.id/relawan-rumah-zakat-bantu-korban-banjir-bandang-di-sijunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 12:09:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=216007</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Relawan Rumah Zakat membantu pembersihan fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah nagari di Kabupaten Sijunjung. Banjir bandang terjadi pada Senin (11/11/2024) pukul 23.30 WIB, melanda lima nagari di Kabupaten Sijunjung. Yaitu Nagari Sumpur Kudus, Nagari Sumpur Kudus Selatan, Nagari Mangganti, Nagari Silantai, dan Nagari Unggan. Dua nagari yang terdampak parah adalah Nagari Unggan dan Nagari Silantai. Sebanyak 115 rumah di Nagari Unggan mengalami kerusakan berat. Peralatan rumah tangga, kendaraan, dan perlengkapan sekolah warga hanyut serta tertimbun material lumpur. Merespons kejadian ini, Rumah Zakat menurunkan empat relawan. Mereka menyalurkan 80 kaleng Superqurban, menyediakan 100</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/relawan-rumah-zakat-bantu-korban-banjir-bandang-di-sijunjung/">Relawan Rumah Zakat Bantu Korban Banjir Bandang di Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Relawan Rumah Zakat membantu pembersihan fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah nagari di Kabupaten Sijunjung.</p>



<p>Banjir bandang terjadi pada Senin (11/11/2024) pukul 23.30 WIB, melanda lima nagari di Kabupaten Sijunjung. Yaitu Nagari Sumpur Kudus, Nagari Sumpur Kudus Selatan, Nagari Mangganti, Nagari Silantai, dan Nagari Unggan. Dua nagari yang terdampak parah adalah Nagari Unggan dan Nagari Silantai.</p>



<p>Sebanyak 115 rumah di Nagari Unggan mengalami kerusakan berat. Peralatan rumah tangga, kendaraan, dan perlengkapan sekolah warga hanyut serta tertimbun material lumpur.</p>



<p>Merespons kejadian ini, Rumah Zakat menurunkan empat relawan. Mereka menyalurkan 80 kaleng Superqurban, menyediakan 100 porsi makanan hangat, serta membantu pembersihan rumah dan saluran air bersih bersama masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Kejadian banjir bandang kali ini cukup parah. Air datang tiba-tiba di tengah malam, membuat masyarakat harus menyelamatkan diri ke atas bukit. Beberapa warga terjebak di rumah karena air datang mendadak, sehingga barang berharga dan kendaraan tidak bisa diselamatkan,&#8221; ujar Bu Yen, salah satu warga terdampak.</p>



<p>Wali Nagari Unggan, Sisyoni mengapresiasi bantuan yang diberikan. &#8220;Kami ucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat atas bantuan dan partisipasinya bersama warga dalam pembersihan. Kami berharap keadaan bisa segera pulih,&#8221; katanya.</p>



<p>Rohib, salah seorang relawan Rumah Zakat, mengungkapkan keprihatinannya. &#8220;Banyak cerita yang kami dengar dari masyarakat saat kejadian banjir bandang. Ada lansia dan ibu hamil yang sempat terjebak di dalam rumah. Semoga keadaan cepat membaik,&#8221; ujarnya.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/relawan-rumah-zakat-bantu-korban-banjir-bandang-di-sijunjung/">Relawan Rumah Zakat Bantu Korban Banjir Bandang di Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Pria Ditemukan di Ladang Karet Sijunjung, Diduga Korban Pembunuhan</title>
		<link>https://langgam.id/mayat-pria-ditemukan-di-ladang-karet-sijunjung-diduga-korban-pembunuhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 13:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=214414</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak bersimbah darah di ladang karet Jorong Sitongek, Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Penemuan tersebut terjadi pada Kamis (24/10/2024) sekitar pukul 09.00 WIB, memicu kehebohan warga setempat. Korban yang kemudian diidentifikasi sebagai Boyong Herman (64), juga warga Jorong Sitongek, ditemukan dalam posisi tengkurap dengan luka-luka di bagian kepala. Salah seorang warga yang menemukan mayat tersebut langsung melapor kepada masyarakat sekitar, sehingga warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Awalnya, masyarakat menduga korban tewas akibat serangan binatang buas, namun dugaan tersebut berubah setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurut keterangan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mayat-pria-ditemukan-di-ladang-karet-sijunjung-diduga-korban-pembunuhan/">Mayat Pria Ditemukan di Ladang Karet Sijunjung, Diduga Korban Pembunuhan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak bersimbah darah di ladang karet Jorong Sitongek, Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Penemuan tersebut terjadi pada Kamis (24/10/2024) sekitar pukul 09.00 WIB, memicu kehebohan warga setempat.</p>



<p>Korban yang kemudian diidentifikasi sebagai Boyong Herman (64), juga warga Jorong Sitongek, ditemukan dalam posisi tengkurap dengan luka-luka di bagian kepala. Salah seorang warga yang menemukan mayat tersebut langsung melapor kepada masyarakat sekitar, sehingga warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.</p>



<p>Awalnya, masyarakat menduga korban tewas akibat serangan binatang buas, namun dugaan tersebut berubah setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>



<p>Menurut keterangan dari keluarga korban, peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sumpur Kudus. Mendapat laporan, Polsek langsung menghubungi Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP M. Yasin. Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan tiba di TKP pada pukul 11.30 WIB.</p>



<p>Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi, polisi mencurigai bahwa Boyong Herman bukan tewas akibat serangan binatang buas, melainkan menjadi korban pembunuhan. Kasat Reskrim menyebutkan, dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga dibunuh oleh N (52), yang juga merupakan warga Jorong Sitongek.</p>



<p>Kapolres Sijunjung, AKBP Andre Anas melalui Kasat Reskrim AKP M. Yasin, mengonfirmasi kejadian tersebut. Dia menjelaskan bahwa motif pembunuhan diduga terkait pertikaian soal getah karet yang hilang di perbatasan kebun antara korban dan pelaku.</p>



<p>“Perkelahian ini dipicu oleh saling tuduh mengenai hilangnya getah karet. Menurut korban, pelaku yang mencuri getah karet miliknya. Sedangkan, pelaku juga menuduh korban yang mencuri getah dari kebunnya. Pertikaian ini berujung pada perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” jelas AKP M. Yasin.</p>



<p>Setelah mengidentifikasi pelaku, polisi segera melakukan pengejaran. Dalam waktu kurang dari enam jam, pelaku N berhasil diamankan. Saat ini, N telah dibawa ke Mapolres Sijunjung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>



<p>Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian guna mengungkap lebih jelas kronologi peristiwa dan memperkuat dugaan atas motif pembunuhan. Polisi juga akan melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi lainnya yang berada di sekitar TKP pada saat kejadian. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mayat-pria-ditemukan-di-ladang-karet-sijunjung-diduga-korban-pembunuhan/">Mayat Pria Ditemukan di Ladang Karet Sijunjung, Diduga Korban Pembunuhan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214414</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Membangun Sijunjung: Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan</title>
		<link>https://langgam.id/membangun-sijunjung-tantangan-dan-harapan-untuk-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoss Fitrayadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 06:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Yoss Fitrayadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=207035</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai putra daerah Sijunjung, saya merasa terpanggil untuk mengangkat isu-isu krusial yang sedang dihadapi oleh kabupaten ini. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sijunjung berada jauh di bawah rata-rata provinsi Sumatera Barat. Selain itu prevalensi stunting di Sijunjung juga berada pada angka yang mengkhawatirkan. Situasi ini menuntut adanya terobosan dari pemimpin daerah serta kolaborasi semua komponen masyarakat untuk mengatasi masalah ini. Menurut data BPS, IPM Sijunjung pada tahun 2023 tercatat sebesar 69,65, sedangkan rata-rata IPM provinsi Sumatera Barat adalah 73,75. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kualitas hidup di Sijunjung masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/membangun-sijunjung-tantangan-dan-harapan-untuk-masa-depan/">Membangun Sijunjung: Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebagai putra daerah Sijunjung, saya merasa terpanggil untuk mengangkat isu-isu krusial yang sedang dihadapi oleh kabupaten ini. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sijunjung berada jauh di bawah rata-rata provinsi Sumatera Barat. Selain itu prevalensi stunting di Sijunjung juga berada pada angka yang mengkhawatirkan. Situasi ini menuntut adanya terobosan dari pemimpin daerah serta kolaborasi semua komponen masyarakat untuk mengatasi masalah ini.</p>



<p>Menurut data BPS, IPM Sijunjung pada tahun 2023 tercatat sebesar 69,65, sedangkan rata-rata IPM provinsi Sumatera Barat adalah 73,75. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kualitas hidup di Sijunjung masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di provinsi ini. IPM yang rendah mencerminkan berbagai masalah seperti rendahnya tingkat pendidikan, harapan hidup, dan pendapatan per kapita masyarakat. Pendidikan yang rendah menghambat generasi muda untuk berkembang dan bersaing, sementara harapan hidup yang pendek menunjukkan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.</p>



<p>Salah satu masalah yang paling mendesak di Sijunjung adalah tingginya prevalensi stunting. Data dashboard stunting Kemendagri 2023 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Sijunjung mencapai 13,3%, di atas rata-rata provinsi yang sebesar 8,1%. Stunting, atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan perkembangan anak-anak. Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki kemampuan kognitif yang rendah, rentan terhadap penyakit, dan produktivitas yang rendah di masa dewasa.</p>



<p>Mengatasi masalah-masalah ini memerlukan terobosan dan inovasi dari para pemimpin daerah. Sayangnya, pemimpin daerah selama ini hanya menjalankan tugas secara <em>business as usual</em>. &nbsp;Energi mereka tampaknya terkuras untuk kegiatan seremonial dan ritual belaka, mulai dari bakaua adat, acara hari jadi kabupaten, hingga festival budaya di kota Muaro Sijunjung. Saya bukan menganggap kegiatan-kegiatan ini tidak penting, tapi sebaiknya diimbangi juga dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara komprehensif dan terintegrasi. Pendekatan yang ada selama beberapa dekade ini terbukti tidak membawa kita kemana-mana. Sijunjung berjalan pelan, sementara daerah lain berlari.</p>



<p>Pemimpin daerah harus berani mengambil langkah-langkah strategis yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Misalnya, perlu adanya program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan akses pendidikan, serta perbaikan layanan kesehatan terutama untuk ibu dan anak. Program pemberdayaan ekonomi bisa mencakup pelatihan keterampilan kerja, dukungan modal untuk usaha kecil dan menengah (UKM), serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan yang merupakan sumber utama penghidupan masyarakat Sijunjung.</p>



<p>Selain itu, seluruh komponen masyarakat Sijunjung harus bersatu dan menghilangkan ego kewilayahan. Kita harus melihat daerah kita sebagai satu Sijunjung, mulai lah kita mengecilkan ego nagari atau kawasan kita. Kerjasama antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, serta sektor swasta sangat penting untuk menciptakan solusi yang holistik dan berkelanjutan. Semua pihak harus bekerja sama dalam satu visi yang sama: meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sijunjung. Pendekatan kolaboratif ini dapat mempercepat proses pembangunan dan memastikan bahwa program-program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.</p>



<p>Sijunjung juga memiliki potensi besar sebagai salah satu kabupaten yang dilewati oleh jalur lintas Sumatra yang cukup panjang. Pemanfaatan jalur ini harus dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian daerah. Misalnya, dengan mengembangkan pusat-pusat perbelanjaan, area istirahat yang dilengkapi fasilitas lengkap, dan promosi wisata lokal. Jalur lintas Sumatra bisa menjadi sarana untuk meningkatkan arus barang dan jasa, serta menarik wisatawan yang melintasi daerah ini.</p>



<p>Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup peningkatan gizi ibu hamil dan balita, edukasi tentang pola makan sehat, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan. Program-program seperti pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak-anak, pelatihan bagi petugas kesehatan, serta kampanye kesadaran gizi dapat menjadi langkah awal yang efektif. Selain itu, perbaikan sanitasi dan akses air bersih juga penting untuk mencegah penyakit yang dapat memperburuk kondisi gizi anak-anak.</p>



<p>Tingkat pendidikan yang rendah menjadi salah satu penyebab rendahnya IPM. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sijunjung. Ini bisa dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pelatihan bagi guru, serta pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi. Dengan pendidikan yang lebih baik, diharapkan generasi muda Sijunjung dapat memiliki keterampilan yang lebih baik dan kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya akan membuka peluang kerja yang lebih baik tetapi juga mendorong inovasi dan kreativitas yang diperlukan untuk pembangunan daerah.</p>



<p>Pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi kunci untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan sektor swasta untuk menciptakan program-program pelatihan keterampilan dan pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan adanya dukungan ini, masyarakat dapat memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil dan meningkatkan taraf hidup mereka. Program pemberdayaan ekonomi juga dapat mencakup pengembangan sektor pariwisata yang potensial di Sijunjung, dengan memanfaatkan keindahan alam dan warisan budaya lokal untuk menarik wisatawan.</p>



<p>Dengan melihat tantangan yang dihadapi Sijunjung, sudah saatnya semua pihak bersatu dan bekerja bersama untuk menciptakan perubahan positif. Pemimpin daerah harus berani mengambil langkah-langkah inovatif, sementara masyarakat harus bersatu mengatasi ego kewilayahan. Hanya dengan kerja sama yang erat, Sijunjung dapat bangkit dan mencapai kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.</p>



<p><strong><em>Yoss Fitrayadi</em></strong> adalah <em>Praktisi Digital Marketing</em> &amp; <em>Perantau Asal Sijunjung </em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/membangun-sijunjung-tantangan-dan-harapan-untuk-masa-depan/">Membangun Sijunjung: Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Andre Rosiade: Partai Gerindra Sumbar Bantu Korban Banjir Bandang Sijunjung 500 Paket Sembako</title>
		<link>https://langgam.id/andre-rosiade-partai-gerindra-sumbar-bantu-korban-banjir-bandang-sijunjung-500-paket-sembako/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 02:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Rosiade]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=203093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infolanggam- Partai Gerindra Sumbar menyalurkan bantuan ratusan paket sembako untuk korban banjir bandang di Padang Sibusuak, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung.  Paket sembako disalurkan tim DPD Gerindra Sumbar bersama DPC Gerindra Sijunjung, Sabtu (11/5/2024). Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar H Andre Rosiade mengatakan, sebelumnya tim DPC Sijunjung sudah bergerak membantu korban bencana yang terjadi 3-4 Mei 2024 itu. Kali ini DPD Sumbar memperkuatnya dengan mengirimkan sekitar 500 paket sembako langsung kepada korban di rumah-rumah mereka. Meski masih ada yang saat malam hari mengungsi, takut terjadi musibah susulan.&#160; “Alhamdulillah, penyerahan dilakukan di beberapa titik oleh pengurus DPD Sumbar dan DPC Sijunjung. Ini</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/andre-rosiade-partai-gerindra-sumbar-bantu-korban-banjir-bandang-sijunjung-500-paket-sembako/">Andre Rosiade: Partai Gerindra Sumbar Bantu Korban Banjir Bandang Sijunjung 500 Paket Sembako</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Infolanggam-</strong> Partai Gerindra Sumbar menyalurkan bantuan ratusan paket sembako untuk korban banjir bandang di Padang Sibusuak, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung. </p>



<p>Paket sembako disalurkan tim DPD Gerindra Sumbar bersama DPC Gerindra Sijunjung, Sabtu (11/5/2024).</p>



<p>Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar H Andre Rosiade mengatakan, sebelumnya tim DPC Sijunjung sudah bergerak membantu korban bencana yang terjadi 3-4 Mei 2024 itu. Kali ini DPD Sumbar memperkuatnya dengan mengirimkan sekitar 500 paket sembako langsung kepada korban di rumah-rumah mereka. Meski masih ada yang saat malam hari mengungsi, takut terjadi musibah susulan.&nbsp;</p>



<p>“Alhamdulillah, penyerahan dilakukan di beberapa titik oleh pengurus DPD Sumbar dan DPC Sijunjung. Ini adalah bukti kepedulian kami dari Partai Gerindra kepada masyarakat yang terkena musibah. Sesuai arahan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang terus meminta kader membantu masyarakat. Terlepas ada Pemilu atau tidak, ada Pilkada atau tidak,” kata Anggota DPR RI asal Sumbar ini.</p>



<p>Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumbar Zulkifli mengatakan, pembagian sembako dilakukan di beberapa titik di Nagari Padang Sibusuk yaitu di Jorong Kapalo Koto, Jorong Guguk Tinggi, Jorong Simancung dan Jorong Tapi Balai. “Saat pembagian, hujan lebat kembali melanda dan warga waspada,” kata Zulkifli yang juga aktivis kebencanaan di Kota Padang ini.&nbsp;</p>



<p>Syahril Syamra menambahkan, korban banjir bandang itu mencapai 150 KK dan tersebar di beberapa jorong. Sejumlah fasilitas umum warga seperti mushalla dan sekolah juga terdampak. “Warga sangat berterima kasih kepada Partai Gerindra dan pak Andre Rosiade yang peduli kepada mereka. Mengirimkan sembako yang sangat berarti di saat seperti ini,” kata anggota DPRD Sijunjung terpilih ini.&nbsp;</p>



<p>Wali Nagari Padang Sibusuk Aprizaldi mengatakan, banjir bandang yang melanda Jumat malam itu membuat warga terdampak dan ketakutan. Bantuan seperti yang diberikan Gerindra ini sangat membantu. “Kami Wali Nagari dan perangkat jorong mengucapkan terima kasih kepada Partai Gerindra dan pak Andre Rosiade atas bantuan sembako ini. Semoga bapak diberi kesehatan dan kelancaran dalam beraktivitas. Sekali lagi terima kasih banyak,” katanya.</p>



<p>Warga Jorong Kapalo Koto Nelmasrita juga mengucapkan terima kasih kepada Andre Rosiade atas bantuan yang sudah diterima. “Terima kasih Partai Gerindra, pak Andre Rosiade. Di rumah saya masuk air berlumpur cukup tinggi. Surau saja terbenam. Kami sempat ngungsi pada jam 11 malam itu. Air bah datang deras. Seperti galodo atau banjir bandang,” katanya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/andre-rosiade-partai-gerindra-sumbar-bantu-korban-banjir-bandang-sijunjung-500-paket-sembako/">Andre Rosiade: Partai Gerindra Sumbar Bantu Korban Banjir Bandang Sijunjung 500 Paket Sembako</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum Wali Nagari di Sijunjung Kembalikan Dana Desa yang Diselewengkan, Kasus Dihentikan</title>
		<link>https://langgam.id/oknum-wali-nagari-sijunjung-kembalikan-dana-desa-yang-diselewengkan-kasus-dihentikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2023 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sijunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=190135</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Diduga telah menyelewengan dana desa tahun anggaran 2020/2021, seorang oknum wali nagari di Kecamatan Sumpur, Kabupaten Sijunjung, mengembalikan kerugian negara akibat perbuatannya. Kanit Tipidkor Polres Sijunjung, Aipda Sepman Hadi mengatakan, bahwa oknum wali nagari tersebut adalah AN. Adapun jumlah kerugian negara didapatkan dari hasil Audit Inspektorat Kabupaten Sijunjung berdasarkan permintaan tim penyidik Polres Sijunjung. Sepman mengungkapkan bahwa oknum wali nagari tersebut mengakui perbuatannya dan bersedia mengembalikan kerugian negara yang telah ditimbulkannya. “Pengembalian kerugian negara dilakukan di ruangan keadilan restoratif Satreskrim Polres Sijunjung pada Senin (16/10/2023) siang,” ucap Sepman dikutip dari Polres Sijunjung, Senin (16/10/2023). Kegiatan tersebut disaksikan Kasatreskrim</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/oknum-wali-nagari-sijunjung-kembalikan-dana-desa-yang-diselewengkan-kasus-dihentikan/">Oknum Wali Nagari di Sijunjung Kembalikan Dana Desa yang Diselewengkan, Kasus Dihentikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Diduga telah menyelewengan dana desa tahun anggaran 2020/2021, seorang oknum wali nagari di Kecamatan Sumpur, Kabupaten Sijunjung, mengembalikan kerugian negara akibat perbuatannya. </p>



<p>Kanit Tipidkor Polres Sijunjung, Aipda Sepman Hadi mengatakan, bahwa oknum wali nagari tersebut adalah AN. Adapun jumlah kerugian negara didapatkan dari hasil Audit Inspektorat Kabupaten Sijunjung berdasarkan permintaan tim penyidik Polres Sijunjung.</p>



<p>Sepman mengungkapkan bahwa oknum wali nagari tersebut mengakui perbuatannya dan bersedia mengembalikan kerugian negara yang telah ditimbulkannya.</p>



<p>“Pengembalian kerugian negara dilakukan di ruangan keadilan restoratif Satreskrim Polres Sijunjung pada Senin (16/10/2023) siang,” ucap Sepman dikutip dari Polres Sijunjung, Senin (16/10/2023).</p>



<p>Kegiatan tersebut disaksikan Kasatreskrim AKP Rolindo, Kanit Tipidkor Aipda Sepman Hadi, Badan Permusyawaratan Nagari setempat, Inspektorat Daerah Kabupaten Sijunjung (tim audit) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Sijunjung (selaku pengawas).</p>



<p>“Yang bersangkutan telah mengembalikan uang negara kepada kas nagari yang dipimpinnya,” bebernya.</p>



<p>Sepman mengatakan, adapun temuan dari penyidik terkait dugaan penyelewengan penggunaan dana desa tersebut berkaitan dengan pengadaan Wifi tahun 2021 dan kegiatan kebun nagari pada tahun yang sama.</p>



<p>“Dengan hal ini maka penyelidikan kasus ini dihentikan dengan telah dikembalikannya uang tersebut,” tuturnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/oknum-wali-nagari-sijunjung-kembalikan-dana-desa-yang-diselewengkan-kasus-dihentikan/">Oknum Wali Nagari di Sijunjung Kembalikan Dana Desa yang Diselewengkan, Kasus Dihentikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190135</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sijunjung Lantik Endi Nazir Jadi Pj Sekda</title>
		<link>https://langgam.id/bupati-sijunjung-lantik-endi-nazir-jadi-pj-sekda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2023 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=190110</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Endi Nazir dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sijunjung. Pelantikan itu dilakukan oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Senin (16/10/23) di Kantor Bupati Sijunjung Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Endi sebagai Pj Sekda Sijunjung ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sijunjung Nomor 821.2/155/BKPSDMD-2023 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatra Barat. Pada kesempatan itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir mengharapkan kepada Pj Sekda agar dapat meningkatkan kapasitas sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja. “Tolong memperhatikan dengan saksama mengenai berbagai program prioritas dan strategis yang ada pada tahun 2023 dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-sijunjung-lantik-endi-nazir-jadi-pj-sekda/">Bupati Sijunjung Lantik Endi Nazir Jadi Pj Sekda</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Endi Nazir dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sijunjung. Pelantikan itu dilakukan oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Senin (16/10/23) di Kantor Bupati Sijunjung</p>



<p>Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Endi sebagai Pj Sekda Sijunjung ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sijunjung Nomor 821.2/155/BKPSDMD-2023 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatra Barat.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir mengharapkan kepada Pj Sekda agar dapat meningkatkan kapasitas sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja.</p>



<p>“Tolong memperhatikan dengan saksama mengenai berbagai program prioritas dan strategis yang ada pada tahun 2023 dan yang sedang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung,” ucap Benny dikutip dari infopublik. sijunjung.go.id, Senin (16/10/2023).</p>



<p>Benny mengungkapkan, bahwa pelantikan dan pengangkatan sumpah jajaran pejabat di setiap pemerintahan dimaksudkan untuk memperlancar pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.</p>



<p>Kemudian terang Benny, pembenahan dan pemantapan organisasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal.</p>



<p>“Pelantikan jabatan hendaknya dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” bebernya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-sijunjung-lantik-endi-nazir-jadi-pj-sekda/">Bupati Sijunjung Lantik Endi Nazir Jadi Pj Sekda</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190110</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/95 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-04 21:03:45 by W3 Total Cache
-->