Sumbar Diprediksi Masih Alami Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Perkuat Mitigasi

Sumbar Diprediksi Masih Alami Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Perkuat Mitigasi

Hujan deras sebabkan banjir di Padang Panjang Februari tahun lalu. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau, masyarakat tetap memperkuat mitigasi bencana. Sebab, cuaca di wilayah Sumbar masih diprediksi tergolong dalam kategori ekstrem.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Fajar Sukma mengatakan sesuai prakiraan cuaca BMKG Minangkabau, bahwa jelang Lebaran hujan masih terpantau di sebagian besar wilayah Sumbar dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Perkiraan dari BMKG Minangkabau, jelang Idulfitri 1445 Hijriah hujan terpantau dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini harus menjadi perhatian,” katanya, dikutip dari Infopublik, Selasa (2/4/2024).

Ia menjelaskan, mengantisipasi potensi bencana, masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diharapkan memahami potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.

“Wilayah Sumbar merupakan daerah yang rawan bencana, bisa datang kapan saja. Untuk itu masyarakat harus cerdas dalam menyikapi bencana,” katanya.

Menurutnya, pemerintah melalui BPBD dan insan kebencanaan terus melakukan edukasi terkait dengan mitigasi bencana kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat cerdas dalam menyikapi bencana.

“Kita terus lakukan mitigasi bencana pada warga dalam setiap kesempatan. Warga harus memahami potensi bencana apa saja yang ada di sekitarnya, sehingga terhindar dari hal tidak diinginkan,” katanya.

Fajar Sukma menambahkan, pada momen lebaran 1445 Hijriah, diprediksi perantau ramai untuk pulang ke kampung halaman. Jalur utama di Sumbar akan dipadati kendaraan. Untuk itu pemudik agar memperhatikan kondisi jalan yang akan dilewati.

“Sebelum berangkat untuk mudik, pastikan kendaraan dalam kondisi baik, dan kelengkapan surat harus dibawa. Paling utama cari informasi terkait kondisi cuaca yang dikeluarkan pihak berwenang, seperti BMKG,” ujarnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Nasabah Rp3,3 M Usai BPR Sungai Rumbai Bangkrut
LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Nasabah Rp3,3 M Usai BPR Sungai Rumbai Bangkrut
Sidang disertasi Muhammad Taufik di Program Doktor Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unand.
Disertasi Sosiolog Muhammad Taufik Ungkap Penyebab PP Perluasan Bukittinggi Tidak Pernah Terlaksana 25 Tahun
Winger Senior Rahmat Resmi Gabung Semen Padang FC
Winger Senior Rahmat Resmi Gabung Semen Padang FC
UIN Imam Bonjol Padang berhasil meraih predikat sebagai salah satu kampus keagamaan Islam terbaik di Indonesia. Berdasarkan sistem admin
Uang Rp976 Juta Fee Proyek Pembangunan Kampus Ditolak Rektor UIN Imam Bonjol, Lalu Ditilap Bendahara 
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Kejaksaan Terkendala Ungkap Motif Gratifikasi di Kasus Korupsi UIN Imam Bonjol, Saksi Kunci Meninggal 
Pasokan Terjaga, Harga Komoditas Pokok di Pasar Raya Padang Stabil
Pasokan Terjaga, Harga Komoditas Pokok di Pasar Raya Padang Stabil