Sering Beraksi di Jalanan, 2 Pelaku Jambret di Agam Diringkus Polisi 

Langgam.id-jambret

Ilustrasi penangkapan. [foto: canva.com]

Langgam.id – Dua pelaku jambret di Agam, EK  (22) dan YK (24), ditangkap polisi di daerah Pasar Lama Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung pada Kamis (30/12/2021).

Kedua pelaku ditangkap usai menjambret di Jalan Gajah Mada, depan A Center Bougenvile Pasar Lama Lubuk Basung, Kamis (30/12/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.

EK dan YK, keduanya warga Kinali Pasaman Barat, sudah sering melakukan aksi jambret di jalanan di wilayah hukum Polres Agam.

Kasat Reskrim Polres Agam AKP Fahrel Haris mengatakan, bahwa kasus jambret ini berawal saat korban bernama Rohimah (42) sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Gajah Mada.

Kemudian terangnya, datang pelaku yang berboncengan dengan temannya yang sebelumnya sudah membuntuti korban dari arah belakang.

“Pelaku langsung memepet kendaraan sepeda motor korban dan merampas dompet korban yang terletak di dalam kotak dasboar sepeda motor,” ujar Fahrel seperti dilansir tribratanews.sumbar.polri.go.id, Jumat (31/12/2021).

Dalam dompet korban terangnya, berisi uang tunai senilai Rp500 ribu satu buah kalung emas dan satu unit HP merk Samsung. Total kerugian Rp3 juta.

Usai berhasil merampas dompet milik korban sebut Fahril, para pelaku langsung kabur melarikan diri menuju arah Pasar Lama Lubuk Basung dengan melaju kencang.

Korban terangnya, langsung berteriak minta tolong usai dijambret. Sehingga masyarakat sekitar tempat kejadian ikut menolong korban dengan cara mengejar pelaku yang sedang berusaha kabur melarikan diri.

Fahrel menambahkan, bahwa pelaku melarikan diri ke dalam terminal Pasar Lama Lubuk Basung.

Kebetulan juga saat itu katanya, Bripka Febga (anggota Sat Intelkam Polres Agam) bersama dengan rekannya sedang melakukan penggalangan masa untuk melaksanakan vaksinasi covid-19 di dalam lokasi terminal.

“Melihat pelaku berlari ke dalam areal pasar setelah memarkirkan sepeda motornya, Bripka Febga mulai curiga terhadap gerak gerak pelaku, namun masih mengamati pelaku dari jarak jauh,” bebernya.

Kemudian, Bripka Febga mengetahui bahwa dua orang laki-laki yang berlarian ke dalam areal Pasar Lama Lubuk Basung merupakan pelaku jambret setelah mendengar suara teriakan warga.

“Bripka Febga bersama dengan rekannya langsung mengambil sikap untuk mengejar pelaku hingga pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Polres Agam untuk pengusutan lebih lanjut,” tuturnya.

Fahrel mengungkapkan, bahwa modus pelaku saat melakukan aksinya yaitu dengan cara mobile menggunakan kendaraan sepeda motor untuk mengamati warga masyarakat yang akan menjadi sasarannya.

Baca juga: Ajak Beribadah, Bupati Agam Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Malam Tahun Baru

“Usai mengamati mangsa yang akan dijambret, pelaku langsung memepet kendaraan sepeda motor korban dari arah belakang dan langsung merampas barang-barang milik korban,” ucapnya.

Fahrel mengatakan, pelaku disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sesuai dengan Pasal 363 KUHP. Yaitu dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda