<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Dinas Pertanian Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/dinas-pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/dinas-pertanian/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Oct 2023 08:38:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Dinas Pertanian Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/dinas-pertanian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>15 Oktober, Distan Padang Adakan Vaksin Rabies Gratis di GOR H Agus Salim</title>
		<link>https://langgam.id/15-oktober-distan-padang-adakan-vaksin-rabies-gratis-di-gor-h-agus-salim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 08:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan yang hewan pembawa rabies (HPR), bisa mendapatkan Vaksinasi Antirabies (VAR) pada Minggu (15/10/2023). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Distan) Kota Padang tersebut akan digelar saat Car Free Day (CFD) di sekitar GOR H Agus Salim. Kepala Distan Padang, Yoice Yuliani mengungkapkan, vaksin rabies ini gratis untuk hewan peliharaan masyarakat seperti anjing, kucing dan kera. &#8220;Silahkan bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan yang HPR untuk membawa peliharaannya ke posko yang telah kita siapkan untuk mendapatkan suntikan vaksinasi gratis dari Distan,&#8221; ujar Yoice dikutip dari infopublik.id, Kamis (12/10/2023). Ia menjelaskan, bahwa pelaksanaan vaksin</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/15-oktober-distan-padang-adakan-vaksin-rabies-gratis-di-gor-h-agus-salim/">15 Oktober, Distan Padang Adakan Vaksin Rabies Gratis di GOR H Agus Salim</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan yang hewan pembawa rabies (HPR), bisa mendapatkan Vaksinasi Antirabies (VAR) pada Minggu (15/10/2023).</p>



<p>Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Distan) Kota Padang tersebut akan digelar saat Car Free Day (CFD) di sekitar GOR H Agus Salim.</p>



<p>Kepala Distan Padang, Yoice Yuliani mengungkapkan, vaksin rabies ini gratis untuk hewan peliharaan masyarakat seperti anjing, kucing dan kera.</p>



<p>&#8220;Silahkan bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan yang HPR  untuk membawa peliharaannya ke posko yang telah kita siapkan untuk mendapatkan suntikan vaksinasi gratis dari Distan,&#8221; ujar Yoice dikutip dari infopublik.id, Kamis (12/10/2023).</p>



<p>Ia menjelaskan, bahwa pelaksanaan vaksin rabies di Padang akan terus dimasukkan dan hingga saat ini sudah ribuan vaksin diberikan.</p>



<p>&#8220;Dari awal tahun kita sudah menyebar sebanyak 700 dosis,&#8221; beber Yoice.</p>



<p>Yoice mengatakan, bahwa pemberian vaksin dimasifikan juga lima hari di Kecamatan Pauh, pascaserangan anjing positif rabies pada Selasa (26/9/2023) lalu.</p>



<p>&#8220;Saat itu sebanyak 200 dosis vaksin rabies juga sudah disebarkan kepada masyarakat,&#8221; ujarjnya.</p>



<p>Kemudian, terang Yoice, saat launching hari Rabies Sedunia, pihaknya memberikan vaksin sebanyak 100 dosis di Kantor Camat Padang Barat. Selanjutnya, juga ada di posko di Dadok Tunggul Hitam sebanyak 333 dosis vaksin. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/15-oktober-distan-padang-adakan-vaksin-rabies-gratis-di-gor-h-agus-salim/">15 Oktober, Distan Padang Adakan Vaksin Rabies Gratis di GOR H Agus Salim</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189870</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal &#8220;Sapi Sampah&#8221; Jadi Hewan Kurban, Kadis Pertanian Padang: Dikhawatirkan Bisa Membahayakan Masyarakat</title>
		<link>https://langgam.id/soal-sapi-sampah-jadi-hewan-kurban-kadis-pertanian-padang-dikhawatirkan-bisa-membahayakan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2022 12:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=158623</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengkhawatirkan adanya sapi yang makan sampah atau &#8220;sapi sampah&#8221; berbahaya jika dikonsumsi masyarakat. Apalagi, sapi itu dijadikan hewan kurban. Menurut Syahrial, sapi yang memakan sampah seperti di Tempat Pembuangan Akgir (TPA) Air Dingin Padang, jika dagingnya dikonsumsi manusia, dikhawatirkan akan berbahaya, karena pakannya berasal dari sampah. Tidak hanya itu, menurut Syahrial, sapi yang memakan sampah itu juga akan berdampak terhadap tubuh sapi itu sendiri. &#8220;Walau tampak sehat, biasanya sapi-sapi yang pakan nya dari sampah akan mengalami kerusakan pada hati dan paru-parunya jika di konsumsi,&#8221; ujar Syahrial kepada langgam.id, Kamis (7/7/2022).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-sapi-sampah-jadi-hewan-kurban-kadis-pertanian-padang-dikhawatirkan-bisa-membahayakan-masyarakat/">Soal &#8220;Sapi Sampah&#8221; Jadi Hewan Kurban, Kadis Pertanian Padang: Dikhawatirkan Bisa Membahayakan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengkhawatirkan adanya sapi yang makan sampah atau &#8220;<a href="https://www.padang.go.id/">sapi sampah</a>&#8221; berbahaya jika dikonsumsi masyarakat. Apalagi, sapi itu dijadikan hewan kurban.</p>
<p>Menurut Syahrial, sapi yang memakan sampah seperti di Tempat Pembuangan Akgir (TPA) Air Dingin Padang, jika dagingnya dikonsumsi manusia, dikhawatirkan akan berbahaya, karena pakannya berasal dari sampah.</p>
<p>Tidak hanya itu, menurut Syahrial, sapi yang memakan sampah itu juga akan berdampak terhadap tubuh sapi itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Walau tampak sehat, biasanya sapi-sapi yang pakan nya dari sampah akan mengalami kerusakan pada hati dan paru-parunya jika di konsumsi,&#8221; ujar Syahrial kepada <em>langgam.id</em>, Kamis (7/7/2022).</p>
<p>Lalu, terkait informasi adanya sapi itu yang dijadikan hewan kurban di Kota Padang, Syahrial meminta agar dapat menghubungi Dinas Pertanian.</p>
<p>&#8220;Jika pengurus masjid ragu akan kualitas sapi, maka dapat menghubungi Dinas Pertanian Kota Padang untuk melakukan pemeriksan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Yang jelas sapi kurban itu telah cukup umur  lebih dari dua tahun dan sehat. Bulu terlihat bersih, tidak ada keluar lendir di lubang pengeluaran,&#8221; sambung Syahrial.</p>
<p>Dikatakan Syahrial, sapi di TPA Air Dingin Padang jumlahnya mencapai 350-400 ekor, dan sapi-sapi itu milik masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Dilepas liarkannya sapi ternak di TPA Air dingin sudah mejadi tradisi warga setepat. Apalagi, puluhan sapi tersbut memakan sampah disana sehingga, para pemilik tidak kesulitan memberi pakan kepada ternak mereka,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara itu, pantauan langgam.id di TPA Air Dingin Padang, terlihat puluhan ekor sapi makan di tengah tumpukan sampah. Di antaranya, ada yang sendirian mencari makan dan ada juga bergerombolan atau berkumpul di satu titik.</p>
<p>Ada juga sapi yang terlihattidur-tiduran di antara tumpukan sampah. Sapi-sapi itu menyebar membentuk kelompok-kelompok kecil. Tubuh sapi-sapi itu terlihat gemuk dan sehat sebagaimana sapi biasanya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/data-dinas-pertanian-semua-hewan-kurban-positif-pmk-di-padang-telah-sembuh/">Data Dinas Pertanian: Semua Hewan Kurban Positif PMK di Padang Telah Sembuh</a></strong></p>
<p>Seorang pemulung di sekitar TPA Air Dingin, Melly (52) menjelaskan, TPA Air Dingin telah menjadi rumah bagi ratusan sapi tersebut. Mereka memakan sumber makanan yang ada di TPA Air Dingin. Pemandangan itu menurutnya sudah biasa sejak dulunya.</p>
<p>&#8220;TPA Air Dingin merupakan rumah bagi ratusan sapi yang dimiliki oleh warga sekitar. Beberapa ekor sapi jantan telah dijual untuk di jadikan sapi kurban,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-sapi-sampah-jadi-hewan-kurban-kadis-pertanian-padang-dikhawatirkan-bisa-membahayakan-masyarakat/">Soal &#8220;Sapi Sampah&#8221; Jadi Hewan Kurban, Kadis Pertanian Padang: Dikhawatirkan Bisa Membahayakan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158623</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Pesisir Selatan Diprediksi Sembelih 7 Ribu Ekor Hewan Kurban</title>
		<link>https://langgam.id/warga-pesisir-selatan-diprediksi-sembelih-7-ribu-ekor-hewan-kurban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2022 01:21:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=158031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Warga di Kabupaten Pesisir Selatan diprediksi bakal menyembelih sekitar 7 ribu ekor hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 2022 ini. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan Madrianto memastikan hewan yang disembelih bebas dari penyakit kulit dan kuku (PMK) yang heboh baru-baru ini. Hewan kurban di sana berasal dari ternak lokal. Selain berasal dari ternak lokal, pihaknya juga melengkapi hewan kurban dengan dokumen sehat. Surat keterangan sehat, lanjutnya, juga diberikan pada sapi yang dijual ke luar Pesisir Selatan. &#8220;Kita masih menjadi salah satu daerah pemasok hewan kurban untuk beberapa daerah di Sumbar ini. Terutama jenis sapi,&#8221; kata</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-pesisir-selatan-diprediksi-sembelih-7-ribu-ekor-hewan-kurban/">Warga Pesisir Selatan Diprediksi Sembelih 7 Ribu Ekor Hewan Kurban</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Warga di Kabupaten Pesisir Selatan diprediksi bakal menyembelih sekitar 7 ribu ekor hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 2022 ini.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan Madrianto memastikan hewan yang disembelih bebas dari penyakit kulit dan kuku (PMK) yang heboh baru-baru ini. Hewan kurban di sana berasal dari ternak lokal.</p>
<p>Selain berasal dari ternak lokal, pihaknya juga melengkapi hewan kurban dengan dokumen sehat. Surat keterangan sehat, lanjutnya, juga diberikan pada sapi yang dijual ke luar Pesisir Selatan.</p>
<p>&#8220;Kita masih menjadi salah satu daerah pemasok hewan kurban untuk beberapa daerah di Sumbar ini. Terutama jenis sapi,&#8221; kata Madrianto.</p>
<p>Sebagai daerah pemasok sapi, dirinya memprediksi hewan kurban yang disembelih di sana berasal dari ternak lokal. Hal ini menutup peluang hewan tersebut terserang PMK.</p>
<p>Dinas pertanian telah melakukan pantauan lapangan terkait kekhawatiran itu. Pemantauan dilakukan petugas ke sejumlah masjid dan musala di semua kecamatan.</p>
<p>&#8220;Semuanya memanfaatkan ternak lokal. Meski begitu kita tetap menurunkan petugas ke lapangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dinas Pertanian Pesisir Selatan akan menurunkan 26 petugas kesehatan hewan (Keswan) ke lapangan untuk lebih memaksimalkan pengawasan. Petugas akan secara aktif melakukan pemantauan perniagaan hewan kurban, baik untuk kebutuhan dalam daerah, maupun yang akan dikirim ke luar daerah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/waspadai-pmk-sapi-kurban-asal-pesisir-selatan-dilengkapi-dokumen-sehat/">Waspadai PMK, Sapi Kurban Asal Pesisir Selatan Dilengkapi Dokumen Sehat</a></strong></p>
<p>Sisi lain, dia menyarankan agar daging kurban tetap sehat dan aman dikonsumsi, panitia kurban diminta tidak membungkus daging tersebut dengan kresek berwarna hitam.</p>
<p>&#8212;</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-pesisir-selatan-diprediksi-sembelih-7-ribu-ekor-hewan-kurban/">Warga Pesisir Selatan Diprediksi Sembelih 7 Ribu Ekor Hewan Kurban</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158031</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspadai PMK, Sapi Kurban Asal Pesisir Selatan Dilengkapi Dokumen Sehat</title>
		<link>https://langgam.id/waspadai-pmk-sapi-kurban-asal-pesisir-selatan-dilengkapi-dokumen-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2022 02:25:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=157687</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sapi kurban asal Kabupaten Pesisir Selatan bakal dilengkapi dokumen sehat. Langkah itu diambil dinas pertanian setempat guna mewaspadai penyakit kulit dan kuku (PMK) pada ternak jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2022. Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan Madrianto mengatakan, permintaan sapi kurban ke daerahnya masih tinggi tahun ini. PMK pada ternak ternyata tidak mempengaruhi permintaan pasar. Meski begitu, pengawasan harus ditingkatkan mengingat penularan PMK pada ternak terus terjadi di sejumlah daerah. Sebagai salah satu kabupaten pemasok sapi kurban, pihaknya harus menjamin kesehatan hewan yang diniagakan. &#8220;Permintaan sapi masih sama dengan tahun sebelumnya. Hal itu dapat dilihat dari survey</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspadai-pmk-sapi-kurban-asal-pesisir-selatan-dilengkapi-dokumen-sehat/">Waspadai PMK, Sapi Kurban Asal Pesisir Selatan Dilengkapi Dokumen Sehat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sapi kurban asal Kabupaten Pesisir Selatan bakal dilengkapi dokumen sehat. Langkah itu diambil dinas pertanian setempat guna mewaspadai penyakit kulit dan kuku (PMK) pada ternak jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2022.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan Madrianto mengatakan, permintaan sapi kurban ke daerahnya masih tinggi tahun ini. PMK pada ternak ternyata tidak mempengaruhi permintaan pasar.</p>
<p>Meski begitu, pengawasan harus ditingkatkan mengingat penularan PMK pada ternak terus terjadi di sejumlah daerah. Sebagai salah satu kabupaten pemasok sapi kurban, pihaknya harus menjamin kesehatan hewan yang diniagakan.</p>
<p>&#8220;Permintaan sapi masih sama dengan tahun sebelumnya. Hal itu dapat dilihat dari survey yang dilakukan petugas ke sejumlah masjid dan musala, di seluruh kecamatan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Madrianto, demi memberikan rasa aman, hewan kurban akan dilengkapi dengan surat keterangan sehat. Kemudian, disertakan nagari asal hewan sebagai informasi bagi masyarakat.</p>
<p>Jaminan melalui berbagai bentuk dokumen itu dilakukan, karena Pesisir Selatan hingga saat ini masih menjadi salah satu daerah pemasok hewan kurban, terutama jenis sapi bagi beberapa daerah lainnya di Sumbar.</p>
<p>Selain masjid dan musala, katanya, permintaan hewan kurban juga dilakukan kaum atau suku, instansi pemerintah baik daerah maupun vertikal, BUMN, perusahaan serta juga paguyuban-paguyuban dan kelompok arisan.</p>
<p>Dinas Pertanian Pesisir Selatan juga akan menurunkan 26 petugas kesehatan hewan (Keswan) ke lapangan untuk lebih memaksimalkan pengawasan. Petugas akan secara aktif melakukan pemantauan perniagaan hewan kurban, baik untuk kebutuhan dalam daerah, maupun yang akan dikirim ke luar daerah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/persiapan-jelang-idul-adha-pemprov-sumbar-antisipasi-pmk-pada-ternak/">Persiapan Jelang Idul Adha, Pemprov Sumbar Antisipasi PMK pada Ternak</a></strong></p>
<p>Sisi lain, dia menyarankan agar daging kurban tetap sehat dan aman dikonsumsi, panitia kurban diminta tidak membungkus daging tersebut dengan kresek berwarna hitam.</p>
<p>&#8212;</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspadai-pmk-sapi-kurban-asal-pesisir-selatan-dilengkapi-dokumen-sehat/">Waspadai PMK, Sapi Kurban Asal Pesisir Selatan Dilengkapi Dokumen Sehat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Pesisir Selatan Harapkan Harga Gambir Stabil Kisaran Rp 30 Ribu</title>
		<link>https://langgam.id/petani-pesisir-selatan-harapkan-harga-gambir-stabil-kisaran-rp-30-ribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Debi Virnando]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2022 23:14:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Gambir]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=144566</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Petani gambir berharap pemerintah daerah dapat mencarikan solusi tidak stabilnya harga biang gambir di Sumatera Barat. Minimal, harga gambir di tingkat petani berada di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. &#8220;Sekarang harganya cukup bagus, sampai Rp 27 ribu. Tapi nanti bisa turun habis, turunnya cepat, naiknya lambat,&#8221; kata salah seorang petani gambir, Jamalis, 48 di Rawang Gunung Malelo Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesiir Selatan. Kamar dagang dan industri (Kadin) setempat menilai, tidak stabilnya harga karena gambir belum masuk dalam daftar komoditi perdagangan rempah dunia. &#8220;Sehingga standar harga yang bisa dijadikan jaminan pasar belum bisa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/petani-pesisir-selatan-harapkan-harga-gambir-stabil-kisaran-rp-30-ribu/">Petani Pesisir Selatan Harapkan Harga Gambir Stabil Kisaran Rp 30 Ribu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Petani gambir berharap pemerintah daerah dapat mencarikan solusi tidak stabilnya harga biang gambir di Sumatera Barat. Minimal, harga gambir di tingkat petani berada di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.</p>
<p>&#8220;Sekarang harganya cukup bagus, sampai Rp 27 ribu. Tapi nanti bisa turun habis, turunnya cepat, naiknya lambat,&#8221; kata salah seorang petani gambir, Jamalis, 48 di Rawang Gunung Malelo Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesiir Selatan.</p>
<p>Kamar dagang dan industri (Kadin) setempat menilai, tidak stabilnya harga karena gambir belum masuk dalam daftar komoditi perdagangan rempah dunia. &#8220;Sehingga standar harga yang bisa dijadikan jaminan pasar belum bisa dilakukan,&#8221; kata Ketua Kadin Kabupaten Pesisir Selatan, Ramlan Djam seperti dirilis <em>Langgam.id</em> sebelumnya.</p>
<p>Dinas Pertanian dan Peternakan Pesisir Selatan mengaku tidak akan tinggal diam. Pihaknya bakal berupaya agar harga gambir stabil dan tidak mengecewakan petani.</p>
<p>&#8220;Kami masih terus berupaya mencarikan solusi yang tepat. Bagaimana harga gambir ini selalu berpihak pada petani,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Mardianto dikutip dari <em>pesisirselatankab.go.id.</em></p>
<p>Dirinya mengakui gambir sebagai salah satu komoditi yang banyak dikembangkan di Pesisir Selatan. Rata-rata petani berpenghasilan dari hasil olahan gambir terutama di Kecamatan Sutera.</p>
<p>Selain Pemda Pesisir Selatan, Pemrov Sumbar mengaku juga menyiapkan strategi pengolahan komoditas gambir agar penetapan harga tidak dimonopoli pedagang. Bahkan, pemerintah berencana membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agro untuk menampung hasil gambir dengan sistem resi gudang.</p>
<p>&#8220;Memang perlu intervensi pemerintah. Salah satu yang kita jajaki saat ini adalah pembentukan BUMD agro,&#8221; kata Wagub Sumbar Audy Joinaldy menanggapi keluhan petani terkait harga gambir saat berkunjung ke Pesisir Selatan.</p>
<h4>—<br />
Dapatkan update <strong>berita terbaru</strong> setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/petani-pesisir-selatan-harapkan-harga-gambir-stabil-kisaran-rp-30-ribu/">Petani Pesisir Selatan Harapkan Harga Gambir Stabil Kisaran Rp 30 Ribu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144566</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Sebut Kebutuhan Daging Babi di Padang Capai 3 Ekor Sehari</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-sebut-kebutuhan-daging-babi-di-padang-capai-3-ekor-sehari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2021 11:34:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Potong Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=131191</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, kebutuhan daging babi di Kota Padang dalam sehari mencapai 2 sampai 3 ekor babi. Babi ini sendiri di potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Lubuk Buaya. Ia menambahkan, distribusi daging babi yang dikelola oleh RPH Lubuk Buaya banyak disebar di Pasar Tanah Kongsi. &#8220;Penyebaran daging babi di Pasar Tanah Kongsi untuk Kota Padang. Selain itu, daging babi juga masuk dari beberapa daerah lain untuk Kota Padang,&#8221; ujarnya saat dihubungi langgam.id, Sabtu (9/10/2021). Syahrial menjelaskan, daging babi yang masuk dari beberapa daerah banyak digunakan untuk kebutuhan pakan hewan. Kemudian untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-sebut-kebutuhan-daging-babi-di-padang-capai-3-ekor-sehari/">Pemko Sebut Kebutuhan Daging Babi di Padang Capai 3 Ekor Sehari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, kebutuhan daging babi di Kota Padang dalam sehari mencapai 2 sampai 3 ekor babi. Babi ini sendiri di potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Lubuk Buaya.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan, distribusi daging babi yang dikelola oleh RPH Lubuk Buaya banyak disebar di Pasar Tanah Kongsi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Penyebaran daging babi di Pasar Tanah Kongsi untuk Kota Padang. Selain itu, daging babi juga masuk dari beberapa daerah lain untuk Kota Padang,&#8221; ujarnya saat dihubungi langgam.id, Sabtu (9/10/2021).</p>
<p dir="ltr">Syahrial menjelaskan, daging babi yang masuk dari beberapa daerah banyak digunakan untuk kebutuhan pakan hewan. Kemudian untuk kebutuhan masyarakat nonmuslim lainnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Daging ini kami distribusi dengan mobil khusus. Dalam pendistribusian juga didampingi oleh petugas kami, agar daging itu tidak salah sasar,&#8221; tuturnya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/pemko-padang-akan-gunakan-rph-lubuk-buaya-untuk-pemotongan-babi/">Pemko Padang Akan Gunakan RPH Lubuk Buaya untuk Pemotongan Babi</a></strong></p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Pemko Padang akan fokus menggunakan RPH Lubuk Buaya sebagai tempat pemotongan babi.</p>
<p dir="ltr">“Sebelumnya di RPH Lubuk Buaya ada pemotongan babi dan juga ada sapi. Sekarang karena sudah ada RPH baru di Air Pacah, maka untuk sapi fokus di RPH Air Pacah,” ucap Syahrial, Kamis (7/10/2021).</p>
<p dir="ltr">Sejak awal berdiri, kata Syahrial, RPH Lubuk Buaya yang difokuskan untuk pemotongan babi belum ada renovasi dan kondisi saat ini butuh perbaikan.</p>
<p dir="ltr">Untuk menunjang hal ini, pihaknya melakukan rehabilitasi rumah potong hewan babi dan kandang penampungan serta gangway dengan total anggaran Rp338,41 juta.</p>
<p dir="ltr">“Dengan rehab ini diharapkan kondisi RPH akan lebih baik dan higienis dan tentu saja peruntukan untuk nonmuslim,” kata dia.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-sebut-kebutuhan-daging-babi-di-padang-capai-3-ekor-sehari/">Pemko Sebut Kebutuhan Daging Babi di Padang Capai 3 Ekor Sehari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131191</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Akan Gunakan RPH Lubuk Buaya untuk Pemotongan Babi</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-akan-gunakan-rph-lubuk-buaya-untuk-pemotongan-babi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2021 01:24:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Potong Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=130518</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) akan fokus menggunakan Rumah Potong Hewan (RPH) Lubuk Buaya sebagai tempat pemotongan babi. &#8220;Sebelumnya di RPH Lubuk Buaya ada pemotongan babi dan juga ada sapi, sekarang karena sudah ada RPH baru di Air Pacah maka untuk sapi fokus di RPH Air Pacah,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat, Kamis (7/10/2021) Sejak awal berdiri, kata Syahrial, RPH Lubuk Buaya yang difokuskan untuk pemotongan babi belum ada renovasi dan kondisi saat ini butuh perbaikan. Untuk menunjang hal ini, pihaknya melakukan rehabilitasi rumah potong hewan babi dan kandang penampungan serta gangway dengan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-akan-gunakan-rph-lubuk-buaya-untuk-pemotongan-babi/">Pemko Padang Akan Gunakan RPH Lubuk Buaya untuk Pemotongan Babi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) akan fokus menggunakan Rumah Potong Hewan (RPH) Lubuk Buaya sebagai tempat pemotongan babi.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya di RPH Lubuk Buaya ada pemotongan babi dan juga ada sapi, sekarang karena sudah ada RPH baru di Air Pacah maka untuk sapi fokus di RPH Air Pacah,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat, Kamis (7/10/2021)</p>
<p>Sejak awal berdiri, kata Syahrial, RPH Lubuk Buaya yang difokuskan untuk pemotongan babi belum ada renovasi dan kondisi saat ini butuh perbaikan.</p>
<p>Untuk menunjang hal ini, pihaknya melakukan rehabilitasi rumah potong hewan babi dan kandang penampungan serta gangway dengan total anggaran Rp338,41 juta.</p>
<p>&#8220;Dengan rehab ini diharapkan kondisi RPH akan lebih baik dan higienis dan tentu saja peruntukan untuk nonmuslim,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dikatakannya, di lokasi itu juga dibuat kandang tertutup dan dilakukan pemotongan untuk kemudian dijual di Pasar Tanah Kongsi Padang.</p>
<p>&#8220;Dalam pengiriman dari RPH ke Pasar Tanah Kongsi juga dilakukan pengawalan sehingga tidak ada penyalahgunaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/pj-sekda-ungkap-penyebab-kota-padang-masih-ppkm-level-4/">Pj Sekda Ungkap Penyebab Kota Padang Masih PPKM Level 4</a></strong></p>
<p>Menurut Syahrial, setiap harinya ada sekitar 2-3 ekor babi yang dipotong di RPH Lubuk Buaya.</p>
<p>Babi-babi tersebut didatangkan dari Sumatra Utara, tepatnya Tanah Karo dan Simalungun.</p>
<p>&#8220;Jadi ada agen khusus yang membawa babi dari Tanah Karo dan Simalungun, Sumut,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian, sebelum dipotong, babi tersebut diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan, apakah layak dipotong atau tidak.</p>
<p>Setelah itu, daging babi dibawa ke Pasar Tanah Kongsi dengan dikawal untuk mencegah terjadinya penyelewengan dalam pendistribusian.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-akan-gunakan-rph-lubuk-buaya-untuk-pemotongan-babi/">Pemko Padang Akan Gunakan RPH Lubuk Buaya untuk Pemotongan Babi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>330 Hewan di Padang Dapat Vaksinasi Rabies</title>
		<link>https://langgam.id/330-hewan-di-padang-dapat-vaksinasi-rabies/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2021 06:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Dilindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=129819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Pertanian Kota Padang melakukan vaksinasi rabies bagi hewan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (3/10/2021). Vaksinasi rabies ini ditargetkan mencapai 330 hewan pembawa rabies. Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kota Padang Drh Sovia menyebutkan, 300 hewan pembawa rabies ini merupakan 70 persen dari populasi. &#8220;Vaksinasi dilakukan dalam memperingati hari rabies sedunia setiap 28 September,&#8221; kata Sovia, Minggu (3/10/2021). Kegiatan vaksinasi rabies ini antuasias disambut masyarakat dengan membawa hewannya. Sovia berharap, dengan pelayanan ini dapat menurunkan kasus gigitan dari hewan pembawa rabies. &#8220;Harapan kita semoga ini tersalurkan semua. Selain itu kita juga menurunkan dua personel</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/330-hewan-di-padang-dapat-vaksinasi-rabies/">330 Hewan di Padang Dapat Vaksinasi Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dinas Pertanian Kota Padang melakukan vaksinasi rabies bagi hewan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (3/10/2021). Vaksinasi rabies ini ditargetkan mencapai 330 hewan pembawa rabies.</p>
<p>Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kota Padang Drh Sovia menyebutkan, 300 hewan pembawa rabies ini merupakan 70 persen dari populasi.</p>
<p>&#8220;Vaksinasi dilakukan dalam memperingati hari rabies sedunia setiap 28 September,&#8221; kata Sovia, Minggu (3/10/2021).</p>
<p>Kegiatan vaksinasi rabies ini antuasias disambut masyarakat dengan membawa hewannya. Sovia berharap, dengan pelayanan ini dapat menurunkan kasus gigitan dari hewan pembawa rabies.</p>
<p>&#8220;Harapan kita semoga ini tersalurkan semua. Selain itu kita juga menurunkan dua personel ke lokasi di daerah Pauh. Partisipasi aktif masyarakat juga sangat diharapkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menyebutkan untuk kasus rabies di Kota Padang selama 2021 sejauh ini yang positif tidak ada. Sedangkan untuk laporan gigitan yang masuk sebanyak 180 laporan.</p>
<p>Sementara itu, kata Sovia, untuk penanganan anjing liar sendiri, saat ini pihaknya terkendala pandemi. Sebelum ini, pihaknya melakukan penangkapan anjing liar kemudian divaksin dan dilepaskan kembali.</p>
<p>&#8220;Saat ini terbatas kuotanya dengan 50 kuota. Kami fokus pelaksanaan vaksinasi yang kami inginkan 70 persen dari populasi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/330-hewan-di-padang-dapat-vaksinasi-rabies/">330 Hewan di Padang Dapat Vaksinasi Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129819</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar, Kadis Khawatirkan Arsip Hilang</title>
		<link>https://langgam.id/kebakaran-gudang-dinas-pertanian-sumbar-kadis-khawatirkan-arsip-hilang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 11:15:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=120868</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kebakaran melanda gudang milik Dinas Pertanian Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.05 WIB. Gudang yang memiliki empat ruangan ini berisikan arsip hingga zat kimia. Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Syafrizal mengakui, terdapat banyak arsip di gudang ini. Bahkan sepeda motor yang berada di gudang itu juga ikut terbakar. &#8220;Gudang isinya arsip-arsip dan sepeda motor yang rusak. Arsip ini yang kami takuti. Selebihnya (barang-barang) rusak,&#8221; kata Syafrizal dihubungi langgam.id, Kamis (5/8/2021). Baca juga: Gudang Dinas Pertanian Sumbar yang Terbakar Berisi Pestisida hingga Arsip Ia mengungkapkan, dokumen yang tersimpan di gudang merupakan arsip tahun 2005. Arsip tersebut seperti surat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kebakaran-gudang-dinas-pertanian-sumbar-kadis-khawatirkan-arsip-hilang/">Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar, Kadis Khawatirkan Arsip Hilang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kebakaran melanda gudang milik Dinas Pertanian Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.05 WIB. Gudang yang memiliki empat ruangan ini berisikan arsip hingga zat kimia.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Syafrizal mengakui, terdapat banyak arsip di gudang ini. Bahkan sepeda motor yang berada di gudang itu juga ikut terbakar.</p>
<p>&#8220;Gudang isinya arsip-arsip dan sepeda motor yang rusak. Arsip ini yang kami takuti. Selebihnya (barang-barang) rusak,&#8221; kata Syafrizal dihubungi langgam.id, Kamis (5/8/2021).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/gudang-dinas-pertanian-sumbar-yang-terbakar-berisi-pestisida-hingga-arsip/">Gudang Dinas Pertanian Sumbar yang Terbakar Berisi Pestisida hingga Arsip</a></strong></p>
<p>Ia mengungkapkan, dokumen yang tersimpan di gudang merupakan arsip tahun 2005. Arsip tersebut seperti surat petunjuk pelaksanaan, kegiatan hingga laporan.</p>
<p>&#8220;Kalau sepeda motor dinas yang sudah rusak. Penyebab api belum tau,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam proses pemadaman tujuh unit armada dikerahkan ke lokasi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan, pihaknya belum mengetahui sumber awal munculnya api.</p>
<p>&#8220;Ini (yang terbakar) adalah gudang Pertanian Sumbar. (Di dalam) berisi fungsida, petisida, di sini juga banyak arsip,&#8221; kata Dedi di lokasi kejadian.</p>
<p>Dedi mengungkapkan, isi gudang yang mudah terbakar membuat pihaknnya sedikit sulit melakukan proses pemadaman. Gudang ini memiliki empat ruangan.</p>
<p>&#8220;Selain itu di dalam gudang juga terbakar sepeda motor tiga unit. Obat-obatan lain dan arsip-arsip yang ada,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kebakaran-gudang-dinas-pertanian-sumbar-kadis-khawatirkan-arsip-hilang/">Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar, Kadis Khawatirkan Arsip Hilang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120868</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar Padam, 3 Motor Ikut Ludes</title>
		<link>https://langgam.id/kebakaran-gudang-dinas-pertanian-sumbar-padam-3-motor-ikut-ludes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 10:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=120842</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kebakaran yang melanda gudang milik Dinas Pertanian Sumatra Barat (Sumbar) juga menghanguskan tiga unit sepeda motor. Belum diketahui pemilik dari sepeda motor tersebut. Kebakaran ini terjadi pada Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.05 WIB. Setalah melakukan pemadaman selama kurang lebih satu jam, petugas pemadam melakukan pendingin di objek yang terbakar. &#8220;Yang terbakar juga ada terbakar sepeda motor tiga unit. Gedung ini terdiri dari empat ruangan,&#8221; kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal, Kamis (5/8/2021). Baca juga: Gudang Dinas Pertanian Sumbar yang Terbakar Berisi Pestisida hingga Arsip Dedi mengakui kobaran api gudang itu cukup besar. Namun pihaknya belum</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kebakaran-gudang-dinas-pertanian-sumbar-padam-3-motor-ikut-ludes/">Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar Padam, 3 Motor Ikut Ludes</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kebakaran yang melanda gudang milik Dinas Pertanian Sumatra Barat (Sumbar) juga menghanguskan tiga unit sepeda motor. Belum diketahui pemilik dari sepeda motor tersebut.</p>
<p>Kebakaran ini terjadi pada Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.05 WIB. Setalah melakukan pemadaman selama kurang lebih satu jam, petugas pemadam melakukan pendingin di objek yang terbakar.</p>
<p>&#8220;Yang terbakar juga ada terbakar sepeda motor tiga unit. Gedung ini terdiri dari empat ruangan,&#8221; kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal, Kamis (5/8/2021).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/gudang-dinas-pertanian-sumbar-yang-terbakar-berisi-pestisida-hingga-arsip/">Gudang Dinas Pertanian Sumbar yang Terbakar Berisi Pestisida hingga Arsip</a></strong></p>
<p>Dedi mengakui kobaran api gudang itu cukup besar. Namun pihaknya belum mengetahui sumber awal kemunculan api dalam kebakaran di gudang tersebut.</p>
<p>&#8220;Sumber api saat ini kami belum tau. Yang jelas ini adalah gudang milik Dinas Pertanian Sumbar yang memiliki empat ruangan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lokasi gudang ini berada di Jalan Taratai, Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Bangunan gudang cukup panjang dan lebar.</p>
<p>Cukup banyak kertas-kertas di dalam gudang tersebut. Hingga kini, belum diketahui penyebab api karena masih dalam penyelidikan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kebakaran-gudang-dinas-pertanian-sumbar-padam-3-motor-ikut-ludes/">Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar Padam, 3 Motor Ikut Ludes</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120842</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/97 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-03 15:26:19 by W3 Total Cache
-->