Sumbar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Selama Mudik, Warga Diminta Waspadai Longsor

Sumbar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Selama Mudik, Warga Diminta Waspadai Longsor

Ilustrasi hujan. [foto: canva.com]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG memprakirakan akan terjadi hujan dengan potensi ringan hingga lebat di berbagai wilayah Sumbar selama musim mudik.

Langgam.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman memprakirakan akan terjadi hujan dengan potensi ringan hingga lebat di berbagai wilayah Sumbar selama musim mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha mengatakan, hujan akan berpotensi terjadi berdasarkan prakiraan cuaca di Sumbar dari tanggal 25-30 April 2022.

“Dari hasil analisa dinamika atmosfer serta pemodelan prakiraan cuaca numerik untuk tanggal 25 sampai 30 April 2022, Provinsi Sumatra Barat masih berpotensi terjadi hujan,” katanya, Jumat (22/4/2022).

Potensi hujan ringan sedang hingga lebat terangnya, masih akan terjadi di sejumlah kabupaten kota dari pagi hingga malam hari.

Kemudian ungkap Yudha, berdasarkan prospek cuaca Sumbar pada 1-8 Mei 2022, analisa lanjutan BMKG menunjukkan pada variasi potensi hujan mulai berkurang di Sumbar.

“Kondisi cuaca di dominasi oleh berawan, dengan terdapat faktor lokal berupa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” bebernya.

Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang itu terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Solok Selatan dan Dharmasraya.

Sementara hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Limapuluh Kota, dan Padang Pariaman dengan peluang terjadi pada siang hingga sore hari.

Kemudian untuk peringatan dini cuaca Sumbar katanya, juga perlu waspadai potensi hujan dengan intensitas tinggi atau lebat pada 25 April-8 Mei 2022.

Yaitu, di wilayah Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Limapuluh Kota, dan Padang Pariaman yang dapat berdampak terjadinya banjir atau longsor.

“Terutama di daerah Pasaman Barat, Agam, Limapuluh Kota, dan Padang Pariaman,” katanya.

Yudha mengimbau agar masyarakat yang pergi mudik juga tetap memantau perkembangan cuaca untuk mengetahui medan jalan yang akan dilewati melalui informasi resmi dari BMKG.

Selain itu, mengingat terdapatnya potensi hujan yang tinggi, pihaknya tetap mengimbau pemudik untuk mewaspadai apabila melewati daerah-daerah rawan longsor.

Baca juga: Ini 12 Titik Rawan Longsor di Jalur Mudik Sumbar, Masyarakat Diminta Waspada

“Kemudian mewaspadai apabila ada pergerakan tanah pada saat hujan, dan juga selalu menyiapkan diri dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan terutama saat kondisi cuaca di daerah-daerah yang akan dilalui,” katanya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Semen Padang FC degradasi ke Liga 2 pada musim depan.
Semen Padang FC Degradasi, Statistik Buruk Gonta-Ganti Pelatih
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit
Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!