Soal PSBB di Sumbar, Jubir Covid-19: Tak Akan Ada Lagi

PSBB di Sumbar

Ilustrasi PSBB (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal memastikan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar tidak akan ada lagi.

Menurutnya, PSBB itu hanya salah satu metode untuk memutus penyebaran Corona. “Sekarang kita telah masuk adaptasi baru. Ekonomi kan harus bergerak. Jika PSBB diberlakukan lagi, akan mati perekonomian kita, semua usaha tidak akan bergeliat,” ujarnya dikutip dari situs sumbarprov.go.id, Senin (24/8/2020).

Jasman menegaskan, saat ini yang paling penting adalah mematuhi protokol kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, istirahat cukup serta rajin olahraga.

“Pandemi belum berakhir dan tak tau kapan berhentinya. Virus masih ada disekitar kita. Untuk itu, tetap patuhi protokol Covid-19, agar tidak terpapar dan menjadi inang ditempat kerja dan keluarga,” ungkapnya.

Meskipun saat ini angka kasus positif terinfeksi Virus Corona di Sumbar terus meningkat, Jasman menegaskan, bahwa PSBB di Sumbar tidak akan diterapkan lagi.

Baca Juga: Pemprov Sumbar Gratiskan Tes Swab untuk Masyarakat

Diketahui sebelumnya, Jasman juga mengimbau agar masyarakat Sumbar yang kontak dengan pasien positif terinfeksi Corona atau memiliki gejala yang mengarah ke Corona, agar diswab. “Saat ini swab gratis, itu untuk seluruh masyarakat, termasuk warga luar yang datang ke Sumbar,” ucapnya.

Menurut Jasman, kebijakan itu ditempuh guna memutus rantai penularan Covid-19 sembari tetap produktif menjalani aktivitas sehari-hari.

“Masyarakat tidak usah enggan, tidak usah takut. Ayo berkontribusi aktif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” katanya. (*/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak