Langgam.id – Seorang wanita bernama Cici (30) nekat jadi bandar sabu di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Ia ditangkap polisi beserta barang bukti satu paket besar dan 211 paket kecil sabu siap edar.
Cici diringkus di kediamannya di kawasan Pasar Gaung, Kacamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Kamis (8/1/2026). Kepada wartawan, Cici mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang. Namun ia tidak mengenalnya.
“Dari orang, tidak tahu orangnya,” ujarnya saat dihadiri di Mapolresta Padang, Jumat (9/1/2026).
Dalam bisnis jual beli sabu, Cici mengaku hanya menunggu pelanggannya di rumah. Sabu yang telah dibungkus plastik kecil-kecil diketahui dijualnya seharga Rp 50 ribu.
Sabu ini disebut dengan istilah “pahe” atau paket hemat. Cici mengaku nekat jadi bandar sabu karena faktor ekonomi.
“(Dijual) ke siapa yang datang saja. Saya hanya menjual saja. Sudah selama satu tahun. Saya hanya menjual saja, karena faktor ekonomi,” ucapnya.
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan, tersangka sudah lama menjadi target operasi. Lokasi tersangka cukup rawan, sehingga polisi harus mengatur strategi dalam penggrebekan.
“Lokasi penggrebekan cukup rawan, kami harus mengatur strategi untuk bisa melakukan penggrebekan. Sehingga kemarin baru bisa dilakukan,” kata Apri.
Selain Cici, ada 11 orang lainnya yang diamankan dalam penggrebekan tersebut. Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba menambahkan, pihaknya akan melakukan tes urine terhadap seluruh yang diamankan.
“Saat ini statusnya masih saksi. Akan dilakukan tes urine. Termasuk kami akan melakukan pengembangan kasus untuk pekaku pemasok sabu,” ujarnya.






