Soal Ketua KONI Jadi Tersangka, Dispora Sumbar Tidak Bisa Intervensi

Dispora Sumbar menyatakan tidak bisa melakukan intervensi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar status tersangka

Kepala Dispora Sumbar Dedy Diantolany. [foto: FB Dedy Diantolany]

Langgam.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menyatakan tidak bisa melakukan intervensi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar terkait status tersangka ketua umumnya, Agus Suardi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dispora Sumbar Dedy Diantolany saat diminta tanggapan soal penetapan jadi tersangka Ketua Umum KONI Sumbar Agus Suardi. Menurutnya, Pemprov Sumbar tidak bisa mengintervensi.

“Kalau pemprov tidak bisa mengintervensi, KONI ini ada irisannya dari pusat, ada pengurus pusatnya,” katanya saat dihubungi, Senin (10/1/2022).

Selain itu, menurutnya, sesuai AD/ART KONI itu sendiri ketuanya sekarang tidak berhalangan tetap, sehingga masih bisa melaksanakan tugas. Sesuai AD/ART jabatan ketua baru bisa diganti atau diganti pelaksana tugas (Plt) jika berhalangan tetap.

“Walaupun berstatus sebagai tersangka, beliau masih di luar. Jadi masih bisa melaksanakan kegiatan-kegiatannya,” ujarnya.

Dia melanjutkan, pengurus KONI Sumbar yang lain juga sudah melaksanakan rapat, namun belum ada keputusan apakah ketua bakal di-plt atau bagaimana. Belum ada juga keputusan musyawarah provinsi luar biasa (musprovlub).

Ia mengungkapkan, musprovlub bisa dilakukan oleh anggota KONI sendiri yang terdiri dari pengurus cabang olahraganya dan dari KONI kabupaten kota di Sumbar.

“Karena itu kewenangan mereka sendiri, tidak bisa Pemprov. Kita dari pemprov memfasilitasi saja mana yang terbaik menurut mereka. Kalau mekanismenya sudah betul maka pemprov memfasilitasi,” ujarnya.

Menurutnya, sikap dari Dispora Sumbar itu juga sesuai dengan arahan Gubernur Sumbar. Bagaimanapun KONI punya AD/ART sendiri sehingga harus diarahkan sesuai dengan itu dan pemprov tidak mengintervensi.

“Kita mengawasi, memantau kondisi yang ada, kita tidak melakukan intervensi karena mereka punya AD/ART sendiri,” tuturnya.

Selain itu sebutnya, aparat hukum sendiri masih melihat ketua KONI bertindak kooperatif sehingga tidak dilakukan penahanan.

“Kalau pun ditahan nanti, maka yang berhak memutuskan musprovlub adalah anggota KONI itu sendiri,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Negeri Padang menetapkan Ketua Umum KONI Sumbar Agus Suardi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana KONI Padang periode 2018-2020 pada Jumat (31/12/2022).

Baca juga: 3 Orang Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Padang

Dia ditetapkan menjadi tersangka bersama mantan Wakil Ketua KONI Padang, DV dan mantan Wakil Bendahara KONI Padang, NZ. Diduga kerugian negara Rp2 miliar dalam kasus ini.

Ketiga tersangka dijerat pasal 2, 3, 9 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 (I) KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit
Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!
Kepala SLBN 1 Pulau Punjung Dharmasraya Raih Penghargaan GTK Sumbar 2025
Kepala SLBN 1 Pulau Punjung Dharmasraya Raih Penghargaan GTK Sumbar 2025
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap