Siap Jadi Tujuan Wisata Kuliner, Padang Segera Miliki Sentra Randang

RANDANG

Ilustrasi - Randang (Foto: Hendra/Langgam.id)

Langgam.id Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Suardi mengatakan, bahwa saat ini pembangunan sentra randang yang berada di belakang kantor Camat Koto Tangah terus dikebut.

Ia menargetkan, pembangunan sentra randang tersebut tuntas tujuh bulan ke depan. “Para pekerja sudah mulai bekerja membangun pondasi. Kita menargetkan tujuh bulan ke depan, sentra randang ini selesai dibangun,” kata Suardi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/6/2021).

Suardi menambahkan, sentra randang ini dibangun di lahan seluas 5.112 meter persegi dengan anggaran sekitar Rp24 miliar dan bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Perindustrian tahun 2021.

“Nanti sentra randang ini mempunyai tiga blok. Blok I digunakan sebagai tempat produksi randang. Blok II diperuntukan sebagai tempat penjualan atau promosi produk rendang, dan blok III sebagai perkantoran,” ujarnya.

Di sentra randang ini nanti ungkap Suardi, semua IKM-IKM akan disatukan. Mereka akan memproduksi randang yang memiliki standar GMP, HACCP, MD, bersertifikat halal dan memiliki kemasan yang baik.

Ia berharap, dengan adanya sentra randang ini nantinya, dapat menjadikan Kota Padang sebagai salah satu tujuan wisata kuliner di Sumbar. (*/yki)

 

Baca Juga

Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Debit Batang Kuranji Naik Usai Kota Padang Diguyur Hujan
Debit Batang Kuranji Naik Usai Kota Padang Diguyur Hujan
nelayan di Pantai Purus, Kota Padang, tidak bisa melaut akibat cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir.
Tak Bisa Melaut Akibat Ombak Tinggi, Penghasilan Nelayan Puruih Terdampak
Blok A Pasar Raya Kebakaran, Tiga Toko Hangus
Blok A Pasar Raya Kebakaran, Tiga Toko Hangus