Soal BLT Corona, 4 Fraksi DPRD Padang Sepakat Interpelasi Wali Kota

Pelantikan Anggota DPRD Padang Diagendakan 14 Agustus 2019

Plang nama Kantor DPRD Padang. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Sebanyak 4 fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang sepakat mengajukan hak interpelasi kepada Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah. Hak interpelasi ini menyoal pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) covid-19.

Rencananya, Pemko Padang akan memberikan bantuan corona kepada warga terdampak selama tiga bulan. Namun hingga kini, BLT yang terealisasikan baru satu bulan.

Baca juga: Soal BLT Corona, Andre Rosiade Instruksikan Fraksi Gerindra DPRD Padang Interpelasi Wali Kota

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Mastilizal Aye mengatakan, hak interpelasi ini diinisiasi fraksinya. Kemudian, fraksi Golkar, Demokrat, dan Berkarya pun bersedia untuk mengajukan hak interpelasi. Setidaknya, ada 19 anggota DPRD Padang yang membubuhkan tanda tangan dalam pengajuan tersebut.

“Sudah di tandatangani 19 anggota DPRD dari 4 fraksi. Kita akan masukan ke pimpinan nanti, secara syarat sudah memenuhi,” katanya, Jumat (7/8/2020).

Berkas pengajuan hak interpelasi akan dimasukan kepada pimpinan pada Senin (10/8/2020). Secara syarat, semuanya sudah memenuhi untuk melakukan interpelasi yaitu minimal 7 anggota DPRD dengan 2 fraksi.

Menurutnya, dasar pengajuan interpelasi ini terkait dengan Perwako nomor 33 Tahun 2020 terkait pembagian BLT bagi masyarakat terdampak covid-19. Sampai saat ini, BLT tahap 2 dan 3 belum diserahkan. Padahal, di Perwako Padang disebutkan BLT 3 bulan.

DPRD sendiri, kata Mastilizal, telah mendorong Pemko Padang segera mencairkan BLT tahap 2. Namun sampai kini belum ada realisasinya.

“Alasannya masalah data, padahal sudah sejak Maret. Sudah kuat datanya, mengapa harus data lagi, kemudian yang paling penting adalah memberikan bagi masyarakat yang belum pernah dapat sama sekali,” katanya.

Interpelasi menurutnya hanya fokus soal BLT dan tidak ada permasalahan lain. Target interpelasi selesai di tahun ini juga, dan menunggu apa jawaban wali kota. Jika diterima oleh pimpinan, interpelasi segera dibamuskan dan dijadwalkan rapat paripurna. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus