Si Jago Merah Hanguskan 5 Toko di Pasar Ombilin Pinggiran Danau Singkarak

Si Jago Merah Hanguskan 5 Toko di Pasar Ombilin Pinggiran Danau Singkarak

Sumber: Wali Jorong Ombilin Yogi Harian Nanda

Langgam.id – Kebakaran menghanguskan 5 unit toko di kawasan Pasar Ombilin, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada Senin (27/11/2023) dini hari.

Toko tersebut menjual berbagai macam makanan dan ikan-ikan kering hingga baju.

“Kejadiannya sekitar 03.10 WIB dan pada 03.30 api sudah membesar, ketika itu pada saat ujan rinai,” tutur Wali Jorong Ombilin Yogi Harian Nanda, saat dihubungi Langgam.id.

Ia melanjutkan, berdasarkan keterangan salah satu saksi mata api diduga berasal dari korsleting listrik. Api awalnya terlihat pada salah satu atap bagunan korban.

“Kata saksi mata di lokasi api terlihat berada di atas atap dan kemudian menyebar hingga menghaguskan 5 bangunan toko,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemadaman melibatkan 7 unit mobil pemadam kebakaran, 3 unit mobil dari Tanah Datar, 2 dari Padang Panjang, 1 dari Kabupaten Agam serta Bukittinggi 1.

“Pemadam kebakaran datang sekitar pukul 05.10 WIB dan sekitar 06.00 WIB api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa, kerugian materi sekitar 500 juta,” pungkasnya. (*/Yh)

Baca Juga

Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Rumah Warga di Padang Padam: Nihil Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta 
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Landa Rumah Warga di Padang, Armada Damkar Dikerahkan 
Petani berajalan di antara lahan sawah yang masih tertimbun material sisa banjir bandang di Kabupaten Solok, Rabu (7/4/2026). Abdul Latif
Perbaikan Sawah Pascabencana Lambat: Ekonomi Petani Terhimpit, Musim Panen Terancam
Wakop di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar
Viral Warkop di Zona Terlarang Lembah Anai, Walhi Sumbar Sebut Pelanggaran
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana