Spanduk Minta LKAAM Sumbar Tidak Berpolitik Terpasang di Depan Gedung DPRD

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Satu spanduk menyinggung LKAAM Sumbar terpasang di simpang tiga di depan gedung DPRD Sumbar.

Sebuah spanduk terpasang di depan DPRD Sumbar yang isinya ditujukan untuk LKAAM Sumbar. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Satu spanduk menyinggung LKAAM Sumbar terpasang di simpang tiga di depan gedung DPRD Sumbar.

Langgam.id – Satu spanduk menyinggung Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat (Sumbar) terpasang di Jalan Khatib Sulaiman tepatnya simpang tiga jalan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Senin (21/3/2022).

Spanduk berukuran sekitar tiga kali satu meter itu dipasang tepatnya di samping pos polisi yang ada di pertigaan depan gedung DPRD Sumbar.

Spanduk tak bertuan itu berwarna putih dan dengan huruf warna merah, hitam, putih berlatar belakang rumah gadang.

Tulisan dalam spanduk menyebut LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau). Kemudian pada bagian bawahnya bertuliskan perintah untuk mengurus masalah adat dan jangan urus masalah politik.

“Urus saja masalah adat, jangan berpolitik!!” tulis spanduk itu.

Salah seorang warga bernama Edi, yang duduk di sekitar lokasi mengatakan dirinya sebelumnya tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk. Pada hari sebelumnya spanduk itu menurut dia tidak ada.

“Sudah terpasang saja saya lihat tadi pagi, mungkin orang yang memasangnya malam tadi,” ujarnya.

Sementara itu, diketahui sebelumnya, Ketua Umum LKAAM Sumbar Fauzi Bahar memprotes pernyataan Menag RI Yaqut Cholil Qoumas soal diksi gonggongan anjing dan suara azan dari masjid. Persoalan ini bahkan sempat menjadi trending topik twitter di Indonesia.

“Saya menyatakan perlawanan terhadap pernyataan yang dilakukan Menteri Agama ini, saya haramkan dia untuk datang ke Sumatra Barat,” katanya, Kamis (25/2/2022).

Baca juga: Ketua LKAAM Sumbar Haramkan Menteri Agama Injak Ranah Minang

Bahkan Fauzi menyatakan tidak akan menarik kata-katanya itu karena dinilai telah melukai umat Islam dan orang Minangkabau. Dia meminta agar Menag menarik pernyataannya dan meminta maaf kepada masyarakat.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?