<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Adat Mentawai Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/adat-mentawai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/adat-mentawai/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Apr 2024 06:49:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Adat Mentawai Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/adat-mentawai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Kiedis Sang Vokalis Red Hot Chili Peppers Selancari Ombak Mentawai dan Nikmati Keindahan Budaya Lokal</title>
		<link>https://langgam.id/kiedis-sang-vokalis-red-hot-chili-peppers-selancari-ombak-mentawai-dan-nikmati-keindahan-budaya-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2024 06:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Red Hot Chili Peppers]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=201392</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Musisi legendaris yang merupakan vokalis Red Hot Chili Peppers (RHCP) Anthony Kiedis baru saja menyelesaikan liburannya di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Ia mengunjungi Siberut Barat Daya pada tanggal 7-15 April bersama tiga orang temannya untuk menikmati ombak surfing yang terkenal di Mentawai. Selama di Mentawai, Kiedis dan teman-temannya menginap di Botik Resort. Selain surfing, kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai Joni Anwar, Kiedis juga terkesan dengan budaya lokal Mentawai yang kaya. &#8220;Ia menyaksikan tarian Turuk Laggai yang indah di Botik Resort, tempatnya menginap. Tarian ini biasanya termasuk dalam paket perjalanan yang ditawarkan oleh agen wisata dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kiedis-sang-vokalis-red-hot-chili-peppers-selancari-ombak-mentawai-dan-nikmati-keindahan-budaya-lokal/">Kiedis Sang Vokalis Red Hot Chili Peppers Selancari Ombak Mentawai dan Nikmati Keindahan Budaya Lokal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Musisi legendaris yang merupakan vokalis Red Hot Chili Peppers (RHCP) Anthony Kiedis baru saja menyelesaikan liburannya di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. </p>



<p>Ia mengunjungi Siberut Barat Daya pada tanggal 7-15 April bersama tiga orang temannya untuk menikmati ombak surfing yang terkenal di Mentawai. Selama di Mentawai, Kiedis dan teman-temannya menginap di Botik Resort.</p>



<p>Selain surfing, kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai Joni Anwar, Kiedis juga terkesan dengan budaya lokal Mentawai yang kaya. </p>



<p>&#8220;Ia menyaksikan tarian Turuk Laggai yang indah di Botik Resort, tempatnya menginap. Tarian ini biasanya termasuk dalam paket perjalanan yang ditawarkan oleh agen wisata dan resort di Mentawai,&#8221; beber Joni, saat dihubungi Jumat (19/4/2024).</p>



<p>Joni menambahkan, untuk mencapai Mentawai, Kiedis terlebih dahulu terbang dengan pesawat ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Lalu melanjutkan perjalanan naik mobil ke pelabuhan Mentawai Fast di Muaro Padang. Seterusnya, ia dan kawan-kawannya berlayar dengan Mentawai Fast ke Siberut.</p>



<p>Menurut Joni, kunjungan Kiedis ke Mentawai merupakan kesempatan berharga untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya Mentawai kepada dunia. Hal ini juga menunjukkan bahwa Mentawai semakin populer sebagai destinasi wisata yang menarik bagi para pencari petualangan dan budaya.</p>



<p>Kepulauan Mentawai dengan ombaknya yang menantang, budaya yang kaya, dan keramahan penduduknya siap menyambut para pengunjung baru. Bagi para pecinta surfing, Mentawai adalah surga yang tak boleh dilewatkan. Bagi para pencinta budaya, Mentawai menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kiedis-sang-vokalis-red-hot-chili-peppers-selancari-ombak-mentawai-dan-nikmati-keindahan-budaya-lokal/">Kiedis Sang Vokalis Red Hot Chili Peppers Selancari Ombak Mentawai dan Nikmati Keindahan Budaya Lokal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201392</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Vokalis Red Hot Chili Peppers &#8216;Ritual Tembakau&#8217; Bersama 2 Sikerei Mentawai</title>
		<link>https://langgam.id/vokalis-red-hot-chili-peppers-ritual-tembakau-bersama-2-sikerei-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 01:57:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Sikerei]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Red Hot Chili Peppers]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=201214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Akun Instagram resmi band sohor dunia asal Amerika Serikat, Red Hot Chili Peppers, unggah sang vokalis Anthony Kiedis, duduk bertiga dengan 2 sikerei (dukun) Mentawai. Dalam unggahan itu dilabeli dengan upacara atau ritual tembakau 3 dukun. Tampak Kiedis duduk diapit dua sikerei, tengah mengisap sigaret. Duo sikerei itu juga memegang rokok. Mereka bertiga duduk di bangku, dimana di depannya terhampar meja. Sementara lingkungan yang terpapar berupa kebun yang ditumbuhi kelapa. Dalam unggahan itu tak disebutkan lokasinya. Namun dari lanskapnya sepertinya Kiedis tengah bertandang ke Mentawai, dan berkemungkinan ke Siberut. Sebab, hanya di pulau itu, bisa dijumpai sikerei. Mentawai</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/vokalis-red-hot-chili-peppers-ritual-tembakau-bersama-2-sikerei-mentawai/">Vokalis Red Hot Chili Peppers &#8216;Ritual Tembakau&#8217; Bersama 2 Sikerei Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong><a href="https://www.instagram.com/p/C5zl1Noy9Te/?igsh=NXpydDcxcnI0bjIy">Akun Instagram</a> resmi band sohor dunia asal Amerika Serikat, Red Hot Chili Peppers, unggah sang vokalis Anthony Kiedis, duduk bertiga dengan 2 sikerei (dukun) Mentawai. Dalam unggahan itu dilabeli dengan upacara atau ritual tembakau 3 dukun.</p>



<p>Tampak Kiedis duduk diapit dua sikerei, tengah mengisap sigaret. Duo sikerei itu juga memegang rokok. Mereka bertiga duduk di bangku, dimana di depannya terhampar meja. Sementara lingkungan yang terpapar berupa kebun yang ditumbuhi kelapa.</p>



<p>Dalam unggahan itu tak disebutkan lokasinya. Namun dari lanskapnya sepertinya Kiedis tengah bertandang ke Mentawai, dan berkemungkinan ke Siberut. Sebab, hanya di pulau itu, bisa dijumpai sikerei.</p>



<p>Mentawai adalah surga bagi para peselancar dunia, dan pecinta etnografi yang masih autentik. Kalau itu betul di Mentawai, Kiedis bukan satu-satunya pesohor dunia yang menyambangi Mentawai. Banyak lagi, sebut saja mendiang Paul Walker. Aktor utama film terkenal, Fast &amp; Furious itu bahkan punya rumah di Kepulauan Mentawai.</p>



<p>Kembali ke sosok Kiedis. Ia merupakan salah satu pendiri grup band Red Hot Chili Peppers tahun 1983. </p>



<p>Bergabung sejak 1983 (kecuali cuti singkat di tahun 1986), Kiedis telah mengabdikan hampir seluruh karir musiknya untuk Red Hot Chili Peppers, menghasilkan 10 album studio bersama band.</p>



<p>Dedikasi dan bakat Kiedis diakui dunia ketika ia dan Red Hot Chili Peppers inducted ke Rock and Roll Hall of Fame di tahun 2012. Di luar musik, Kiedis menunjukkan sisi lain dirinya dengan menerbitkan autobiografi berjudul &#8220;Scar Tissue&#8221; di tahun 2004 yang menjadi New York Times Best Seller.</p>



<p>Kecintaan Kiedis tak hanya pada musik, tapi juga sepak bola. Sosoknya yang energik dan penuh gairah di atas panggung pun terlihat saat ia menonton dan mendukung tim favoritnya. (*/Yh)</p>



<p>  </p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/vokalis-red-hot-chili-peppers-ritual-tembakau-bersama-2-sikerei-mentawai/">Vokalis Red Hot Chili Peppers &#8216;Ritual Tembakau&#8217; Bersama 2 Sikerei Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201214</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal UU Sumbar, Forum Mahasiswa Mentawai Minta Pasal Ditambah</title>
		<link>https://langgam.id/soal-uu-sumbar-forum-mahsiswa-mentawai-minta-pasal-ditambah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2022 10:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Provinsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159228</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Forum Mahasiswa Mentawai (Formma) turut merespons soal pengesahan Undang-undang Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang baru. Mereka meminta ada penambahan pasal yang khusus membahas Kabupaten Mentawai. Ketua Formma, Heronimus Eko Pintalius Zebua menilai kebijakan UU tersebut tidak masalah apabila dikhususkan bagi etnis Minangkabau di Sumbar.  Namun, dalam UU tersebut menjelaskan adat dan kebudayaan di Sumbar. &#8220;Sedangkan Mentawai memiliki etnis tersendiri dan menjadi bagian dari Sumbar. Sumbar kan juga ada Mentawai yang memiliki etnis yang berbeda, yaitu etnis Mentawai,&#8221; ujar Heronimus, Kamis (21/7/2022). Dia menjelaskan, Undang-undang Provinsi Sumbar sebenarnya tidak menjadi masalah jika pasal di dalam undang-undang tersebut ada pasal</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-uu-sumbar-forum-mahsiswa-mentawai-minta-pasal-ditambah/">Soal UU Sumbar, Forum Mahasiswa Mentawai Minta Pasal Ditambah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Forum Mahasiswa Mentawai (Formma) turut merespons soal pengesahan Undang-undang Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang baru. Mereka meminta ada penambahan pasal yang khusus membahas Kabupaten Mentawai.</p>
<p dir="ltr">Ketua Formma, Heronimus Eko Pintalius Zebua menilai kebijakan UU tersebut tidak masalah apabila dikhususkan bagi etnis Minangkabau di Sumbar.  Namun, dalam UU tersebut menjelaskan adat dan kebudayaan di Sumbar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sedangkan Mentawai memiliki etnis tersendiri dan menjadi bagian dari Sumbar. Sumbar kan juga ada Mentawai yang memiliki etnis yang berbeda, yaitu etnis Mentawai,&#8221; ujar Heronimus, Kamis (21/7/2022).</p>
<p dir="ltr">Dia menjelaskan, Undang-undang Provinsi Sumbar sebenarnya tidak menjadi masalah jika pasal di dalam undang-undang tersebut ada pasal yang mengakomodir kekhasan Kabupaten Kepulauan Mentawai.</p>
<p dir="ltr">Maka dari itu, kata Heronimus, seharusnya undang-undang tersebut dapat mengakomodir etnis Mentawai yang merupakan salah satu etnis yang ada di Sumbar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita berharap, undang-undang tersebut tidak menjadi benturan keberagaman yang selama ini menjadi harmonisasi dalam membangun keberagaman antar etnis di Sumbar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Dia mengatakan, ada baiknya legislator menyusun UU Provinsi Sumbar dapat mengakomodir seluruh elemen yang ada di Sumbar, sehingga semua masyarakat Sumbar dapat menjalankan undang-undang tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita berharap legislator kita disenayan  memperjuangkan Kabupaten Kepulauan Mentawai agar cepat keluar dari daerah 3T sebagai bentuk perhatian dan bahagian dari provinsi Sumatra Barat,&#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Dia menyebut, pihaknya akan melakukan konsolidasi kepada seluruh elemen masyarakat agar penambahan pasal dalam UU tersebut dapat terwujud. Dia akan diskusi dengan masyarakat, terutama tokoh adat agar keinginan penambahan pasal terakomodir.</p>
<p dir="ltr">Jika tidak ada pasal pengecualian untuk Mentawai, sebut Heronimus, hal itu akan berdampak terhadap pembangunan pemerintah provinsi dengan kabupaten maupun hubungan masyarakat yang berbeda etnis.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: </strong><strong><a href="https://langgam.id/dpr-ri-bahas-ruu-sumbar-singgung-soal-daerah-istimewa-minangkabau/">DPR RI Bahas RUU Sumbar, Singgung Soal Daerah Istimewa Minangkabau</a></strong></p>
<p>&#8220;Sekarang kan belum terkena dampak, kalau ini dijalankan masyarakat akan terkena dampak. Nantinya akan ada masalah antara kita yang berbeda etnis,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-uu-sumbar-forum-mahsiswa-mentawai-minta-pasal-ditambah/">Soal UU Sumbar, Forum Mahasiswa Mentawai Minta Pasal Ditambah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Komisi II DPR RI Soal Kritik UU Provinsi Sumbar yang Tak Akomodir Adat Mentawai</title>
		<link>https://langgam.id/penjelasan-komisi-ii-dpr-ri-soal-kritik-uu-provinsi-sumbar-yang-tak-akomodir-adat-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2022 07:37:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Guspardi Gaus]]></category>
		<category><![CDATA[Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[UU Provinsi Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159069</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Guspardi Gaus merespons kritikan sejumlah pihak terkait tidak diakomodirnya adat dan budaya masyarakat Mentawai dalam Undang-undang Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang baru. Menurut Guspardi, masyarakat Sumbar itu mayoritas Suku Minangkabau. Namun, juga ada suku lain seperti Mentawai, Batak, Jawa, dan lainnya. Bahkan, Guspardi mengaku bahwa Komisi II DPR RI sangat memahami kondisi Sumbar yang penduduknya plural dan beragam itu. &#8220;Kami di Komisi II sangat memahami itu, oleh karena itu undang-undang tentang Sumatra Barat mengakomodir keberadaan dan eksistensi masyarakat di luar suku Minangkabau,&#8221; ujar Supardi kepada langgam.id, Senin (18/7/2022). Buktinya, kata</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penjelasan-komisi-ii-dpr-ri-soal-kritik-uu-provinsi-sumbar-yang-tak-akomodir-adat-mentawai/">Penjelasan Komisi II DPR RI Soal Kritik UU Provinsi Sumbar yang Tak Akomodir Adat Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Guspardi Gaus merespons kritikan sejumlah pihak terkait tidak diakomodirnya adat dan budaya masyarakat Mentawai dalam Undang-undang Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang baru.</p>
<p dir="ltr">Menurut Guspardi, masyarakat Sumbar itu mayoritas Suku Minangkabau. Namun, juga ada suku lain seperti Mentawai, Batak, Jawa, dan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Bahkan, Guspardi mengaku bahwa Komisi II DPR RI sangat memahami kondisi Sumbar yang penduduknya plural dan beragam itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami di Komisi II sangat memahami itu, oleh karena itu undang-undang tentang Sumatra Barat mengakomodir keberadaan dan eksistensi masyarakat di luar suku Minangkabau,&#8221; ujar Supardi kepada <em>langgam.id</em>, Senin (18/7/2022).</p>
<p dir="ltr">Buktinya, kata Guspardi, dapat dilihat pada Pasal 5 huruf c dalam undang-undang tersebut, yang menjelaskan karakteristik Provinsi Sumbar, berbunyi:</p>
<blockquote>
<p dir="ltr">Adat dan budaya Minangkabau berdasarkan pada nilai falsafah, adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah sesuai dengan aturan adat salingka nagari yang berlaku, serta kekayaan sejarah, bahasa, kesenian, desa adat/nagari, ritual, upacara adat, situs budaya, dan kearifan lokal yang menunjukkan karakter religius dan ketinggian adat istiadat masyarakat<br />
Sumatera Barat.</p>
</blockquote>
<p dir="ltr">Lebih lanjut dijelskan Guspardi, jika diperhatikan dalam pasal 5 huruf c itu, maka yang berbicara tentang ke khasan suku Minangkabau hanya ada tiga suku kata, yaitu adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, kemudian adat salingka nagari. Sementara, kalimat berikutnya itu bersifat umum.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Maka kalimat lainnya itu yang lebih panjang bersifat umum, karena pada ujung kalimatnya dikunci dengan kata Sumatera Barat, dia yang punya budaya, punya kearifan lokal, punya religi yang taat, ketinggian adat istiadat, itu adat apa? Yaitu adat Jawa, adat Batak, adat Mentawai dan adat lainnya,&#8221; tegas Guspardi.</p>
<p dir="ltr">Dia juga meminta, agar jangan ada pihak yang memplintir dengan dimasukkanya adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, maka Sumbar mengesampingkan adat-adat, agama, budaya, dan suku lainnya.</p>
<p dir="ltr">Tapi, tegas Guspardi, harus diakui juga bahwa Sumbar yang mayoritas Minangkabau memiliki karakteristik sendiri dan berbeda dengan suku lain.</p>
<p dir="ltr">Makanya, sebut Guspardi, Komisi II memasukkan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah sebagai ke khasan Minangkabau.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Seperti orang Minang itu Islam, kalau bukan Islam maka bukan orang Minang, beda dengan suku lain seperti Batak ada yang Islam dan ada Kristen, begitu juga dengan Mentawai ada yang Islam dan Kristen juga,&#8221; paparnya.</p>
<p dir="ltr">Anggota DPR RI  asal Sumbar itu juga memastikan bahwa Undang-undang Provinsi Sumbar mengakomodir seluruh agama dan budaya yang Ada di Sumbar, karena jelas undang-undang itu berbicara tentang ketinggian adat istiadat Sumbar, bukan hanya Minangkabau.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/dosen-htn-uu-provinsi-sumbar-lupakan-adat-dan-budaya-mentawai/">Dosen HTN: UU Provinsi Sumbar Lupakan Adat dan Budaya Mentawai</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Semuanya menampung orang Sumatra Barat yang terdiri dari berbagai adat budaya, kalau ke khasan Minang itu untuk menegaskan karena mayoritas,  tapi  bukan berarti semuanya,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penjelasan-komisi-ii-dpr-ri-soal-kritik-uu-provinsi-sumbar-yang-tak-akomodir-adat-mentawai/">Penjelasan Komisi II DPR RI Soal Kritik UU Provinsi Sumbar yang Tak Akomodir Adat Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159069</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/29 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-04 21:03:44 by W3 Total Cache
-->