Tabrak Pejalan Kaki dan 13 Sepeda Motor, Pelajar SMP di Padang Tersangka

Tabrak Pejalan Kaki dan 13 Sepeda Motor, Pelajar SMP di Padang Tersangka

Kondisi sepeda motor remuk yang ditabrak mobil Strada (ist)

Langgam.id – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial G terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Penyebabnya, remaja 14 tahun itu menambrak pejalan kaki hingga belasan unit sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.

Peristiwa kecelakaan ini terjadi persis di depan indekos Pemondokan Dova di Jalan M. Hatta, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota  Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (17/11/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. Sopir di bawah umur itu diketahui mengendarai mobil double cabin Mitsubishi Strada.

Atas kejadian tersebut, seorang pejalan kaki bernama M Fikri, seorang mahasiswa terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Andalas untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka. Sementara, sopir mobil double cabin usai kejadian sempat diamankan ke Polsek Pauh.

Kanit Lakalantas Polresta Padang, Iptu Epriyadi, membenarkan kasus kecelakaan tersebut. Pihaknya juga telah mengamankan sopir mobil double cabin itu.

“Kami amankan sementara si sopir di unit lakalantas. Kalau kayak gitu kejadiannya status sopir ya tersangka, karena mengemudi mobil sampai hilang kendali,” ujar Epriyadi dihubungi, Senin (18/11/2019).

Epriyadi mengatakan, meski ditetapkan tersangka, pihaknya belum melakukan penahanan terhada sopir di bawah umur itu. Hingga kini pihaknya masih akan memeriksa saksi-saksi terlebih dahulu untuk melengkapi penyidikan.

“Kalau sopir memang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Sopir kami amankan dulu tapi enggak ditahan,” katanya.

Dari hasil penyelidikan, kecelakaan memang diduga akibat sopir hilang kendali hingga menabbrak deretan sepeda motor yang terparkir. Termasuk, seorang pejalan kaki yang kebetulan berada di lokasi kejadian.

“Mobil datang dari arah simpang pasir menuju arah gerbang kampus Unand. Sesampai di lokasi kejadian itu, hilang kendali dan menabrak pejalan kaki dan belasan sepeda motor,” ungkapnya.

Atas peristiwa kecelakaan ini, korban pejalan kaki mengalami patah tulang di bagian bahu sebelah kanan dan luka robek di kepala. Hingga kini, sopir mobil double cabin masih dalam pemeriksaan di unit lakalantas Polresta Padang. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre